Honda Anggap Sirkuit Sentul Tak Layak untuk MotoGP


Livio-Suppo-Honda-Racing-Corporation-001

Bapalan MotoGP memang sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Rating penayangan MotoGP di televisi pun bisa dipastikan selalu tinggi. Banyak harapan yang menginginkan balapan MotoGP digelar di Indonesia, mengingat negara ini sudah punya Sirkuit Sentul di Bogor yang juga pernah digunakan untuk ajang balap MotoGP di masa lampau.

Namun, saat mengomentari hal ini, Team Principal Honda Racing Corporation (HRC) Livio Suppo mengatakan bahwa dari segi keamanan, Sirkuit Sentul jauh dari layak untuk gelaran balap sekelas MotoGP. “Saya sangat senang berada di sini meski sayang bukan untuk balapan. Biasanya kami ke sini untuk ke Sentul, tapi sekarang tidak layak terutama karena keamanan untuk MotoGP. Kami harap di masa depan ada sirkuit yang bisa kami pakai,” ujar Suppo seperti dilansir Kompas.com.

Suppo kemudian sempat bercerita mengenai kedatangannya ke Sirkuit Sentul saat Indonesia Motorcycle Grand Prix 1996. Saat itu dia bekerja dengan tim Benetton Honda dengan pembalap Tohru Ukawa di kelas 250 cc. “Saya cukup tua untuk mengingat Sentul saat kami balapan di sana,” ungkap Suppo.

Nah, karena kondisi Sirkuit Sentul yang tidak memungkinkan untuk balap MotoGP, Suppo berharap Indonesia punya sirkuit baru dengan standar keamanan kelas dunia yang siap digunakan untuk balap MotoGP. Tapi menurutnya kalau hanya pihak swasta saja yang melakukan investasi pembuatan sirkuit baru itu tidak memungkinkan, sehingga bantuan pemerintah sangat diperlukan. “Tentu Anda butuh bantuan pemerintah, akan sulit menggunakan uang pribadi untuk membuat sirkuit baru. Jadi saya harap pemerintah mengerti itu. Promosi MotoGP yang datang ke sini sangat besar,” katanya.

Ya itu adalah nasehat yang sangat berguna dari orang yang sudah sangat lama berkecimpung di dunia MotoGP, di mana untuk balapan sekelas MotoGP diperlukan sirkuit yang benar-benar handal dan aman. Satu hal yang perlu diperhatikan juga, dengan menggelar MotoGP, pariwisata di negeri ini bisa terpromosikan dengan luas. Bayangkan saja, ribuan orang datang ke Indonesia dan nggak akan mungkin cuma nonton MotoGP aja, pasti sekalian liburan ke berbagai tempat di Indonesia. Gimana ini pemerintah, mau bikin sirkuit baru nggak?

Contact Me:


Advertisements