7 Cara Merawat Motor Kesayangan di Musim Hujan


Motorists ride their motorcycles through a flooded intersection

Halo sobat, musim hujan sedang melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Hampir setiap hari turun hujan, baik itu dengan intensitas yang rendah maupun tinggi. Bahkan di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, hujan deras kerap menimbulkan genangan air yang tinggi hingga banjir.

Bagi sobat sekalian yang mempunyai kendaraan, khusus roda dua, saat musim hujan seperti ini perlu melakukan perawatan ekstra. Kenapa? Air hujan mengandung zat asam yang bisa merusak cat motor hingga menimbulkan karat. Nah, berikut ini ada tujuh tips dari Selamet, Quality Assurance PT Wahana Makmur Sejati (WMS) main dealer sepeda motor Honda Jakarta dan Tangerang, yang dikutip Adventuriderz dari Dapurpacu.com.

1. Cuci Motor

Ini menjadi sebuah hal yang wajib setelah motor terkena hujan. Jangan biarkan motor begitu saja setelah hujan. Tujuannya yan tentu untuk membersihkan berbagai kotoran dan noda yang menempel di body motor. Selain itu, dengan mencuci motor zat asam yang terkandung di air hujan akan hilang sehingga tidak menimbulkan karat di bagian logam motor. Jika malas mencuci, setidaknya sobat perlu mengguyur motor dengan air bersih setelah hujan-hujanan.

2. Bersihkan Rantai Motor

Tindakan lain yang diperlukan agar performa motor tetap prima di musim hujan adalah dengan membersihkan rantai motor. Lagi-lagi karena air hujan mengandung zat asam, jika tidak segera dibersihkan dengan air bersih akan cepat menimbulkan karat. Setelah dibersihkan dengan air bersih, akan lebih baik lagi kalau disemprot dengan chain wax agar kinerja lebih maksimal.

3. Bersihkan Kanvas Rem dan Piston Cakram

Salah satu piranti utama dalam sebuah kendaraan adalah sistem pengereman. Sobat nggak mau dong performa rem jadi anjlok karena terkena air hujan? Yups, kanvas rem biasanya terbuat dari bahan asbes yang sangat mudah mengembang ketika terkena air dalam waktu lama. Selain itu, kanvas rem juga cepat mengeras jika sudah kering. Akibatnya, rem menjadi keras ketika ditekan. Ini tentu mengganggu performa rem. Ada baiknya, semprot bagian kanvas rem dengan air bersih lalu nyalakan motor kemudian sambil menginjak pedal rem, supaya rem kering dengan sempurna dan bersih dari kotoran akibat genangan air.

4. Bersihkan Knalpot

Leher knalpot dan bagian dalam knalpot sangat mudah keropos jika sering terkena kotoran. Apalagi kotoran itu bercampur dengan air hujan yang bersifat merusak. Oleh karena itu, bila motor telah melibas genangan air hujan atau banjir dan air hujan masuk knalpot, sebaiknya air dikeluarkan. Setelah motor dicuci bersih, panasi mesin. Setelah itu, semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olisi bagian leher knalpot dengan grease. Kemudian panasi lagi mesin motor sekitar 5 menit.

5. Bersihkan Busi

Busi merupakan komponen motor yang sangat vital dan perlu diperhatikan secara ekstra di musim penghujan. Setelah sobat membersihkan motor, sebaiknya mencabut kop atau karet penutup busi kemudian dibersihkan dengan lap. Begitu pun dengan kabel serta businya. Kenapa? Busi yang basah bisa menghambat pengapian motor sob!

6. Bersihkan Saringan Udara

Saringan Udara merupakan unsur penting untuk pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin. Bila piranti ini basah karena air hujan masuk atau merembes ke dalam, maka udara akan bercampur embun. Jika dibiarkan saja, motor akan mudah ngadat. Sebaiknya filter udara sering dibersihkan terlebih jika sering terkena air.

7. Ganti Oli Mesin

Hal terakhir, jika motor sering melibas genangan air, sebaiknya segera lakukan penggantian oli mesin. Secara kasat mata memang tidak ada air yang masuk, namun apabila sering menerabas genangan air, bukan tidak mungkin ada air yang merembas masuk melalui celah-celah baut. Ada baiknya sobat mengganti oli secepat mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti oli yang tercampur dengan air. Kalau hal itu terjadi, akan sangat mengrikan buat motor dan biaya perbaikannya nggak akan murah.

Contact Me:


Advertisements