Market Share Mengenaskan, Suzuki Mesti Segera Berbenah!

Satria-F150-001

Sobat Adventuriderz, data penjualan motor dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) untuk bulan Januari 2015 sudah keluar dengan total penjualan sebanyak 513.816 unit motor. Secara umum terjadi penurunan penjualan motor di bulan Januari 2015 dibandingkan dengan bulan Januari 2014. Penurunan itu terjadi cukup signifkan juga, sebesar 11,45 persen.

Walaupun penjualan menurun, posisi Honda di urutan pertama bukanlah sebuah hal yang mengejutkan dengan market share 66,24 persen. Di posisi kedua sudah dipastikan terdapat Yamaha dengan market share 28,9 persen sepanjang Januari 2015, atau nggak sampai setengah dari market share Honda.

Sebenarnya yang cukup memprihatikan itu Suzuki sob. Kenapa? Meskipun mengalami kenaikan penjualan dibandingkan dengan bulan Desember 2014, tapi penjualan Suzuki di bulan Januari 2015 nggak bisa dibilang memuaskan. Secara total Suzuki hanya bisa menjual 11.679 unit motor di bulan Januari 2015 dengan menguasai market share sebesar 2,27 persen.

Market share sebesar 2,27 persen itu sebenarnya sangat miris untuk pabrikan sekelas Suzuki, karena tulang punggung penjualan mereka berasal dari bebek dan skutik, yang notabene motor murah meriah sejuta umat. Di sisi lain, Kawasaki yang produknya didominasi oleh moge malah bisa cemerlang dengan menjual 11.062 unit motor sepanang Januari 2015 dan menguasai market share 2,15 persen. Selisih sangat sedikit dengan Suzuki. Mungkin hanya berselisih sekitar 500 unit motor saja. Jika Kawasaki sudah mengerahkan berbagai pasukan baru, termasuk Ninja 150 4-tak, bukan tidak mungkin geng ijo bisa menyalip Suzuki.

Well, arah pengembangan Suzuki ini terlihat sangat membingungkan. Mereka nggak akan bisa menang kalau masuk di red ocean market, tapi juga nggak berani memunculkan pemikiran out of the box seperti Kawasaki yang lebih senang main di blue ocean market. Tahun lalu Suzuki me-relaunching produk moge mereka, cuma nggak tau gimana sekarang. Apakah masih jalan atau malah jalan di tempat. Untuk produk sport, Suzuki nggak punya. Sudah lama digadang-gadang Suzuki bakal ikut terjun di segmen sport 150 cc, tapi sampai sekarang nggak ada kabarnya lagi. Skutik Nex Address yang baru diluncurkan sepertinya juga nggak akan cukup sukses, sulit mengambil porsi dari Honda BeAT sereis maupun Yamaha Mio series. Penjualan bebek pun mengenaskan. Kurang apa lagi?

Satu-satunya yang bisa diandalkan dari penjualan Suzuki hanya Satria F150. Tapi sampai kapan? Mereka sepertinya masih segan memberikan update pada Satria F150. Padahal tidak lama lagi Honda bakal meluncurkan bebek ayago 150 cc untuk menggilas Satria F150. Yamaha juga akan merilis bebek sport Jupiter MX-King. Strategi serangan yang akan dilakukan kompetitor seperti nggak digubris sama Suzuki, seolah mereka masih cukup pede dengan Satria F150 sekarang ini. Jika Satria F150 nanti ikut lumpuh, praktis Suzuki nggak punya produk yang bisa diandalkan. Mau pakai apa? Semua udah mati kutu!!

Solusi yang tepat bagi Suzuki sebenarnya lebih baik ikut bermain di blue ocean market seperti layaknya Kawasaki. Jualan moge, motor classic, dan yang sangat potensial merambah segmen trail/dual sport. Kalau Kawasaki sudah kuat di moge, Suzuki bisa masuk ke dual sport, mulai dari lightweight dual sport kelas 150-250 cc hingga middleweight dual sport berkubikasi 400-650 cc. Syukur kalau mau sekalian terjun jualan varian enduro dan motocross. Toh produk dirt bike Suzuki bukanlah produk kacangan. Tapi ya itu tadi, mereka mesti serius dan berkomitmen dengan produk yang dijual. Pendekatan berbasis komunitas merupakan cara yang cukup ampuh dan murah untuk segmen kecil seperti ini. Ayo Suzuki banguuuunn!! Jangan tidur teruusss!!

Contact Me:


Advertisements