Ninja 150 2-Tak Masih Jadi Produk Kawasaki Paling Laris

Kawasaki-Ninja-150-RR-002

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sudah mengumumkan hasil penjualan motornya pada tahun 2014. Sepanjang tahun lalu, KMI berhasil menjual 160.371 unit motor. Satu hal yang sangat mengejutkan adalah penjualan KMI masih sangat didominasi oleh varian Ninja 150 2-Tak. Padahal tipe motor itu dikabarkan akan dihentikan produksinya pada tahun ini.

Hal ini tentu sangat menarik sob, di mana motor yang sudah berusia sangat tua masih membukukan penjualan yang sangat bagus. Pasukan Ninja 150 2-Tak saat ini diisi dengan deretan Ninja SS, Ninja R, dan Ninja RR. “Didominasi yang pertama masih di Ninja 2-Tak, kedua off road series KLX, dan Ninja 250,” kata Deputy Department Head & Sales Promotion, Department Marketing & Sales Division PT Kawasaki Motor Indonesia Michael Chandra Tanadhi.

Lalu, bagaimana kelanjutan nasib Ninja 150 2-Tak? Apakah masih akan jalan terus atau dihentikan pada tahun ini? Sepertinya KMI masih galau sob. Memang penghentian produksi motor 2-Tak ini karena pemerintah akan menerapkan regulasi uji emisi Euro 3. Jika regulasi ini benar-benar diterapkan, Ninja 150 2-Tak sangat sulit lolos, kecuali dengan pemasangan catalytic converter yang tentu saja akan mendongkrak biaya produksi dan harga jual.

Selama ini Ninja 150 2-Tak memang dikenal sebagai motor yang kencang, punya power tinggi mencapai 30 PS, dan harganya sangat terjangkau. Bayangkan saja, untuk mendapatkan motor dengan power sebesar itu cukup mengeluarkan dana kurang dari Rp 30 juta (Ninja SS dan Ninja R) dan Rp 37 jutaan (Ninja RR). Sangat murah kan?

Nah, Michael mengatakan bahwa KMI masih akan menunggu peraturan dari pemerintah. Kalau masih belum ada penerapan standar emisi Euro 3, produksi dan penjualan Ninja 150 2-Tak masih akan jalan terus. Tapi kalau nanti peraturan itu benar-benar diterapkan, Ninja 150 2-Tak secara resmi akan dihentikan produksinya. “Kita masih menunggu kebijakan dari pemerintah,” kata Michael.

Kalaupun dihentikan, menurut Michael, KMI sudah memiliki pengganti Ninja RR, yaitu Ninja RR Mono dan Z250SL. Sayangnya harga Ninja RR Mono dan Z250SL itu belum cukup meyakinkan untuk menjadi suksesor Ninja RR. Pasalnya, selain harganya lebih mahal, para speed freak juga menganggap Ninja RR masih jauh lebih galak dibandingkan dengan motor 250 cc 4-Tak silinder tunggal. Ya sepertinya Kawasaki memang masih sangat galau memutuskan nasib Ninja 150 2-Tak. Selain pengganti yang pas belum ada, penjualannya juga masih sangat bagus. “Ninja RR 2-Tak, belum diputuskan pemerintah. Dua tipe, Ninja RR dan Ninja R per bulannya sekitar 5.000-an,” kata Michael.

Contact Me:


Advertisements