Review: Tank Bag Donimoto J3 Adventure, Khusus Motor Trail


Dnimoto_J3_Adventure_009

Sobat Adventuriderz, kali ini saya akan membahas mengenai tank bag. Yups, tank bag merupakan barang yang sangat berguna untuk menemani perjalanan adventure kita. Berbagai perlengkapan perjalanan seperti dompe, HP, kamera, dan lain-lain bisa ditaruh dengan mudah di dalam tank bag tanpa kita perlu menggendong tas atau menaruhnya di kantong.

Selama ini Adventuriderz berusaha mencari tank bag, tapi nggak pernah menemukan tank bag yang cocok untuk motor trail seperti Kawasaki KLX 150. Kenapa? Tangki motor trail umumnya mungil, sehingga perlu tank bag yang proporsional. Selain itu, karena bentuknya yang mungil dan tangki bagian samping tertutup shroud dari bahan plastik, jadi tank bag yang kebanyakan mekanismenya direkatkan ke tangki dengan magnet itu tidak bisa dipasang di motor seperti KLX 150.

Memang ada sebuah brand lokal, sebut saja mawar, yang menawarkan tank bang untuk motor trail. Tapi begitu melihat barangnya, Adventuriderz nggak tertarik sama sekali. Built quality-nya terlihat kurang bagus, nggak kokoh, dan terkesan cheap. Sampai akhirnya saya mendapatkan tank bag J3 Adventure dari Donimoto. Pada dasarnya tank bag Donimoto J3 Adventure ini ada dua macam dengan bentuk yang serupa. Satu tipe sudah dilengkapi dengan tali dan magnet, sedangkan satu lagi hanya menggunakan tali tanpa magnet untuk dipasangkan di motor.

Impresi pertama ketika mendapatkan Donimoto J3 Adventure, tank bag ini terlihat kokoh dengan bagian sisi-sisi samping cukup kokoh sehingga diharapkan bisa bekerja sempurna dalam melindungi barang-barang di dalam tank bag. Warna-warna yang diberikan pun sangat menarik. Pada bagian dalam, Donimoto J3 Adventure menggunakan bahan dasar dengan tekstur lembut, memberikan rasa aman ketika menyimpan gadget.

Menurut Adventuriderz, tank bag Donimoto J3 Adventure ini cukup unik. Soalnya ini seperti dua tas terpisah yang kemudian dijadikan satu dengan menggunakan klip. Pada tas bagian bawah ini berukuran kecil dan bukan ruang penyimpanan utama. Tapi paling tidak ini bisa menyimpang tali-tali keperluan tank bag dan rain cover atau pelindung hujan. Menariknya, di tas bagian bawah terdapat coakan yang klop dengan tutup tangki BBM. Dengan adanya coakan ini rider dengan mudah mengisi BBM tanpa perlu melepas tank bag bagian bawah.

Nah, untuk tas bagian atas, setidaknya terdapat dua ruang penyimpanan. Ruang penyimpanan utama setelah saya coba bisa menampung satu kamera DSLR dengan lensa kit terpasang, satu lensa fix 50 mm, dan satu lensa tele 55-200 mm. Cukup lumayan kan? Sementara ruangan sekunder berada di bagian atas, bisa untuk menyimpan HP atau GPS. Apalagi pada bagian atas tas menggunakan bahan transparan, sehingga memudahkan kita melihat jika ada call penting masuk di HP.

Kawasaki-KLX-150L-003

Pemasangan tank bag ke motor bisa dilakukan dengan menggunakan tali dengan mudah. Ada enam tali yang disertakan dalam paket pembelian. Empat tali digunakan untuk mengikatkan tank bag dengan motor, satu tali serbaguna, dan satu tali slempang untuk memudahkan kita saat membawa tank bag. Kebetulan tank bag Donimoto J3 Adventure yang saya dapatkan ini adalah yang tanpa magnet. Saat dipasang di KLX 150, tank bag memang terlihat menjulang tinggi, tapi itu tidak mengganggu kemudi motor saat berbelok. Dari segi dimensi, Donimoto J3 Adventure terlihat sangat pas dipasang di badan Si Belalang Tempur…

Kebetulan sekali tank bag Donimoto J3 Adventure sudah pernah Adventuriderz pakai riding ratusan hingga ribuan kilometer, mulai dari dari Jogja menuju Dieng kemudian pulangnya lewat daerah Kendal, Ambarawa, Salatiga, sampai ke Jogja lagi. Selain itu, tank bag Donimoto J3 Adventure juga sudah pernah menemani Adventuriderz dalam perjalanan dari Jogja menuju Surabaya via Tawangmangu beberapa waktu yang lalu. Bagaimana hasilnya?

Impresinya adalah tank bag bisa melekat kuat di badan motor, nggak bergeser sama sekali, baik itu saat melintasi jalan aspal mulus dengan banyak tikungan ekstrem maupun jalur off road yang rusak parah. Asli nggak bergeser atau kendor saja sekali. Sayangnya, rain cover bawaan tank bag ini tidak bisa melindungi dengan baik ketika hujan turun cukup deras. Masih ada bocor yang kemungkinan berasal dari jahitan. Meskipun begitu, kondisi barang di dalam tank bag masih tetap kering. Om Doni Vingky selaku owner dari Donimoto mengungkapkan untuk rain cover versi terbaru sudah lebih bagus, dan Adventuriderz akan dikirimi rain cover model baru itu sebagai pengganti. Sebuah pelayanan yang luar biasa!

Selain masalah rain cover, Adventuriderz menyoroti ada yang kurang pas dengan skema klip antara tas bagian atas dan tas bagian bawah.. Memang metode yang sekarang sudah cukup bagus, tapi masih kurang kuat. Kalau tas bagian atas coba disenggol masih ada pergeseran walaupun sangat sedikit. Mungkin Om Doni Vingky bisa menemukan cara lain biar kedua tas ini merekat dengan kuat tanpa menghilangkan fungsionalitas. Hal lain yang saya temukan adalah bahan transparan di bagian atas tas mengembun saat melibas hujan. Setelah hujan reda, rain cover dilepas, dan kondisi cuaca panas, embun-embun itu seperti terjebak di dalam dan tidak segera hilang.

Secara umum sih Adventuriderz suka dengan model, fungsionalitas, dan kehandalan dari tank bag Donimoto J3 Adventure. Memang harga tank bag untuk motor trail dari Donimoto ini lebih mahal dibandingkan dengan merk lokal lainnya, tapi secara built quality dan fungsionalitas jauh lebih baik. Untuk informasi harga, tank bag Donimoto J3 Adventure dibandrol Rp 330.000 untuk yang tanpa magnet dan Rp 360.000 yang menggunakan magnet. Itu kalau harganya belum berubah sih.

Contact Me:


Advertisements