Februari 2015, Yamaha YZF-R25 di Indonesia Cuma Laku 515 Unit


Yamaha-YZF-R3-001

Sobat sekalian, kemarin Adventuriderz sudah membahas mengenai data penjualan Yamaha YZF-R25 di blog sebelah pada bulan Januari-Februari 2015. Berdasarkan perhitungan kasar, didapatkan hasil distribusi rata-rata Yamaha YZF-R25 sepanjang Januari-Februari 2015 adalah sebanyak 827 unit per bulan. Monggo disimak lebih lanjut tulisannya di sini.

Memang selama ini Yamaha selalu mengumbar data AISI penjualan Yamaha YZF-R25 dengan angka yang cukup fantastis. Misalnya saja sepanjang Januari-Februari 2015, Yamaha berhasil mendistribusikan sebanyak 11.572 unit Yamaha YZF-R25. Angka yang cukup fantastis tentunya untuk sebuah motor sport full fairing 250 cc. Sayangnya, data AISI adalah data wholesale. Artinya, jumlah itu nggak cuma untuk pasar nasional, tapi juga pasar ekspor.

Nah, hari ini Adventuriderz mendapatkan fakta yang lebih mencengangkan lagi sob. Kenapa? Yamaha akhirnya secara resmi mengumumkan  data penjualan melalui email press release khusus untuk bulan Februari 2015. Hasilnya, pada bulan Februari 2015 Yamaha YZF-R25 hanya mampu terjual sebanyak 515 unit saja di pasar nasional (tanpa ekspor). Lebih rendah daripada perhitungan rata-rata bulanan sebanyak 827 unit.

Sepertinya Yamaha YZF-R25 mulai kehabisan napas untuk menghadapi Kawasaki Ninja 250 yang masih sangat superior di kelas sport full fairing 250 cc yang masih membukukan penjualan rata-rata hampir 1.700 unit per bulan. Ya, bagaimana pun ini adalah fakta yang harus diterima oleh siapa saja. Kondisi ekonomi di Indonesia yang sedang lesu bisa memicu rendahnya penjualan. Selain itu, faktor kurang wahnya Yamaha YZF-R25 juga bisa menjadi penyebab belum bisa bersaing kuat dengan Kawasaki Ninja 250.

Selain merilis data penjualan Yamaha YZF-R25, Yamaha juga mengumumkan data penjualan motor-motor sport lainnya, yaitu Yamaha YZF-R15 3.883 unit, Yamaha Vixion 26.546 unit, Yamaha Byson 1.246 unit, dan Yamaha Scorpio 85 unit. Seluruh data yang diberikan oleh Yamaha itu adalah data penjualan nasional tanpa ekspor. Tidak seperti data AISI yang merupakan penjualan wholesale alias penjualan nasional plus ekspor.


Advertisements