Kenapa Harga KLX 250 Lebih Mahal Daripada D’Tracker 250?


Kawasaki-DTracker-X-250-001

Well, Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sekarang ini sudah menawarkan produk motor dual sport KLX 250. Motor ini bisa dikatakan siap digunakan untuk melintasi dua alam yang berbeda, yaitu jalan yang berupa on road dan off road. Di sisi lain, KMI juga memasarkan D’Tracker 250, sebuah motor bertipe motard. D’Tracker 250 ini memiliki basis desain, sasis, dan mesin yang sama persis dengan KLX 250. Bedanya, D’Tracker 250 lebih berorientasi untuk penggunaan di jalan raya dengan pemasangan ban seperti layaknya street bike.

Saat ini KLX 250 dijual dengan harga Rp 63.630.000, sedangkan D’Tracker 250 dibandrol dengan harga Rp 62.720.000. Harga itu berlaku di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Harga di kota-kota lain sangat mungkin berbeda, bisa lebih murah atau malah lebih mahal. Perbedaan harga antara KLX 250 dan D’Tracker 250 sekitar Rp 910.000. Lho kenapa kok bisa KLX 250 lebih mahal daripada D’Tracker 250? Padahal di kelas 150 cc, D’Tracker 150 yang lebih mahal daripada KLX 150S…

Nah, sekarang kita bahas dulu deh untuk yang kelas 150 cc… Per Maret 2015 ini, KLX 150S dijual dengan harga Rp 26.220.000 di Surabaya, sementara D’Tracker 150 Rp 28.220.000. Selisihnya mencapai Rp 2.000.000!!! Sangat timpang kan? Menurut opini Adventuriderz, D’Tracker 150 lebih mahal daripada KLX 150 itu karena D’Tracker 150 sudah menggunakan suspensi upside down yang sudah jelas harganya lebih mahal, sedangkan KLX 150S masih menggunakan suspensi teleskopik. Selain itu, D’Tracker 150 menggunakan kaca spion yang lebih mahal. Yups, kalau sobat mau tau, satu set kaca spion D’Tracker 150 itu Rp 510.000, sedangkan satu set kaca spion KLX 150S cuma Rp 70.000. Komponen lainnya sih sama persis, kecuali pada bagian ban. Namun harga ban antara KLX 150S dan D’Tracker 150 mestinya nggak begitu signifikan.

Kalau untuk yang 250 cc, seluruh komponen sama persis bro, termasuk suspensi yang sudah menggunakan upside down semua. Perbedaan mencolok hanya terdapat pada ban, di mana KLX 250 menggunakan ban dual purpose berukuran 4.60-18 63P (belakang) dan 3.00-21 51P (depan), sedangkan D’Tracker 250 mengusung ban jalan raya berukuran 130/70-17 (belakang) dan 100/70-17 (depan). Adventuriderz meyakini pada bagian ban inilah yang membuat ada perbedaan harga hampir Rp 1 juta. Ban dual purpose yang digunakan pada KLX 150 adalah Dunlop D606 yang harganya lumayan mahal, sedangkan D’Tracker 250 cukup pede menggunakan satu set ban bermerk IRC Road Winner!! Kaca spion  KLX 250 dan D’Tracker 250 memang memiliki bentuk yang berbeda, tapi harganya keduanya sama kok.. Selain itu, ada perbedaan bentuk spakbor depan, namun harganya sih nggak ada bedanya. Monggo, mungkin ada pendapat lain kenapa harga Kawasaki KLX 250 lebih mahal daripada D’Tracker 250??

Kawasaki


Advertisements