• Home »
  • Article »
  • Gas Gas EC 250 4T Cami, Dual Sport yang Lebih Berorientasi Off Road

Gas Gas EC 250 4T Cami, Dual Sport yang Lebih Berorientasi Off Road


Gas Gas, sessió a Espinelves de la EC Cami 250.

Sudah kenal dengan brand motor bernama Gas Gas? Jika belum kenalan dulu yuk! Gas Gas merupakan produsen motor yang khusus memproduksi motor-motor off road. Brand yang satu ini berasal dari Spanyol dan sudah ada sejak tahun 1985. Awalnya Gas Gas memang hanya importir motor dari brand SWM, tapi kemudian Gas Gas berubah menjadi produsen motor berjenis trial, enduro, dual sport, dan rally/raids.

Dalam waktu tiga dekade sejak dibentuk, produk-produk berkualitas dari Gas Gas sudah tersebar di lima benua dan lebih dari 50 negara di dunia, dengan berbagai macam produk motor untuk keperluan off road. Sebagai salah satu brand motor off road unggulan, Gas Gas juga ikut dan memenangkan kompetisi trial dan enduro level dunia, bahkan brand yang satu ini juga ikut berpartisipasi dalam salah satu balap motor paling bergengsi di dunia, Rally Dakar. So, brand Gas Gas ini tidak ada sangkut pautnya dengan brand Gazgas yang ada di Indonesia.

Salah satu produk dari Gas Gas yang akan Adventuriderz bahas kali ini adalah Gas Gas EC 250 4T Cami yang merupakan motor bertipe dual sport. Meskipun motor ini bertipe dual sport dan legal digunakan di jalan raya karena sudah memiliki aneka kelengkapan jalan raya seperti lampu utama, lampu belakang, lampu sein, klakson, speedometer, dan kaca spion, namun Gas Gas EC 250 4T Cami didesain untuk penggunaan yang lebih berorientasi off road. Tidak seperti motor dual sport kebanyakan yang menggunakan ban dual purpose, Gas Gas EC 250 4T Cami malah menggunakan ban pacul untuk enduro. Sudah bisa dipastikan Gas Gas EC 250 4T Cami kurang nyaman saat digunakan di jalan aspal, tapi bisa begitu beringas saat melibas jalur off road, baik itu berupa jalan tanah, berkeirikil, berpasir, maupun tanjakan-tanjakan berelevasi tinggi di pegunungan. Intinya, sebagai motor dual sport Gas Gas EC 250 4T Cami sudah sangat siap digunakan enduro.

Soal desain rasanya nggak ada yang perlu dikomplain. Gas Gas EC 250 4T Cami sangat menarik dengan desain layaknya motor dual sport modern. Sasisnya menggunakan model perimeter dengan bahan dasar chrome-molybdenum yang kuat dan ringan. Suspensi depan dan belakang dibuat oleh Olle yang sudah didesain untuk bisa menahan beban dua orang (rider + boncenger). Sementara itu, swing arm yang dipasang pada Gas Gas EC 250 4T Cami terbuat dari bahan dasar aluminium yang dihubungkan ke suspensi belakang menggunakan sistem linkage progresif. Sasis, suspensi, dan swing arm ini kemudian dipadu dengan ban Pirelli Six Days Extreme berukuran 90/90-21 di bagian depan dan 140/80-18 di bagian belakang.

Bagaimana dengan dapur pacunya? Untuk ukuran motor dual sport 250 cc, Gas Gas EC 250 4T Cami memang maknyusss sob. Motor ini menggunakan mesin dengan kubikasi 249,6 cc 4-tak berpendingin cairan yang didapatkan dari ukuran bore 77 mm dan stroke 53,6 mm. Sistem pembakaran yang digunakan memang masih cukup konvensional, berupa karburator bermerk Dellorto 34. Tapi ini malah memberikan keuntungan karena mudah dalam melakukan perawatan. Nah, mesin yang digerakkan dengan gearbox 6-percepatan ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal 28 HP/9.000 rpm. Sangat mumpuni kan untuk kelas motor dual sport 250 cc? Power itu hanya kalah dari Yamaha WR250R yang punya power sekitar 30 HP. Tapi bobot Gas Gas EC 250 4T Cami jauh lebih ringan, hanya 117 kilogram saja.

Adventuriderz sih kurang tahu secara pasti berapa harga Gas Gas EC 250 4T Cami. Motor ini pun tidak dipasarkan secara resmi oleh Gas Gas di Indonesia. Mungkin ada importir umum (IU) yang menjual Gas Gas EC 250 4T Cami, namun yang pasti kalau memang ada harga yang dibandrol cukup mahal, bisa lebih dari Rp 100 juta. Yups, Gas Gas memang tergolong sebagai motor langka di Indonesia. Monggo dinikmati saja gallery Gas Gas EC 250 4T Cami di bawah ini.


Advertisements