Modifikasi VIAR Cross X 200 SE a la Motard, Bannya Gambot Tenan!

VIAR-Cross-X-200-SE-005

Eksistensi motor-motor trail dari pabrikan lokal VIAR sepertinya sudah mulai menunjukkan taringnya. Itu terlihat dari semakin banyaknya populasi produk motor-motor trail VIAR di event-event enduro maupun untuk keperluan penggunaan di jalan raya. Salah satu yang menjadi best seller tentu saja adalah VIAR Cross X 200 SE.

Dalam kondisi standar, VIAR Cross X 200 SE sudah tampak gagah, karena sudah mengaplikasikan suspensi depan upside down di bagian depan dan mono shock di bagian belakang, serta ban garuk tanah IRC Motocross IX-09W berdiameter 18 inch di bagian belakang dan IX-05H yang memiliki lingkar 21 inch di bagian depan. Artinya, begitu beli VIAR Cross X 200 SE bisa langsung diajak trabas. Sayangnya, konfigurasi seperti ini hanya cocok digunakan untuk jalur off road saja dan tidak nyaman ketika digunakan di jalan aspal. Salah satu solusi jika ingin nyaman digunakan untuk kendaraan sehari-hari tentu saja adalah mengganti ban. Pilihannya ada dua, yaitu mengganti ban dengan model dual purpose dengan tetap mempertahankan ukuran rim 18-21 atau mengubah motor dengan gaya motard/supermoto menggunakan rim 17-17.

Salah seorang anggota group VIAR DIRTBIKE, Mas Okky Liauw, lebih memilih mengubah tunggangan VIAR Cross X 200 SE miliknya menjadi sebuah motor bertipe motard. Alhasil ban dan rim asli dilengserkan. Sebagai gantinya, Mas Okky memasang rim berdiameter 17-17 inch dengan lebar 3.50 inch di bagian belakang dan 3.00 inch di bagian depan. Rim yang cukup lebar ini kemudian dipasangkan dengan ban gambot berukuran 160/60-17 (belakang) dan 120/60-17 (depan). Hasilnya, VIAR Cross X 200 SE tidak lagi menjadi sebuah motor garuk tanah, tapi menjadi sebuah motard yang nyaman digunakan di jalan raya.

VIAR-Cross-X-200-SE-008

Selain itu, Mas Okky juga mengganti sprocket belakang yang berukuran 56 dengan ukuran yang lebih kecil, yaitu 46 untuk mendapatkan top speed yang lebih baik, sedangkan sprocket depan masih tetap standar menggunakan ukuran 15. VIAR Cross X 200 SE memang dikonfigurasi sebagai motor garuk tanah, jadi nggak heran kalau menggunakan rasio gear yang besar. Efeknya akselerasi motor ini cukup galak, tapi top speed rendah dalam kondisi standar, hanya mencapai sekitar 80-90 km/jam. Penggantian sprocket belakang dengan ukuran yang lebih kecil diharapkan bisa menaikkan top speed, walaupun akan sedikit mengurangi akselerasi. Handlebar bawaan VIAR Cross X 200 SE juga dilengserkan, kemudian diganti dengan model fatbar merk Protaper. Cakep!! Semoga bisa menjadi inspirasi sobat sekalian yang ingin mengubah tunggangannya menjadi gaya motard alias supermoto.

Data Modifikasi:

  • Rim TDR 3.50-17 (belakang) dan 3.00-17 (depan)
  • Jari-jari rim Willwood
  • Ban Zeneos Turino 160/60-17 (belakang) dan 120/60-17 (depan)
  • Sprocket belakang MegaPro Primus ukuran 46
  • Handlebar Protaper

Advertisements