Melihat Dari Dekat Motor TVS Max 125 Semi Trail


TVS-Max-125-Semi-Trail-002

Well, sebenarnya sudah lama TVS Motor Company Indonesia meluncurkan motor dual sport bernama TVS Max 125 Semi Trail. Tapi baru hari Minggu yang lalu Adventuriderz melihatnya secara langsung saat motor itu dipajang di Kaza City Mall Surabaya. Bukan apa-apa, motor ini memang sangat langka di jalanan. Di kota besar seperti Surabaya, Adventuriderz belum pernah melihatnya sama sekali.

Kalau boleh Adventuriderz bilang, TVS Max 125 Semi Trail ini memang cukup unik. Melihat namanya yang mengusung “Semi Trail”, sudah sangat jelas kalau TVS Max 125 Semi Trail bukanlah sebuah motor dual sport/trail yang tulen. Secara fisik, TVS Max 125 Semi Trail menggunakan body dan mesin yang sama dengan TVS Max 125 Sports yang beraliran naked bike. Performa mesinnya pun sangat identik. Perbedaan hanya terletak pada bagian ban, di mana TVS Max 125 Semi Trail menggunakan ban dual purpose IRC Trails GP22R dengan ukuran 90/100-16 pada bagian belakang dan IRC Trails GP21F dengan ukuran 70/90-19 di bagian depan. Perbedaan lainnya terletak pada spakbor. Yups, TVS Max 125 Semi Trail menggunakan spakbor yang tinggi seperti layaknya motor trail. Selain itu rasanya nggak ada lagi perbedaan dengan TVS Max 125 Sports.

Di sektor dapur pacu, TVS Max 125 Semi Trail mengaplikasikan mesin 4-stroke 124,53 cc yang didapatkan dari ukuran bore x stroke = 57 mm x 48,8 mm dan digerakkan dengan transmisi manual. TVS mengklaim mesin ini sanggup memuntahkan tenaga maksimal hingga 8,1 kW di putaran mesin 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 10,8 Nm/5.500 rpm. Tenaga dan torsi ini memang nggak terlalu istimewa, kurang lebih hampir mendekati tenaga Kawasaki KLX150 yang menggunakan mesin 144 cc. Tapi mesin seperti ini sudah cukup sebagai kendaraan harian dengan kemampuan off road ringan.

Tidak ada fitur yang cukup istimewa disematkan pada TVS Max 125 Semi Trail. Ya khas motor entry level lah. Suspensi depan masih menggunakan model teleskopik, sedangkan suspensi belakang mengusung model stereo. Rem depan sudah memakai cakram berdiameter 240 mm, sementara rem belakang menggunakan tromol 130 mm. Sama sekali nggak ada yang istimewa, namun kesederhanaan ini membuat TVS Max 125 Semi Trail lebih mudah dalam perawatan.

Menariknya nih ya sob, TVS Max 125 Semi Trail dijual dengan harga yang sangat murah. Di Jakarta motor ini dibandrol seharga Rp 12.900.000 on the road, sedangkan di Surabaya pun relatif murah hanya Rp 14.520.000 on the road. TVS sepertinya sengaja membuat motor ini untuk menargetkan konsumen di daerah-daerah dengan kondisi infrastruktur jalan kurang memadai, termasuk di kawasan perkebunan. Dengan desain yang nggak neko-neko, motor India yang terkenal bandel, mesin sederhana, dan harga yang murah, memang TVS Max 125 Semi Trail ini layak dipinang bagi rider yang mendambakan motor dual sport berharga terjangkau. Salah satu keunggulan yang sulit ditampik adalah TVS Max 125 Semi Trail mempunyai kapasitas tangki bahan bakar yang sangat besar, mencapai 14,5 liter, sangat cocok buat konsumen yang wilayahnya sangat jarang SPBU.

TVS-Max-125-Semi-Trail-001


Advertisements