• Home »
  • Article »
  • Rider di Perancis Wajib Pakai High Visibility Vest, Bagaimana di Indonesia?

Rider di Perancis Wajib Pakai High Visibility Vest, Bagaimana di Indonesia?



high-visibility-vests-become-mandatory-for-riders-in-france-95662_1

Sobat Adventuriderz, ada peraturan yang cukup menarik yang dibuat di Perancis. Seperti dilansir Auto Evolution, negara itu mulai Januari 2016 nanti mewajibkan seluruh rider, baik motor sport maupun skuter, untuk mempunyai high visibility vest alias rompi/jaket dengan warna mencolok yang disimpan di motornya. High visibility vest itu nggak diwajibkan dipakai saat riding kok, melainkan hanya wajib digunakan ketika memperbaiki motor yang rusak di tepi jalan atau dalam kondisi darurat.

Peraturan itu dibuat bukan tanpa alasan sob. Salah satunya tentu untuk keamanan dan keselamatan para rider maupun pengguna jalan lainnya. Sebelumnya pemerintah Perancis juga membuat aturan para rider harus menggunakan jaket yang dilapisi dengan material reflective. Artinya, selain helm, rider di Perancis juga wajib mengenakan riding gear.

Setiap ada peraturan baru tentu saja terjadi pertentangan, ada rider yang setuju, ada yang menolak, dan ada pula yang hanya bisa pasrah. Di Perancis, high visibility vest bisa dibeli di minimarket, supermarket, hingga di SPBU dengan harganya yang tergolong murah. Masalahnya, tidak sedikit para rider yang kesulitan mencari tempat untuk mengamankan atau menyimpan high visibility vest itu.

Bagi rider motor skuter memang nggak jadi masalah karena terdapat ruang penyimpanan bagasi di bawah jok. Rider yang memasang top box atau side box pada motor sportnya pun tidak akan kesulitan menyimpan high visibility vest miliknya. Namun bagi pengendara motor sport yang tidak memasang top box maupun side box pasti nggak akan suka dengan peraturan baru ini. Tahu sendiri dong yang udah pakai motor sport, mencari tempat untuk menyimpan jas hujan aja sulit, apalagi ditambah dengan high visibility vest…

Bagi rider yang kedapatan nggak bawa high visibility vest di motornya bisa dikenakan denda atau tilang senilai 11 euro atau setara dengan Rp 156.000, sedangkan bagi rider yang tidak mengenakan high visibility vest saat memperbaiki motor yang rusak di tepi jalan bakal dikenakan denda 135 euro atau hampir mencapai Rp 2 juta!! Edaaan gede banget dendanya.

Bagaimana dengan di Indonesia? Ya kalau di sini sih belum ada aturan mengenai kewajiban menggunakan high visibility vest. Lha wong peraturan wajib menggunakan helm aja masih sering dilanggar kok. Kalau sobat memang peduli dengan keamanan dan keselamatan pribadi, nggak ada salahnya kok dengan kesadaran diri menggunakan high visibility vest maupun high visibility jacket baik saat riding maupun saat memperbaiki motor di tepi jalan.


Advertisements