VIAR 7 Explorer Hari-4: Menghadapi Rute Paling Berat

VIAR-7-Explorer-Day-4-004

Sekali lagi Adventuriderz minta maaf kepada sobat sekalian karena nggak bisa memberikan update perjalanan tim VIAR 7 Explorer seri kedua yang menelusuri pantai-pantai di bagian selatan Jawa Timur hingga Yogyakarta dengan cepat. Kenapa? Kadang-kadang sinyal susah ditemui di daerah-daerah pesisir seperti ini sob. Apalagi tim VIAR 7 Explorer hampir selalu tiba di destinasi akhir sudah malam, tentu badan sudah sangat remuk untuk sekedar menulis artikel setelah off road seharian. Sekarang tim VIAR 7 Explorer sudah menyelesaikan misi selama tujuh hari, dan Adventuriderz bisa dengan santai menulis catatan perjalanan dari tim VIAR 7 Explorer di blog ini.

Di hari keempat (10/6/2015), tim VIAR 7 Explorer mungkin menghadapi rute perjalanan yang paling berat, dari Pantai Tambakrejo Blitar menuju Pantai Prigi Trenggalek dengan check point Pantai Sine Tulungagung serta Pantai Popoh dan Pantai Indah di Trenggalek. Menempuh jarak sekitar 150 kilometer yang nyaris seluruhnya merupakan jalur off road yang didominasi oleh jalur single track tentu tim harus melakukan persiapan dengan maksimal. Malam hari sebelum berangkat seluruh motor dicek kondisinya agar tidak terjadi trouble di tengah jalan. Sadar perjalanan kali ini sangat berat, tim pun berangkat lebih pagi dari hari biasanya. Tentu ini dilakukan supaya tim tidak terlalu malam saat tiba di Pantai Prigi.

Jalur awal yang dilewati oleh tim VIAR 7 Explorer adalah berupa jalur off road di tengah perkebunan tebu. Menariknya, jalur ini tidak hanya berupa jalur off road yang rata, melainkan berbukit-bukit. Lepas dari perkebunan tebu, tim VIAR 7 Explorer harus menyeberangi sebuah muara sungai menggunakan rakit dengan kapasitas tiga motor sekali jalan. Oleh karena itu, para rider VAR 7 Explorer harus bergantian saat menyeberangkan motor dengan rakit ini. Oh ya, pada perjalanan kali ini tim VIAR 7 Explorer ditemani oleh dua orang anggota komunitas setempat, sehingga total tim berjumlah sembilan orang yang seluruhnya menggunakan motor trail Cross X series.

VIAR-7-Explorer-Day-4-012

Setelah seluruh rider menyeberangi sungai dengan rakit, perjalanan dilanjutkan ke jalur yang lebih ekstrem lagi, mulai dari single track hingga hill climb!! Yups, para rider VIAR 7 Explorer harus menaiki bukit yang sangat tinggi dengan derajat kemiringan yang cukup mencengangkan. Walaupun track yang dilewati begitu ekstrem, namun VIAR Cross X 200 SE dan Cross X 250 SE dengan sukses melakukan hill climb. Kompensasinya beberapa rider harus jatuh bangun dan mengulanginya beberapa kali sebelum akhirnya berhasil naik ke bukit.

Perjalanan berat dan menantang menuju Pantai Prigi terus dilanjutkan dengan kondisi jalur yang masih berupa single track naik-turun bukit. Beberapa kali tim VIAR 7 Explorer menemukan pantai-pantai yang masih sepi dan benar-benar alami tanpa pengunjung sama sekali. Para rider berjatuhan mencium tanah berkali-kali sudah menjadi hal yang biasa. Wajar saja mas bro, rute yang dilalui memang rute yang nggak biasa. Rute ini memang paling cocok untuk hard enduro. Dalam perjalanan, tim VIAR 7 Explorer sempat berhenti istirahat di Pantai Sine Tulungagung pada sore hari dan Pantai Indah Trenggalek di malam hari untuk mengisi perut. Perjalanan malam pun terus dilanjutkan hingga sampai ke Pantai Prigi.

Masih ingat berita ratusan off roader terjebak di hutan Trenggalek saat event enduro? Tim VIAR 7 Explorer melewati rute yang sama dan sukses menaklukkannya, walaupun nyaris semua rider sempat mencicipi bagaimana rasanya berjibaku jatuh bangun dengan motor. Bahkan GPS dan HT yang dibawa oleh rider sempat hilang saat jatuh di malam hari menjelang sampai di Pantai Prigi. Tim akhirnya tiba di Pantai Prigi dengan senyum puas pada pukul 22.00… Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan.


Advertisements