Mudik Lebaran dengan Motor, Apa Saja yang Perlu Disiapkan?


Hallo sobat, musim mudik Lebaran sudah semakin dekat. Pastinya buat para sobat yang tinggal di perantauan berniat merayakan Hari Raya Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Bagi para penggemar motor, tentu saja mudik menggunakan kendaraan yang satu ini bisa menjadi pilihan yang menarik dibandingkan dengan transportasi umum seperti bus, kereta api, atau pesawat, karena saat berada di kampung halaman bisa tetap jalan-jalan menggunakan motor sendiri dengan bebas.

Mudik menggunakan motor tentu saja membutuhkan berbagai macam persiapan, nggak asal gas. Apalagi perjalanan mudik biasanya menempuh jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. Melakukan persiapan dengan maksimal bakal menimalisir resiko trouble, khususnya pada motor kesayangan. Lalu, apa saja sih yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan mudik menggunakan motor? Yuk kita bahas satu per satu!

Periksa Kondisi Motor

Hal pertama yang perlu dilakukan tentu saja adalah mengecek kondisi motor, apakah motor layak digunakan untuk perjalanan mudik jarak jauh atau tidak. Sebaiknya sobat membawa motor ke bengkel resmi atau bengkel kepercayaan untuk melakukan pengecekan. Apa saja yang perlu dicek?

  • Tune up mesin
  • Ganti oli dan filter oli
  • Cek kondisi busi
  • Cek kondisi kanvas rem
  • Cek ketinggian minyak rem
  • Cek filter udara
  • Periksa gear set (gear dan rantai)
  • Pastikan seluruh lampu berfungsi dengan baik
  • Pastikan klakson berbunyi
  • Pastikan seluruh kelistrikan motor tidak mengalami masalah
  • Pastikan kabel gas dan kabel kopling dalam kondisi baik
  • Cek apakah bearing roda sudah oblak atau masih normal
  • Periksa alur kedalaman ban

Saat melakukan servis ini, mintalah mekanik untuk mengecek berbagai hal di atas. Kalau memang ada part yang perlu diganti, langsung ganti aja, jangan kompromi. Kalau seluruh bagian motor sehat kan jadi nyaman dalam perjalanan. Oh ya servis motor ini sebaiknya sudah selesai dilakukan seminggu sebelum berangkat mudik. Jangan terlalu mepet biar nanti ketahuan kalau memang ada anomali pada motor.

Bawa Tools Kit

Saat mudik, sobat sangat dianjurkan membawa tools kit dasar seperti kabel ties, isolasi, obeng plus dan minus, tang, kunci busi, kunci L, dan kunci-kunci pas berbagai ukuran yang umum dipakai pada motor kita. Walaupun motor sudah dipersiapkan dengan maksimal, kadang hal-hal buruk masih saja terjadi. Memang kita nggak berharap motor mengalami trouble. Tapi kalau ada trouble ringan kita bisa memperbaiki sendiri menggunakan tools kit yang sudah dibawa.

Bawa Spare Parts Cadangan

Bagi sobat yang membawa motor nggak pasaran, nggak ada salahnya kalau membawa fast moving spare parts cadangan, seperti kabel gas, kabel kopling, kanvas rem, dan mungkin kanvas kopling kalau mudik ke wilayah pegunungan dengan medan agak berat. Ya walaupun itu tergolong fast moving spare parts, bagi motor-motor tertentu kadang sulit menemukannya di bengkel-bengkel biasa. Membawa cadangan spare parts bisa menjadi solusi yang baik untuk jaga-jaga.

Bawa First Aid Kit

First aid kit merupakan benda yang wajib dibawa ke manapun, khususnya dalam perjalanan jarak jauh. Tidak terkecuali ketika kita melakukan mudik Lebaran sob. Kalau sobat nggak punya wadahnya, bisa beli kok di toko-toko outdoor adventure maupun toko-toko apparel motor. Apa saja isi di dalam kantong first aid kit? Intinya obat-obatan yang diperlukan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan, seperti Betadine, alkohol 70 persen bisa dalam bentuk cairan dalam botol maupun lembaran, kassa steril, perban, plaster, gunting, pain killer atau pengurang rasa sakit (Ethyl Chloride Spray), dan obat-obatan pribadi.

Siapkan Kelengkapan Dokumen Pribadi dan Motor

Mudik memang menjadi momen yang membuat kita excited. Tapi jangan sampai lupa untuk membawa berbagai dokumen yang diperlukan, di antaranya KTP, SIM, dan STNK motor. Cek kembali apakah dokumen-dokumen itu masih aktif atau tidak. Jangan sampai membawa KTP dan SIM yang sudah habis masa berlakunya dan STNK motor yang lupa belum dipajakin. Nggak enak kan saat mudik malah bermasalah dengan polisi?

Siapkan Riding Gear yang Diperlukan

Kalau sobat mudik dengan motor, sangat dianjurkan menggunakan riding gear yang lengkap ya sob. Paling simple ya pakai riding jacket dan riding pants yang sudah dilengkapi dengan soft protector. Tapi kalau nggak ada ya bisa pakai celana denim dan jaket biasa dengan tambahan protektor secara terpisah. Dianjurkan pakai jaket yang bisa menahan angin. Helmet is must! Syukur kalau pakai helm full face karena lebih aman. Gloves sebaiknya menutupi seluruh jari dan lebih baik lagi kalau dilengkapi protektor. Terakhir, wajib pakai sepatu, khususnya yang memang dirancang untuk riding (riding boots).

Nggak Perlu Bawa Banyak Barang

Saat melakukan perjalanan mudik kita nggak perlu lah bawa barang banyak-banyak. Secukupnya saja ya sob… Bersyukur kalau sobat sudah pasang top box, side box, maupun pannier box di motor, karena membawa barang jadi lebih mudah. Bawa barang secukupnya di box motor masing-masing. Tapi kalau belum pasang box, bisa menggunakan side bag atau mengikat tas di bagian belakang motor dengan kuat. Jangan mengikat dengan asal-asalan dan jangan ada bagian dari tas yang menutupi lampu-lampu di bagian belakang.

Perlu Dingat, Kapasitas Motor Hanya untuk Dua Orang

Nah, ini salah satu hal yang perlu diperhatikan. Kapasitas motor itu hanya untuk dua orang sob, yaitu rider dan satu boncenger. Kalau sobat sudah punya anak, sebaiknya nggak mudik menggunakan motor, karena itu sudah over capacity dan menyalahi Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kondisi fisik anak-anak di atas motor juga nggak sekuat orang dewasa, gampang ngantuk, sehingga malah membahayakan keselamatan.

Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Ini mungkin persiapan yang paling mudah sekaligus yang paling sulit, yaitu membawa diri agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Sebaiknya jangan kebut-kebutan di jalan, selalu perhatikan rambu-rambu dan marka jalan. Kalau kita sudah berikhtiar seperti ini, mudah-mudahan dilindungi dan selamat sampai tujuan, serta bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan gembira.


Advertisements