National Park Explorer Hari-4: Riding Santai ke Situ Gunung (TNGGP)

National-Park-Explorer-Hari-4-003

Perjalanan ekspedisi National Park Explorer di hari keempat (10/8/2015) bisa dikatakan perjalanan yang paling santai dibandingkan hari-hari sebelumnya. Di hari keempat Adventuriderz berangkat dari Kota Sukabumi menuju Situ Gunung. Sudah kenal dengan Situ Gunung? Yups, tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Sukabumi dan masuk ke dalam wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Dari Kota Sukabumi, Adventuriderz mengambil jalan menuju ke arah Kecamatan Cisaat, kemudian berlanjut ke arah Situ Gunung. Jarak antara kota dan Situ Gunung juga nggak jauh, hanya sekitar 10 kilometer dengan kondisi jalan yang sudah diaspal mulus hingga pos masuk Situ Gunung. Meskipun masuk dalam area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Situ Gunung sudah sangat dikembangkan sebagai objek wisata. Itu terlihat dari banyaknya villa di kawasan Situ Gunung.

Pos masuk sudah dilewati, perjalanan masih dilanjutkan menuju ke arah situ yang didominasi oleh jalan batu dengan penataan yang rapi. Di dalam sebenarnya ada tempat parkir bagi kendaraan pengunjung. Setelah parkir, pengunjung bisa berjalan kaki beberapa ratus meter menuju situ. Namun, Adventuriderz diizinkan membawa motor hingga ke pinggir danau. Kenapa kendaraan kok nggak boleh masuk? Karena kondisi jalan agak terjal dan rusak parah. Tapi dengan VIAR Cross X 200 SE semuanya menjadi mudah.

National-Park-Explorer-Hari-4-007

Siang itu suasana Situ Gunung cukup sepi, adem, dan sangat sejuk. Hanya ada beberapa pengunjung yang datang. Biasanya Situ Gunung ramai dikunjungi pada akhir pekan. So, kalau mau lebih santai dan puas menikmati Situ Gunung, datang di hari kerja merupakan waktu yang sangat tepat. Sayangnya, sekarang adalah musim kemarau, sehingga air di Situ Gunung berkurang sangat banyak. Apalagi katanya juga terjadi kebocoran pada bendungan. Padahal, sumber air yang utama dari Situ Gunung hanya mengandalkan air hujan dan dari sebuah curug (air terjun) yang debit airnya cukup kecil.

Cukup puas menikmati keindahan alam Situ Gunung, Adventuriderz langsung tancap gas menuju ke arah Cianjur dan Padalarang hingga Cimahi. Ya, Adventuriderz memang hanya mendatangi area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di sisi selatan (Sukabumi) saja dan tidak mengeksplor Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di sisi utara (Bogor) biar rutenya nggak bolak-balik. Adventuriderz setelah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango bakal riding ke ke Taman Nasional Gunung Ciremai.

Sesampainya di Cimahi, Adventuriderz berhenti sejenak di Respiro Store Cimahi untuk beristirahat sejenak sembari bersilaturahim dengan Respiro Crew. Pukul 16.00 WIB perjalanan dilanjutkan ke arah Bandung dan Cileunyi. Jarak antara Cimahi dan Cileunyi yang cuma sekitar 20 kilometer itu ditempuh dalam waktu dua jam. Macetnya wilayah Bandung dan sekitarnya sekarang ini memang luar biasa. Adventuriderz lagi-lagi mampir sejenak di Respiro Store Cinunuk, tepatnya di Jalan Cinunuk No. 200C, Cileunyi. Monggo kalau sobat mau mampir untuk lihat-lihat. Respiro Crew di sana juga demen touring kok, asyik diajak ngobrol. Si tetehnya juga cantik.. Heuheu…

Pukul 19.30 WIB, Adventuriderz pamitan dengan Respiro Crew Cinunuk karena masih harus melanjutkan perjalanan dengan lokasi istirahat di Sumedang atau Majalengka, mana yang lebih memungkinkan. Setelah riding dari Cileunyi ternyata Adventuriderz lebih memilih bermalam di Sumedang karena hari sudah malam plus badan sudah lelah.

National-Park-Explorer-Hari-4-014