Review VIAR Cross X 200 SE (1): Desain, Fitur, dan Spesifikasi


VIAR-Cross-X-200-SE-Tri-Setyo-Wijanarko-004

Sobat Adventuriderz, mulai hari ini saya akan mengulas mengenai motor trail buatan lokal, VIAR Cross X 200 SE. Setidaknya saya telah bercengkerama dengan motor ini selama tiga bulan (Agustus-November 2015), dengan 23 hari di antaranya untuk melakukan ekspedisi National Park Explorer, yakni mengelilingi taman nasional yang ada di Pulau Jawa sejauh 4.000 kilometer, baik itu on road maupun off road. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada PT Triangle Motorindo (VIAR Motor Indonesia) yang sudah sudi memberikan pinjaman unit motor Cross X 200 SE.

Pada review VIAR Cross X 200 SE kali ini saya memang sengaja memecahnya menjadi beberapa seri tulisan, biar nggak terlalu panjang dan bisa mengulas bagian per bagian lebih mendetail. Nah, untuk bagian pertama saya akan membahas mengenai desain, spesifikasi, dan built quality dari motor yang dibandrol dengan harga Rp 20.620.000 ini. Seperti apa penjelasannya? Mari disimak!

Desain

Soal desain, mestinya nggak ada lagi yang ragu kalau VIAR Cross X 200 SE terlihat ganteng, gagah, dan jangkung. Hal itu ditopang oleh ban motor berukuran 18-21 inch dan suspensi depan upside down yang membuatnya begitu kekar. Bagaimana kalau disandingkan dengan motor trail milik pabrikan Jepang? Rasanya nggak kalah keren mas bro. Headlamp-nya sendiri memang cenderung mirip dengan produk buatan KTM. Tapi ya cukup okee laaah…

Fitur

Sebagai motor trail, VIAR Cross X 200 SE memang memiliki harga yang cenderung murah. Gimana nggak? Lha wong harganya cuma Rp 20 juta lebih sedikit. Walaupun murah, bukan berarti membuat motor ini minim fitur. Coba saja tengok bagian suspensi depan sudah menggunakan model upside down, suspensi belakang mono shock dengan link (Unitrack), hingga swingarm yang memberikan kesan kekar, nggak cuma kotak yang terlihat ringkih. Masih ada lagi? Masih dong… Meskipun terkesan sepele, VIAR Cross X 200 SE rupanya sudah memiliki gear indicator pada bagian dashboard. Sangat membantu ketika akan melakukan shift up maupun shift down! Selain itu, di bagian bawah mesin sudah dilengkapi dengan engine guard, jadi nggak perlu khawatir kalau terkena benturan batu saat off road, plus behel belakang sudah tersedia di unit ini.

VIAR-Cross-X-200-SE-Tri-Setyo-Wijanarko-014

Spesifikasi

Untuk spesifikasi, kita bahas di sektor mesin dulu ya mas bro… VIAR Cross X 200 SE ini mengusung mesin satu silinder 4-stroke, SOHC, dengan kubikasi 200 cc. Mesin ini diklaim oleh VIAR mampu mengeluarkan tenaga hingga 10 kW/7.500 rpm dan torsi sebesar 13,5 Nm/7.000 rpm. Mesin ini dihubungkan ke roda belakang dengan transmisi manual 5-percepatan. Memang nggak ada yang cukup wah dengan mesin VIAR Cross X 200 SE. Tapi motor ini memiliki potensi tenaga yang cukup meledak-ledak. Nggak percaya? Nanti kita buktikan ya! Hehehe…

Di sektor lainnya, VIAR Cross X 200 SE sudah menggunakan suspensi upside down di bagian depan mas bro. Kalau di sektor suspensi belakang menggunakan mono shock dengan sitem Unitrack. Bagian roda menggunakan velg aluminium dan ban IRC Motocross berukuran 100/100-18 (belakang) dan 80/100-21 (depan). Artinya apa? Mas bro nggak perlu lagi ganti ban ketika membeli motor ini untuk keperluan off road. Tinggal gas langsung saja karena bannya memang sudah tergolong ban off road, bukan ban dual purpose seperti produk brand Jepang.

Pada bagian pengereman nggak perlu khawatir lagi karena sudah dilengkapi dengan rem cakram baik di depan maupun belakang. Tangki bahan bakarnya sendiri berkapasitas 5,5 liter dan bobot kosong motor adalah 117 kilogram. Mungkin yang menjadi sedikit ganjalan bagi kebanyakan rider di Indonesia adalah tinggi motor. Yups, ketinggian jok VIAR Cross X 200 SE hingga ke tanah mencapai 890 mm. Memang bakal bikin kerepotan para rider dengan tubuh pendek. Tapi inilah motor trail full frame, harus tinggi!


Oh ya, meskipun VIAR Cross X 200 SE sangat berorientasi off road, tapi nyatanya motor ini road legal. Artinya, mas bro bisa menggunakan motor ini di jalan raya karena sudah dilengkapi dengan lampu utama, lampu belakang, kaca spion, lampu sign, hingga klakson. Tentu saja dalam pembelian VIAR Cross X 200 SE sudah dilengkapi dengan surat-surat agar kendaraan ini legal digunakan di jalan raya, seperti Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Next saya akan bahas komparasi fisik antara VIAR Cross X 200 SE dan Kawasaki KLX150L. So, stay tuned ya!


Advertisements