Kalau AHM Jual Motor Trail 150 cc, CRF150L Bisa Jadi Pilihan Tepat

Honda-CRF150F-2015-004

Mas bro, kabar mengenai rencana Astra Honda Motor (AHM) yang akan memasarkan motor trail di Indonesia memang seperti main layangan. Tarik ulur nggak ada habisnya. Memang sih, banyak pecinta motor trail yang berharap AHM ikutan nyemplung di segmen ini. Sekarang pasar motor trail di Indonesia masih dikuasai oleh Kawasaki lewat KLX150 series. Selebihnya paling brand-brand lokal seperti VIAR dan Gazgas.

Di pasar motor global, produk motor trail Honda tergolong banyak dan menjadi salah satu favorit para rider di berbagai belahan dunia, sebut saja CRF150F, CRF230F, CRF250X, dan CRF450X di segmen enduro; CRF150R, CRF250R, dan CRF450R yang menyasar segmen balap motocross; serta CRF250L dan XR650L di segmen motor dual sport. Motor trail mana yang sebaiknya dipasarkan AHM di Indonesia?

Kalau menurut saya sih yang paling masuk akal ya tipe dual sport CRF150L. Memang motor ini nggak ada di produk global Honda yang sudah disebutkan tadi. Tapi tentu saja AHM bisa membuatnya dengan basis CRF150F yang sudah terkenal bandel dan bertenaga. Mesin CRF150F sepertinya juga nggak jauh beda dengan Honda Verza yang dipasarkan oleh AHM sebagai street bike, masih mengusung warisan Honda GL series. Bedanya Verza sudah menganut sistem pembakaran injeksi, sedangkan CRF150F masih mengandalkan karburator. Yups, CRF150F yang ada di pasar global itu tinggal ditemplokin dengan lampu utama, lampu belakang, lampu sign, speedometer, klakson, hingga fender belakang sebagai holder plat nomor. Tentu saja AHM mesti jual motor ini dalam bentuk road legal lengkap dengan surat-surat untuk berkompetisi dengan Kawasaki KLX150 series. Untuk mesin idealnya memang pakai mesin Verza yang sudah injeksi agar lolos standar emisi Euro 3 dan menyamakan dengan motor AHM lainnya yang semua sudah injeksi.

Kenapa kok mesti road legal? Soalnya bisa menarik konsumen yang lebih luas dari berbagai macam kalangan mas bro. Kalau misalnya cuma dalam bentuk off the road (no paper), tentu saja konsumennya cuma berasal dari kalangan pecinta off road. Kalau dijual dalam bentuk road legal, siapapun bisa menggunakannya, termasuk untuk kendaraan operasional sehari-hari. Coba deh tengok, sekarang banyak sekali KLX150 series berkeliaran di jalanan meski ridernya nggak demen main off road. Artinya, motor dual sport memang cukup praktis dan enak buat kendaraan sehari-hari. Ground clearance yang tinggi dan suspensi empuknya memang nyaman untuk sebagian besar kondisi jalan di Indonesia yang masih banyak bolongnya plus sering banjir.

Seandainya AHM bersedia membuat CRF150L (versi dual sport dari CRF150F) dan menjualnya dengan harga Rp 30 jutaan seperti KLX150, pasti Kawasaki kalang kabut. Pertama, nama besar Honda bisa menjadi jaminan kepercayaan. Kedua, mesin CRF150F/Verza tergolong sangat bandel, powerful, perawatan mudah, dan banyak common parts. Terakhir, jaringan penjualan dan after sales service Honda yang jauh lebih luas daripada Kawasaki juga menjadi pertimbangan pembeli. Oh ya, sebagai teman CRF150L yang dibuat lokal, nggak ada salahnya kalau AHM juga impor CRF250L sebagai produk flagship di segmen trail!

Honda-CRF150F-2015-002


Advertisements