WR250R Jadi Motor CBU Paling Laris dari Yamaha Indonesia


Yamaha-WR250R-002-a

Selamat siang mas bro. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sudah meluncurkan motor dual sport WR250R sejak akhir Februari 2015. Motor ini pertama kali dijual dengan harga Rp 93 juta on the road Jakarta, tapi kemudian harga WR250R sudah naik menjadi Rp 103 juta. Harga yang sebenarnya tergolong mahal untuk ukuran motor dual sport 250 cc. Terus bagaimana penjualan WR250R dengan harga yang semahal itu? Apakah laris? Atau malah kurang laku?

Seperti ditulis oleh Tabloid Motor Plus, sejak diluncurkan hingga November 2015, Yamaha berhasil menjual 40 unit WR250R di Indonesia. Angka itu sekaligus membuat WR250R menjadi motor CBU (completely built up/impor) paling laris yang dijual oleh Yamaha Indonesia. Secara total, Yamaha berhasil menjual 125 unit motor CBU. Artinya, 32 persen penjualan Yamaha CBU disumbang oleh WR250R, sedangkan 68 persen sisanya diisi oleh deretan moge Yamaha seperti YZF-R1, YZF-R6, MT-09, dan TMAX.

Kalau diperhatikan sekilas, angka penjualan sebanyak 40 unit untuk WR250R atau berkontribusi terhadap 32 persen penjualan Yamaha CBU memang terlihat besar. Tapi sayangnya penjualan itu nggak benar-benar besar mas bro. Malah tergolong sangat kecil, jauh dari target yang dicanangkan oleh Yamaha. Pada saat peluncuran, WR250R ditargetkan terjual 100 unit per tahun. Angka ini juga nggak besar, cuma perlu jual rata-rata 8-9 unit per bulan. Nah, kalau dihitung dari akhir Februari sampai dengan akhir November 2015 (9 bulan) cuma laku 40 unit, berarti rata-rata Yamaha cuma bisa menjual 4-5 unit WR250R per bulan atau hanya separo dari target.

Sebenarnya seretnya penjualan WR250R yang jauh dari target itu sudah bisa diprediksi. Faktor utama tentu saja soal harga yang kelewat mahal. Diluncurkan dengan harga Rp 93 juta, kini harga WR250R sudah naik jadi Rp 103 juta. Sebuah harga yang sangat mahal kalau dibandingkan dengan motor dual sport 250 cc lainnya seperti Kawasaki KLX250S yang masih nongkrong di angka Rp 63 jutaan. Memang WR250R memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan KLX250S, seperti power dan torsi yang lebih besar. Tapi untuk membayar Rp 40 juta lebih mahal itu rasanya juga kurang masuk akal. Bagi yang konsumen demen main off road, baik enduro atau motocross, juga nggak akan beli motor dual sport seperti WR250R. Mereka bakal lebih memilih motor yang memang untuk enduro (WR250F) atau motocross (YZ250F). Kedua motor ini memiliki tenaga lebih besar, sasis lebih rigid, dan bobot lebih enteng, dengan kisaran harga yang sama dengan WR250R dan banyak dijual oleh importir umum (IU).


Advertisements