2015, KLX150 Jadi Tulang Punggung Kawasaki Keluar dari Masa Kritis


New-Kawasaki-KLX150-006

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mengakui kalau 2015 menjadi tahun yang cukup berat bagi industri motor di Indonesia. Kawasaki yang lebih banyak menjual moge pun terpaksa harus terseok-seok. Di awal tahun pabrikan yang identik dengan warna hijau ini menargetkan bisa menjual 137.000 unit motor. Namun, target itu kemudian direvisi menjadi 116.000 unit motor, meskipun hingga akhir tahun nanti Kawasaki diperkirakan bisa menjual sebanyak 118.000 unit.

Deputy Head Sales and Promotion KMI Michael Chandra Tanadhi mengungkapkan ada beberapa produk yang berhasil membuat Kawasaki keluar dari zona kritis di tahun 2015. Apakah itu? Ternyata bukan Ninja 250 atau deretan moge mentereng yang dijual oleh Kawasaki, melainkan produk motor trail KLX150 series yang berjibaku bersama dengan Ninja 150 series! “Kami masih bisa bertahan berkat model-model andalan kami tetap diterima dan meraih penjualan yang baik. KLX series masih menjadi tulang punggung. Ninja 2-tak juga masih diminati,” ungkapnya.

Kehadiran New KLX150 dan New D’Tracker di tahun 2015 ini memang membawa angin segar bagi Kawasaki. Desainnya yang keren ditambah lagi sudah menggunakan suspensi upside down membuat New KLX150 dan New D’Tracker begitu memikat. Nggak heran kalau penjualan KLX150 series maupun varian turunannya (D’Tracker) begitu moncer di tahun 2015. Kondisi yang sama sepertinya juga masih akan terjadi di tahun 2016, di mana KLX150 series masih menjadi tulang punggung penjualan Kawasaki di Indonesia.


Advertisements