• Home »
  • Article »
  • Menghadiri Ulang Tahun Keempat Jatimotoblog, Ramai Banget Bro! (1/2)

Menghadiri Ulang Tahun Keempat Jatimotoblog, Ramai Banget Bro! (1/2)

Ulang-Tahun-Keempat-Jatimotoblog-003

Sekitar seminggu yang lalu (lebih dikit), tepatnya pada 19-20 Desember 2015, saya ikut menghadiri ulang tahun keempat komunitas blogger otomotif Jawa Timur atau yang dikenal dengan sebutan Jatimotoblog. Acara ulang tahun yang keempat Jatimotoblog itu sendiri digelar di Pacet, Mojokerto, wilayah dataran tinggi di lereng Gunung Welirang yang punya udara sejuk dan pemandangan cantik. Selain itu, Pacet juga dikenal dengan pemandian air panasnya yang tak pernah sepi pengunjung, terutama di akhir pekan atau musim liburan. Gimana serunya acara ulang tahun keempat Jatimotoblog? Yuk simak!

Hari Pertama

Acara kumpul-kumpul blogger otomotif di ulang tahun keempat Jatimotoblog memang direncanakan selama dua hari. Hari pertama bisa dikatakan merupakan hari kedatangan para blogger. Saya sendiri berangkat dari Surabaya menuju Pacet pada Sabtu, 19 Desember 2015, sekitar pukul 15.00 WIB. Memang saya nggak bareng temen-temen dari Surabaya untuk menuju Pacet. Mereka kebanyakan berangkat pada malam hari, sedangkan waktu itu terlihat langit sudah sangat mendung, jadi saya memilih berangkat lebih dahulu.

Untuk menuju Pacet, saya ditemani si merah Benelli TNT 250. Keluar kota Surabaya pada hari Sabtu siang menjelang sore bisa dikatakan sangat menyiksa, macet di mana-mana. Jalan baru sedikit longgar ketika sampai di Trosobo. Di Krian, saya sempat berhenti sejenak mengisi bahan bakar si merah. Setelah itu langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi ke arah Mojosari dan Pacet. Sayangnya ketika sampai Mojosari, mendung semakin tebal, gerimis tipis pun mulai turun. Ya sudah minggir dulu mampir Indomaret Mojosari. Nggak lama kemudian benar-benar turun hujan lebat.

Saya baru melanjutkan perjalanan ke Pacet setelah hujan benar-benar reda. Kebetulan sekali langit sudah gelap. Bukan karena mendung, tapi memang karena sudah lepas waktu magrib. Kondisi jalan yang basah dan menanjak membuat saya ekstra hati-hati. Nggak bisa betot gas seenaknya seperti ketika jalan masih kering. Sesampainya di Pacet, saya mampir dulu di sebuah warung nasi goreng depan terminal. Ya hitung-hitung untuk mengganjal perut. Maklum dalam kondisi hujan seperti itu plus udara dingin membuat perut terasa lebih cepat lapar. Oh ya, jarak antara Surabaya dan Pacet kurang lebih sekitar 50-60 kilometer saja. Dalam kondisi normal, dari Surabaya ke Pacet bisa ditempuh dalam waktu 2 jam dengan gaya riding santai.

Sekitar satu jam kemudian teman-teman rombongan dari Surabaya seperti Angga (Ndeso94.com), Madev (Mariodevan.com), Hendy (Johnhendyofmars.wordpress.com), dan Kang Majid (Cicakkreatip.com), memberikan kabar kalau sudah sampai di Pacet. Ya sudah deh langsung meluncur ke titip kumpul Alfamart Pacet. Di sana ternyata Mas Munif (Munivmotoblog.com) sebagai tuan rumah plus panitia sudah menjemput. Kami pun digiring ke rumah dinas Mas Munif sembari menunggu teman-teman yang lainnya datang.

Di rumah dinas Mas Munif ini kembali bertemu dengan rekan-rekan dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti dari Kediri ada Mbak Novie dan Mas Marnu (Bikershoot.com); WakJoo (djoshe.wordpress.com) dari Mojokerto; dari Malang ada Mbah Wiro (Nyobamoto.com), Om Puns (Bikersoak.wordpress.com), Kang Fauzi (Fncounter.com), Kang Arif (Arifdadot.com), Taufik (Wongserut.wordpress.com); Mas Agus (Motomazine.com) dari Ponorogo; serta Mas Kemal (Masdaniblog.com) dari Surabaya tapi berangkat sejak pagi karena mau jalan-jalan dulu.

Ulang-Tahun-Keempat-Jatimotoblog-001

Sekitar pukul 21.00, kami meluncur ke vila melewati jalan baru yang cukup aduhai, penuh dengan turunan dan tikungan super tajam. Lumayan nih buat pemanasan. Sampai di vila, ternyata sudah ada Ipan juragan (Pertamax7.com) yang sudah jauh-jauh datang dari Wonogiri. Ipan katanya sih nunggu vila sejak sore. Hahaha… Kegiatan di vila diisi dengan acara ngobrol-ngobrol dengan teman-teman blogger. Apalagi banyak juga yang sudah lama nggak ketemu. Bisa dibilang temu kangen lah. Kemudian dilanjutkan dengan acara potong tumpeng, makan bareng, dan sambutan dari Mbah Wiro selaku sesepuh Jatimotoblog, karena kebetulan kepala suku Jatimotoblog, Kang Heri, nggak bisa hadir malam itu. Kang Heri baru hadir keesokan harinya. Dengan acara tumpengan ini, berarti sudah sah Jatimotoblog menginjak usia yang keempat. Semakin tua semoga semakin solid dan terus berkembang menjadi lebih besar.

Setelah acara tumpengan dan makan bareng merupakan acara bebas. Yang mau tidur ya tidur, yang mau ngobrol ya monggo, yang mau berendem di kolam air panas silakan. Sebagian besar rekan-rekan memang tidur, namun nggak sedikit pula blogger yang memanfaatkan waktu luang ini untuk test ride motor yang dibawa oleh blogger lainnya. Apalagi kalau motor itu belum pernah dicoba, pasti bakal jadi target test ride yang utama. Selain itu, di acara bebas ini masih ada pula beberapa blogger yang berdatangan, seperti Mas Wenda, Mas Amama, Mas Heru Oonk, Mas Gesang, dan lain-lain.

Setelah test ride motor, malam itu saya bersama dengan beberapa rekan blogger lainnya menuju ke kolam air panas. Bukan mau berendam ya, tapi cuma mau ngopi sambil makan jagung bakar di warung-warung depan kolam air panas. Toh malam itu sudah menunjukkan pukul 24.00 kalau nggak salah. Nah, di situ saya baru tahu kalau Pacet begitu ramai di akhir pekan. Saya sih sering ke Pacet, tapi cuma lewat aja ketika ke Batu. Nggak pernah mampir, jadi nggak begitu ngeh kalau tempat ini begitu hidup, bahkan ketika sudah lewat tengah malam sekalipun. Masih ramai banget mas bro! Sekitar pukul 02.00 dini hari kami pulang ke vila. Sudah ngantuk dan mau tidur, apalagi di pagi hari masih lanjut ke acara berikutnya yang cukup padat. Untuk acara di hari kedua nanti saya tuliskan di postingan terpisah ya…

Ulang-Tahun-Keempat-Jatimotoblog-002


Advertisements