Kawasaki Ikut Buka Suara Terkait Perceraian dengan Bajaj


Bajaj-Pulsar-200-NS-001

Mas bro, brand asal India, Bajaj, memang sudah hengkang dari Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Tapi Bajaj sebenarnya nggak hengkang sepenuhnya karena masih menitipkan salah satu produknya, Pulsar 200 NS, melalui Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Tapi sepertinya hubungan antara Bajaj dan KMI kayak jodoh yang dipaksakan. Kenapa? KMI nggak bener-bener niat menjual Pulsar 200 NS. Kesepakatan kerja sama terjadi antara Bajaj Auto Limited (BAL) asal India yang menjadi prinsipal Bajaj dan Kawasaki Heavy Industry (KHI) dari Jepang yang merupakan prinsipal KMI. KMI pun hanya pasrah menerima keputusan dari dua prinsipal itu.

Sekarang sudah santer beredar kabar yang mengatakan kalau koloborasi antara Bajaj dan Kawasaki di Indonesia bakal diakhiri. Memang ini bukan isapan jempol belaka, tapi bisa dikatakan sudah positif! Rencananya, Bajaj akan kembali lagi ke pasar Indonesia, tentunya tidak bersama Kawasaki/KMI. Ntah dengan siapa, belum diputuskan mas bro. Terus gimana nasib penjualan Pulsar 200 NS di jaringan Kawasaki sekarang ini?

Deputy Department Head Sales & Promotion KMI Michael Chandra Tanadhi mengatakan seperti dikutip dari Otomotifnet bahwa Pulsar 200 NS masih tetap dijual, dan pihaknya masih belum tahu sampai kapan Pulsar 200 NS tersedia di dealer Kawasaki. “Sampai saat ini Pulsar masih dijual di dealer kami, tapi memang tidak ada tipe baru, hanya Pulsar 200 NS saja. Karena sejak pertama masuk yang bikin keputusan pusat dan pusat, jadi antara Jepang (KHI) dan India (BAL), kami hanya melaksanakan. Misal ada kesepakatan baru kami belum dengar, jadi belum bisa komentar lebih lanjut,” kata Michael.

Walaupun tidak diungkapkan secara gamblang, dari pernyataan di atas mungkin bisa disimpulkan kalau penjualan Pulsar 200 NS di jaringan dealer KMI seperti jodoh yang dipaksakan. Artinya KMI cuma manut saja atas perintah dari prisipal di Jepang, KHI, selaku pemegang saham utama KMI. Nggak heran kalau akhirnya penjualan Pulsar 200 NS seret. Bahkan untuk target 300 unit per bulan saja susah. Padahal kalau dari sisi spesifikasi, Pulsar 200 NS begitu mengesankan untuk motor dengan harga Rp 24 jutaan. Tapi kini nggak sedikit dealer yang terpaksa mengobral harga Pulsar 200 NS, bahkan dengan iming-iming diskon mencapai Rp 7 juta atau lebih. Ngilu memang melihat nasib Pulsar 200 NS ke Indonesia. Kalau langsung ditangani oleh Bajaj, apakah akan lebih baik? Hanya waktu yang bisa menjawabnya…

Bajaj-Pulsar-200-NS-002


Advertisements