• Home »
  • Article »
  • Balapan di Atas Kertas: Apache RTR 200 4V, Pulsar 200 NS, dan Duke 200…

Balapan di Atas Kertas: Apache RTR 200 4V, Pulsar 200 NS, dan Duke 200…

Comparation-Spec-TVS-Apache-RTR-200-vs-Bajaj-Pulsar-200-NS-vs-KTM-Duke-200-001

Pabrikan motor asal India, TVS, telah resmi meluncurkan motor baru Apache RTR 200 4V di Indonesia pada 20 Januari 2016 lalu. Dari segi marketing, Apache RTR 200 4V digunakan oleh TVS sebagai upaya untuk menggerogoti market motor sport 150 cc yang kini masih dikuasai oleh dua brand Jepang, Honda dan Yamaha, melalui CB150R dan V-Ixion. Itu bisa dilihat dari bandrol harga yang ditawarkan oleh TVS untuk Apache RTR 200 4V sebesar Rp 23,9 juta on the road Jakarta, meskipun dari sisi spesifikasi dan performa Apache RTR 200 4V jauh lebih unggul dibandingkan dengan produk dari duo Jepang.

Akan tetapi, dari segi spesifikasi dan performa, TVS Apache RTR 200 4V ini lebih layak disandingkan dengan dua motor 200 cc lainnya yang berasal dari India, yaitu Bajaj Pulsar 200 NS dan KTM Duke 200. Lho, KTM Duke 200 kok dari India? Memang benar KTM merupakan salah satu brand motor ternama di dunia yang berasal dari Austria. Namun, produksi KTM Duke 200 dilakukan di plant Bajaj di India. So, nggak ada salahnya kalau saya menyebut KTM Duke 200 juga merupakan motor India. Cocok sudah, tiga motor sport 200 cc asal Negeri Bollywood saling adu jotos!

Comparation-Spec-TVS-Apache-RTR-200-vs-Bajaj-Pulsar-200-NS-vs-KTM-Duke-200

Terus siapa yang lebih unggul dari ketiganya? Kebetulan saya sudah membuat tabel perbandingan spesifikasi antara TVS Apache RTR 200 4V, Bajaj Pulsar 200 NS, dan KTM Duke 200. Di sana bisa dilihat KTM Duke 200 jelas lebih unggul segala-galanya dibandingkan dengan TVS Apache RTR 200 4V dan Bajaj Pulsar 200 NS. Mulai dari power, torsi, hingga fitur, KTM Duke 200 meninggalkan dua lawannya itu. Tapi tentu saja hal itu mesti ditebus dengan harga yang mahal. Di Indonesia KTM Duke 200 non-ABS dijual dengan harga Rp 51 juta, sedangkan versi ABS dijual dengan harga Rp 58 juta, sebuah harga yang mencapai lebih dari dua kali lipat harga TVS Apache RTR 200 4V maupun Bajaj Pulsar 200 NS.

KTM-Duke-250-002

Nah, paling apple-to-apple adalah membandingkan antara TVS Apache RTR 200 4V dengan Bajaj Pulsar 200 NS. Sebelum launching, memang sempat terdengar kabar yang mengatakan TVS Apache 200 4V bakal menjadi KTM Duke 200 killer dengan power yang mencapai 26 PS dan torsi 23 Nm. Sayangnya itu hanya imaginasi belaka mas bro. Ketika diluncurkan, power TVS Apache RTR 200 4V hanya 21 PS/9.000 rpm dan torsi 17,5 Nm/7.000 rpm, ditambah dengan bobot motor dalam kondisi isi mencapai 148,5 kg.

Ternyata performa yang diklaim oleh TVS ini belum bisa mengalahkan klaim spesifikasi Bajaj Pulsar 200 NS. Motor yang kini masih dipasarkan oleh Kawasaki Motor Indonesia itu bisa mengeluarkan tenaga mencapai 23,52 PS/9.500 rpm dan torsi 18,3 Nm/8.000 rpm. Dari perhitungan power to weight ratio (PWR) dan torque to weight ratio (TWR), sudah sangat jelas Bajaj Pulsar 200 NS lebih unggul melawan TVS Apache RTR 200 4. Itu balapan di atas kertas lho ya. Lebih menarik lagi karena Bajaj Pulsar 200 NS sudah dilengkapi transmisi 6-percepatan dan pendingin radiator, ketimbang TVS Apache RTR 200 4V yang masih mengandalkan transmisi 5-percepatan dan sistem pendingin udara plus oli. Realnya, untuk penggunaan sehari-hari ini, apalagi untuk kendaraan komuter di kota, mungkin nggak ada perbedaan antara TVS Apache RTR 200 4V dan Bajaj Pulsar 200 NS. Toh selisih performanya nggak terlalu jauh.

TVS-Apache-200-016

Lalu, motor mana yang layak untuk dibeli? Tergantung dari selera dan duit masing-masing mas bro. Kalau pengen motor yang ganteng, moge look, fitur melimpah, dan eksklusif, tentu saja KTM Duke 200 layak dipertimbangkan dengan konsekuensi harga yang mahal. Bahkan harga satu unit TVS Apache RTR 200 4V ditambah dengan Bajaj Pulsar 200 NS saja belum cukup buat meminang KTM Duke 200. Kalau pengen motor murah dan berperforma tinggi dengan harga yang terjangkau, pilihan ada di antara TVS Apache RTR 200 4V dan Bajaj Pulsar 200 NS. Dalam kondisi normal keduanya memiliki harganya yang sama, yaitu Rp 23,9 juta on the road Jakarta.

Khusus untuk Bajaj Pulsar 200 NS, banyak dealer yang sudah memberikan diskon terhadap motor ini. Diskon itu mulai dari Rp 6-7 juta, hingga hadiah langsung HP iPhone 6S untuk pembelian Bajaj Pulsar 200 NS. Ya nggak mengherankan, nasib Bajaj Pulsar 200 NS sekarang sedang diujung tanduk lantaran Bajaj akan menghentikan kerja sama pemasaran dengan Kawasaki. Dengan asumsi ada diskon besar itu, Bajaj Pulsar 200 NS memang memiliki value yang sangat baik dari segi price vs performance, meskipun untuk jangka panjang bakal dihantui permasalahan sulitnya mendapatkan suku cadang.

Bajaj-Pulsar-200-NS-002


Advertisements