Tes Harian Benelli TNT 250 (7): Sebuah Kesimpulan…

Benelli-TNT-250-Adventuriderz-045

Mas bro, bisa mencicipi motor Benelli TNT 250 untuk pengetesan harian selama sekitar dua minggu memang menjadi pengalaman yang sangat menarik. Dari sana saya bisa menggali keunggulan dan kelemahan dari Benelli TNT 250 berdasarkan pengalaman riding sehari-hari, bukan membuat kesimpulan berdasarkan pengalaman riding sesaat atau sekedar berputar-putar di halaman parkir saja. Terus bagaimana kesimpulan riding harian dengan Benelli TNT 250?

Benelli TNT 250 tergolong motor sport yang cukup bersahabat untuk riding harian, paling nggak kalau dibandingkan dengan motor sekelas. Jangan dibandingkan dengan motor bebek atau matic lho ya… Yang membuat nyaman tentu saja ergonominya bersahabat karena posisi duduk cukup rileks, nggak terlalu bungkuk. Kemudian jok Benelli TNT 250 memang sangat nyaman dan membuat betah berlama-lama riding di atas motor. Dalam kondisi berhenti, memang motor ini sangat berat. Tapi hal itu tidak terjadi kalau motor sudah berjalan. Mau meliuk-liuk di tengah kemacetan pun nggak ada masalah. Mesin motor pun tetap adem, nggak ada kendala overheat karena radiator bisa berfungsi dengan sangat baik!

Lebih menarik lagi ketika motor digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Asli super nyaman mas broooo… Alasannya ya karena posisi duduknya nyaman, membuat badan nggak cepat pegal. Ditambah dengan jok yang super nyaman, riding jarak jauh ratusan kilometer pun dijamin nggak cepet capek. Selain itu, sensasi riding menggunakan Benelli TNT 250 benar-benar baru terasa ketika digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Banyak yang bilang tarikan motor ini lemot. Memang agak susah menampik hal itu. Memang begitulah karakter Benelli TNT 250, lemot di putaran bawah, namun begitu beringas di putaran atas. Yups, tenaga baru benar-benar keluar ketika kita menggeber gas di atas 8.000 rpm. Di sana tenaga dan torsi baru benar-benar menggila, seperti ada dorongan turbo yang menghentak. Tentu saja sensasi ini sulit didapatkan ketika motor dipakai sebagai kendaraan komuter di kota yang umumnya macet.

Kesimpulannya, Benelli TNT 250 sangat layak dipinang kalau mas bro ingin tampil beda. Motor ini nggak pasaran seperti para kompetitornya sesama 250 cc. Apalagi Benelli TNT 250 lebih terlihat moge look dengan mengaplikasikan ban yang jauh lebih besar, serta mengadopsi suspensi depan upside down dan rem depan twin-disc brake. Apalagi suara mesin Benelli TNT 250 yang dua silinder itu benar-benar khas, malah cenderung mirip seperti suara motor empat silinder yang sangat merdu. Dijamin moge-moge 650 cc dua silinder pun bakal iri dengan suara Benelli TNT 250. Saat ini fitur-fitur itu tergolong barang langka di kelas motor sport 250 cc. Selain itu, Benelli TNT 250 juga cocok buat mas bro yang demen touring jarak jauh karena bener-bener nyaman! Kalau ada kegalauan bagi yang ingin meminang Benelli TNT 250 adalah karena jaringan 3S yang masih sedikit, ragu dengan ketersediaan spare part, dan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan kompetitor asal Jepang (area Surabaya).

Benelli-TNT-250-Adventuriderz-036

Keunggulan:

  • Riding position nyaman
  • Jok empuk
  • Ban lebih besar
  • Rem depan twin-disc brake
  • Suspensi depan upside down
  • Suara merdu seperti mesin empat silinder

Kelemahan:

  • Akselerasi kurang gegas
  • Bobot paling berat dibandingkan dengan kompetitor
  • Jaringan 3S minim
  • Harga lebih mahal dari kompetitor (area Surabaya)

Ulasan Sebelumnya:

Benelli-TNT-250-Adventuriderz-044


Advertisements