Helm yang Sudah Berusia 5 Tahun Sebaiknya Dipensiunkan


Helm-Adventure-004

Helm merupakan piranti yang sangat penting dan wajib melekat di tubuh pengendara ketika mengendarai motor. Kalau menggunakan piranti lain seperti sarung tangan, jaket, atau sepatu hukumnya sunah, menggunakan helm ini hukumnya wajib mas bro, karena sudah tertuang di dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bukan apa-apa, kalau terjadi insiden misalnya kecelakaan, diharapkan kepala menjadi organ tubuh yang dapat terlindungi dengan maksimal.

Nah, tahu kah mas bro kalau helm juga punya umur, ada kadaluarsanya. Kalau sudah kadaluarsa tentu saja tidak bisa berfungsi dengan maksimal meskipun secara fisik masih terlihat bagus. Secara umum, helm akan kadaluarsa setelah berumur 5 tahun sejak diproduksi. Kenapa kok bisa kadaluarsa? Sebenarnya yang bikin kadaluarsa itu bahan styrofoam yang ada di bagian dalam helm dengan fungsi meredam benturan. Kalau sudah berumur lebih dari 5 tahun, styrofoam ini nggak elastis lagi. Imbasnya ketika terjadi benturan bukannya meredam, tapi malah penyok.

Apakah styrofoam bisa diganti? Ini sulit dilakukan mas bro karena butuh kepresisian dan bahannya juga nggak sembarangan. Memasang styrofoam di helm nggak asal-asalan. Jadi, kalau helm sudah berumur lebih dari 5 tahun sebaiknya diganti mas bro, beli yang baru. Helm yang lama bisa jadi pajangan atau jadi koleksi di rumah. Selain itu, mas bro juga perlu memperhatikan tanggal produksi helm ketika akan membeli. Helm yang bagus biasanya menyertakan tanggal produksi. Kalau sudah mendekati umur 5 tahun sejak diproduksi, sebaiknya jangan dibeli walaupun itu helm baru dan belum pernah dipakai. Kalau ada toko yang menjual helm dengan harga lebih murah dari harga pasaran, nggak ada salahnya kalau dicermati lagi tanggal produksinya. Jangan sampai beli helm murah tapi sudah expired mas bro!

Helm-Adventure-003


Advertisements