Royal Enfield Himalayan Tersedia Dalam Varian On Road dan Off Road

Royal Enfield Himalayan 016

Motor adventure-tourer Royal Enfield Himalayan memang sudah diluncurkan pada 2 Februari 2016 lalu mas bro. Nmaun belakangan diketahui kalau Royal Enfield menyediakan dua varian untuk Himalayan, yaitu tipe on road dan off road. Maksudnya? Mungkin ini meniru strategi BMW Motorrad, KTM, Triumph, dan lain-lain yang menyediakan dua model sekaligus. Misalnya saja BMW Motorrad, menyediakan BMW R 1200 GS yang lebih berorientasi on road dan BMW R 1200 GS Adventure yang punya kemampuan off road lebih baik. Begitu juga KTM yang punya KTM 1190 Adventure (on road) dan KTM 1190 Adventure R (off road).

Dengan menyediakan dua versi sekaligus, maka calon konsumen Royal Enfield Himalayan bisa memilih motor yang sesuai kebutuhan. Kalau motor ini lebih sering dipakai di aspal, tentu saja varian on road yang jadi pilihan utama, sedangkan jika sering dipakai untuk touring adventure dengan melewati berbagai kondisi medan, varian off road layak jadi pilihan. “Royal Enfield Himalayan dirancang khusus dengan tujuan untuk berpetualang dan touring di pegunungan Himalaya. Motor ini cocok untuk para pengendara yang gemar berpetualang dengan motor,” jelas Siddhartha Lal, MD & CEO Eicher Motors Ltd.

Sebagai motor adventure-tourer, mesin Royal Enfield Himalayan tergolong kalem. Dengan mengandalkan mesin LS410 yang berkapasitas 410 cc SOHC, motor ini hanya mampu mengeluarkan tenaga sekitar 25 HP/6.500 dengan torsi 32 Nm/4.000. Tenaganya memang nggak besar, tapi torsinya tergolong sangat nampol. Sepertinya sangat asyik digunakan untuk melibas tanjakan-tanjakan tinggi di pegunungan, karena torsi maksimal yang tergolong besar itu sudah bisa didapat di putaran mesin rendah.

Salah satu hal yang diunggulkan pada Royal Enfield Himalayan terletak pada bagian sasis yang menggunakan model duplex split cradle buatan Harris Performance. Harris Performance sendiri merupakan anak perusahaan Royal Enfield yang berbasis di Inggris dengan tugas mengembangkan dan memproduksi sasis bagi motor Royal Enfield. Selain itu, Royal Enfield mengklaim kalau Himalayan ini low maintenance, dimana perawatan atau servis berkala dan ganti oli bisa dilakukan setiap 10.000 km sekali. So, pemilik Royal Enfield Himalayan nggak perlu rajin-rajin ke bengkel buat servis dan ganti oli. Semakin nggak sabar nih nunggu kehadiran Royal Enfield Himalayan di Indonesia.

Royal Enfield Himalayan 013


Advertisements