Tes Harian Benelli Zafferano 250 (2): Konsumsi Bahan Bakar 27 Km/Liter


Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-002

Ketika mendapatkan unit test ride Benelli Zafferano 250, hal pertama yang ada di dalam otak untuk diuji adalah konsumsi bahan bakar. Bukan apa-apa mas bro, Benelli Zafferano 250 merupakan maxi scooter dengan bobot yang sangat gambot, bobotnya pun lumayan nampol mencapai 155 kilogram. Apalagi mesin yang digunakan berkapasitas 250 cc. Tentu saja membuat siapa saja, termasuk saya, penasaran dengan konsumsi bahan bakar motor ini. Karena banyak orang memandang mesin besar indentik dengan boros. Apakah itu benar? Ya kita buktikan saja yuk!

Untuk pengetesan konsumsi bahan bakar Benelli Zafferano 250, saya memilih menggunakan metode full-to-full biar gampang, nggak perlu nguras tangki bahan bakar. Toh saya menggunakan unit test ride ini dalam waktu yang lama. Nggak perlu berlama-lama, saya langsung membawa Benelli Zafferano ke SPBU Pertamina terdekat dan mengisinya dengan Pertamax (RON 92) sampai penuh. Selanjutnya saya mencatat oddometer yang ada di panel dashboard menunjukkan berapa kilomoter. Ternyata di sana tertera angka 39 km, sekaligus menunjukkan kalau unit test ride ini benar-benar baru. Oh ya, angka di oddometer ketika pengisian bahan bakar yang pertama ini nanti digunakan untuk menghitung jarak tempuh ya mas bro, sedangkan volume pengisian awal nggak usah dihiraukan, yang penting full tank.

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-021

Pengisian awal hingga full tank, oddometer menunjukkan angka 39 km

Terus gimana selanjutnya? Gampang mas bro, saya cuma menggunakan Benelli Zafferano 250 untuk keperluan riding sehari-hari. Mulai dari ngider Kota Surabaya hingga Sidoarjo. Memang kali ini saya nggak jauh-jauh membawa Benelli Zafferano 250, hanya di sekitar wilayah Surabaya dan Sidoarjo saja. Mungkin nggak sedikit yang bertanya-tanya, gimana gaya riding ketika nunggang Benelli Zafferano 250? Kalau saya sih riding secara normal saja. Tau sendiri kan lalu lintas di Surabaya juga sering macet, walaupun masih belum separah Jakarta. Saat lalu lintas ramai ya santai, ketika kosong langsung geber gas. Nggak ada istilahnya eco riding. Apalagi Benelli Zafferano 250 sangat enak buat ngebut. Cepet banget naik di kecepatan 100 km/jam atau lebih. Jadi rasanya sayang kalau pakai motor ini dengan gaya eco riding. Hehehe…

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-023

Benelli Zafferano 250 diajak macet-macetan di Surabaya

Saat saya sudah merasa cukup ngider beberapa hari dengan Benelli Zafferano 250 dan sudah menempuh jarak ratusan kilometer, saya kembali ke SPBU Pertamina yang sama seperti pengisian awal. Tangki bahan bakar kembali diisi sampai penuh. Berdasarkan struk yang saya terima dari petugas SPBU, motor telah diisi dengan Pertamax (RON 92) sebanyak 6,83 liter, sedangkan oddometer saat pengisian kedua ini menunjukkan angka 223 km. Sekarang kita mulai berhitung untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar rata-rata dari Benelli Zafferano 250…

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-022

Pengisian akhir hingga full tank, oddometer menunjukkan angka 223 km dan volume BBM yang diisikan 6,83 liter

  • Jarak tempuh = oddometer akhir – oddometer awal = 223 km – 39 km= 184 km
  • Konsumsi bahan bakar = jarak tempuh / volume pengisian bahan bakar = 184 km / 6,83 liter = 26,939 km/liter.

Jadi bisa disimpulkan, selama beberapa hari menggunakan Benelli Zafferano 250 saya telah menempuh jarak sejauh 183 km dan untuk menempuh jarak sejauh itu saya menghabiskan bahan bakar sebanyak 6,83 liter, sehingga didapatkan konsumsi bahan bakar rata-rata untuk Benelli Zafferano 250 adalah 26,939 km/liter yang bisa kita bulatkan menjadi 27 km/liter. Apakah hasil ini tergolong boros atau irit? Tergantung bagaimana kita memandang mas bro. Kalau dibandingkan dengan skutik 110-150 cc tentu saja lebih boros, tapi kalau dibandingkan dengan motor-motor 250 cc lainnya, termasuk motor sport 250 cc, angka 27 km/liter itu tergolong wajar.

Kalau menurut saya sih ya, sudah sangat lumrah motor berkapasitas mesin 250 cc mendapatkan konsumsi bahan bakar rata-rata 27 km/liter. Sesuailah dengan performa, bobotnya yang berat, dan dimensinya yang besar. Dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 27 km/liter dan kapasitas tangki bahan bakar 12 liter, maka Benelli Zafferano 250 sanggup menempuh jarak 300-320 km dalam sekali isi. Istilahnya kalau mau touring dari Surabaya ke Banyuwangi atau Semarang cukup satu kali isi BBM saja. Nggak perlu bolak-balik mampir ke SPBU mas bro!

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-024

Riding dengan Benelli Zafferano 250 dalam kondisi lalu lintas ramai lancar

Oh ya, perlu saya jelaskan, hasil pengukuran yang saya lakukan ini nggak mutlak. Ada begitu banyak faktor yang membuat hasil pengukuran konsumsi bahan bakar rata-rata sebuah motor bisa berbeda. Faktor-faktor itu bisa meliputi kondisi motor atau mesin, tekanan angin ban, bobot rider, kondisi jalan (macet, lancar, rata, atau banyak tanjakan), jenis bahan bakar yang digunakan pada motor, gaya riding, dan masih banyak lagi faktor lain yang mempengaruhi. So, hasil yang saya dapatkan ini bukan angka pasti. Kalaupun ada perbedaan, kemungkinan angkanya nggak akan jauh. Paling nggak bisa menjadi salah satu tolok ukur sebelum meminang si motor gambot ini.


Advertisements