• Home »
  • Article »
  • Curhat Teman: Beli Kawasaki KLX150 BF Wajib Beli Apparel Senilai Rp 1,5 Juta

Curhat Teman: Beli Kawasaki KLX150 BF Wajib Beli Apparel Senilai Rp 1,5 Juta

New-Kawasaki-KLX150-007

Mas bro, saya cukup kaget ketika mendengar curhatan teman. Sebut saja namanya Paul, bukan nama yang tidak sebenarnya, tinggal di Jogja. Dia pengen beli motor dual sport Kawasaki KLX250S yang harganya lebih dari Rp 60 juta itu. Namun ketika menanyakan ke dealer, barang itu nggak ready stock alias indent. Apesnya, pihak dealer nggak bisa memberikan kepastian kapan dia bisa mendapatkan KLX250S jika memang melakukan indent. Target pun terpaksa dialihkan ke barang yang ready stock, atau paling tidak kalaupun indent ada kepastian waktu yang jelas, syukur-syukur bisa mendapatkan unit dengan cepat. Pilihannya kemudian adalah KLX150 BF yang sudah diluncurkan oleh Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sejak Mei 2015 lalu. Tapi dia kaget ketika sales di sebuah dealer Kawasaki di Jogja mengatakan kalau mau beli KLX150 BF harus satu paket dengan apparel. Whaaaaat???

Memang curhatan itu agak mengejutkan mas bro. Kata teman saya itu, KLX150 BF di Jogja dijual dengan harga Rp 31.100.000. Tapi dia diwajibkan membeli apparel dengan nilai mencapai Rp 1.500.000. Apparel yang disediakan ada lima macam, mulai dari jaket, kaos, jersey, dan lain-lain. Katanya si sales sih ini peraturan dari KMI terhitung mulai dari 15 Februari 2016. Apakah cukup sampai di situ? Ternyata nggak mas bro. Harga Rp 31.100.000 (motor) plus Rp 1.500.000 (apparel) itu belum termasuk biaya lain-lain yang nggak dijelaskan dengan gamblang, sehingga dia perlu mengeluarkan duit senilai Rp 33.500.000 kalau mau meminang KLX150 BF. Paul kemudian coba cek di dealer Kawasaki lainnya di Jogja, tapi hasilnya sama saja, dan sekarang dia belum membuat keputusan apakah jadi beli atau nggak.

KLX150 BF memang menjadi salah satu motor paling laris dari seluruh lineup yang dimiliki oleh Kawasaki. Desain yang fresh dan datang tanpa pesaing membuat Kawasaki menjual KLX150 BF dengan harga yang mahal, mencapai Rp 30 jutaan, walaupun dari segi performa nggak bisa dibilang bagus untuk sebuah motor dual sport. Cuma agak aneh saja ketika konsumen diwajibkan membeli apparel yang belum tentu dibutuhkan dalam paket penjualan. Apalagi konsumen dibebankan oleh biaya siluman yang mencapai Rp 900.000 (Rp 33.500.000 – Rp 31.100.000 – Rp 1.500.000). Teman saya itu sih menyebut Rp 600.000 sebagai bea balik nama, sedangkan Rp 300.000 ini nggak tau biaya apa. Kenapa saya sebut biaya siluman? Karena buat bea balik nama nggak cukup dengan Rp 600.000. Bea balik nama itu biasanya 10 persen dari harga faktur. Kalau dihitung bisa lebih dari Rp 2.000.000. Plus agak aneh juga kalau Kawasaki menjual produk dalam bentuk off the road. Biasanya harga yang dicantumkan oleh Kawasaki adalah harga on the road yang sudah termasuk bea balik nama dan pajak kendaraan bermotor.

Permasalahannya adalah, apakah kewajiban membeli apparel dan biaya yang nggak jelas ini memang kebijakan dari KMI langsung, kebijakan main dealer atau dealer setempat, atau malah ulah nakal dari sales? Sejauh ini sih saya belum mendapatkan kejelasan karena nggak ada akses untuk bertanya ke KMI secara langsung. Mungkin mas bro ada informasi atau pernah mengalami pengalaman serupa? Monggo share aja pengalaman atau ceritanya mas bro!

New-Kawasaki-KLX150-006


Advertisements