Kawasaki Ingin Z125 Pro Sukses Seperti KSR110 Pro… Mungkinkah?

Kawasaki-Z125-005

Belum lama ini Kawasaki Motor Indonesia (KMI) baru saja meluncurkan produk baru yang sangat segmented, yaitu si mungil Z125 Pro. Memasarkan motor mungil nan unik seperti Z125 Pro memang bukan hal yang baru bagi KMI. Sebelumnya pabrikan yang kerap dijuluki sebagai Geng Ijo ini sudah memasarkan KSR110 dan KSR110 Pro yang juga tergolong sebagai motor mungil tapi bukan untuk anak kecil. Bedanya, jika KSR110 series mengusung desain layaknya supermoto, Z125 Pro desainnya berkonsep streetfighter layaknya varian Z series yang dimiliki oleh Kawasaki.

Soal desain, rasanya no complain terhadap Z125 Pro. Walaupun ukurannya mungil, tapi tampilannya bak moge mas bro. Desain kekar, suspensi depan upside down, suspensi belakang mono shock, ban tapak lebar dengan diameter 12 inch, hingga model knalpot underbelly seperti ER-6n merupakan wujud nyata Z125 Pro bisa dikatakan keren. Sayangnya, KMI membandrol Z125 Pro dengan harga yang tergolong tinggi untuk motor dengan spek mesin biasa saja ini. Gimana nggak, Z125 Pro dengan mesin sama persis seperti Athlete 125 tersebut dalam kondisi normal dibandrol dengan harga Rp 30,8 juta on the road Jakarta, sedangkan pada periode promo hingga pertengahan tahun nanti harganya masih berada di angka Rp 29,9 juta. Harganya memang bikin ngilu mas bro… Apalagi kalau dibandingkan dengan KSR110 series yang masih nongkrong di angka Rp 23-24 jutaan… Tentu bedanya jauh bangeeettt… Menariknya, KMI masih ingin penjualan Z125 Pro bisa mendulang sukses seperti KSR110 series. Mungkinkah?

Market motor mungil seperti KSR110 dan Z125 Pro di Indonesia memang masih tergolong kecil. Bahkan amat sangat kecil. Hanya konsumen pehobi dan konsumen yang ingin tampil beda yang rela membayar mahal untuk membeli motor mungil kayak gini. Bayangkan saja, dengan duit Rp 30 jutaan, sampeyan bisa mendapatkan Yamaha Xabre dengan tampilan tak kalah gagah dan performa lebih menawan. Itu kalau hanya melihat dari sisi harga saja… Tanpa mengesampingkan keunikan si mungil… Mungkin pertanyaannya, memang sesukses apa penjualan KSR110? Tidak ada data yang pasti… Namun diyakini penjualan KSR110 juga nggak banyak, jadi Z125 Pro kemungkinan nggak perlu kerja keras untuk mendulang penjualan yang sukses seperti KSR110.

Deputy Head Sales Promotion Department Kawasaki Motor Indonesia Michael Chandra Tanadhi mengatakan bahwa target penjualan Z125 Pro hanya 100 unit per bulan. Target ini tergolong kecil banget ya kalau dibandingkan dengan motor-motor sport 150 cc dengan ukuran normal. Ya itu tadi, karena KMI sendiri tahu peminatnya nggak banyak… Nggak heran kalau harganya juga dibuat mahal. Apalagi KMI nggak memproduksi sendiri Z125 Pro, melainkan diimpor secara utuh (CBU) dari Kawasaki Thailand. “Kawasaki KSR bagi kami merupakan produk yang menarik, apalagi bagi kami penjualan Kawasaki KSR sukses memenuhi target penjualan. Kawasaki KSR bagi kami merupakan produk yang menarik, apalagi bagi kami penjualan Kawasaki KSR sukses memenuhi target penjualan,” kata dia.


Advertisements