Ada Dua Varian Mesin AJP PR4 Supermoto, Tipe Mana yang Masuk Indonesia?



AJP-PR4-200-Supermoto-10164_3

Motor buatan Portugal, AJP Motos, dalam waktu dekat ini akan dipasarkan di Indonesia. Sudah tentu AJP Motos masuk ke pasar Indonesia dengan menggandeng distributor lokal. Perusahaan yang mendapatkan hak eksklusif menjual produk AJP Motos di Indonesia itu adalah Bruder Motorsport Internasional, perusahaan yang juga menjadi distributor Beta Motorcycle di Indonesia (Baca: Bruder Motorsport Bakal Jual Produk AJP Motos Asal Portugal). Bruder Motorsport sendiri sudah mengungkapkan bahwa pada tahap awal akan memasukkan AJP PR4 Supermoto dan AJP PR5 Enduro. Kemarin saya sudah membahas mengenai AJP PR5 Enduro, sekarang bahas AJP PR4 Supermoto yuk!

Dari namanya saja sebenarnya sudah sangat jelas kalau AJP PR4 Supermoto merupakan motor yang mengusung tipe sebagai sebuah supermoto. Menariknya, AJP Motos memiliki dua varian mesin pada AJP PR4 Supermoto. Pertama, mesin itu memiliki kapasitas 125 cc (124 cc real) SOHC, satu silinder, 4-stroke, 2-valve, dan berpendingin udara yang dihubungkan dengan transmisi manual 5-percepatan. Walaupun punya mesin mungil, tapi power yang dikeluarkan oleh AJP PR4 Supermoto 125 tergolong lumayan karena mesin ini mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 12,6 HP/8.500 rpm dan torsi 8,5 Nm/8.000 rpm.

Bagaimana dengan tipe mesin yang kedua? Varian mesin yang kedua memiliki kapasitas real 233 cc (dibulatkan menjadi 240 cc), SOHC, 4-stroke, 2-valve, dan berpendingin udara yang ditambah dengan pendingin oli. Sama seperti versi 125 cc, mesin 240 cc milik AJP PR4 Supermoto ini dilengkapi dengan transmisi manual 5-percepatan dan menggunakan sistem pembakaran karburator dengan venturi 30 mm. Perbedaan mencolok antara mesin 125 cc dan 240 cc tentu saja terletak pada tenaganya mas bro. Mesin 240 cc ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal 20 HP/8.000 rpm dengan torsi puncak sebesar 18 Nm/7.000 rpm. Kalau mas bro perhatikan, mesin 240 cc pada AJP PR4 Supermoto terlihat amat sangat mirip dengan Kaizen engine yang dipasang pada Honda CRF230F atau Honda Tiger ya… Kalau memang bener mirip atau ada kesamaan part, enak banget nih cari spare part-nya di Indonesia. Apa sebab? Walaupun sudah dihentikan produksinya sejak lama, namun spare part Honda Tiger masih melimpah ruah di pasaran dan tidak jarang menjadi part substitusi bagi motor lainnya.

Oh ya… Untuk permasalahan desain dan dimensi, antara AJP PR4 Supermoto 125 dan AJP PR4 Supermoto 240 itu sama persis. Bahkan spesifikasinya, kecuali engine, nggak menyimpang sama sekali. Desainnya mungkin khas AJP Motos ya, terkesan agak kaku, namun tetap menarik. Frame yang digunakan sudah menggunakan campuran antara bahan aluminium dan besi. Paling nggak itu sudah cukup membuat bobot AJP PR4 Supermoto cukup enteng, yaitu 112 kg untuk versi 125 cc dan 115 kg untuk varian 240 cc. Keduanya sama-sama menggunakan suspensi depan upside down buatan Marzocchi dengan diameter 40 mm yang fully adjustable dan suspensi belakang mono shock buatan Sachs. Ketinggian jok, kapasitas tangki bahan bakar, ukuran ban, hingga sistem pengereman keduanya pun sama persis, nggak ada perbedaan sama sekali.

AJP-PR4-200-Supermoto-10164_2

Sekarang mas bro sudah tahu kan dua varian AJP PR4 Supermoto? Pertanyaan selanjutnya adalah tipe mana yang bakal diboyong oleh Bruder Motorsport ke Indonesia? Apakah varian dengan mesin 125 cc, mesin 240 cc, atau malah memboyong keduanya? Jawaban pertanyaan itu memang masih menjadi misteri, namun sudah ada sedikit clue. Saat menengok di website Bruder Motorsport Internasional, di sana sudah terpajang AJP PR4 Supermoto. Ternyata di website itu tampil dua spesifikasi untuk AJP PR4 Supermoto, yakni mesin 125 cc dan 240 cc. Ya mungkin itu sebagai indikasi saja kalau Bruder Motorsport akan memasukkan AJP PR4 Supermoto dalam dua pilihan mesin sekaligus. Walaupun kalau menurut saya sih lebih efektif kalau yang masuk versi 240 cc saja karena power dan torsi yang sudah sangat memadai. Sedangkan untuk varian 125 cc itu mungkin saja kurang diminati lantaran tenaga dan torsi yang jauh lebih mungil. Apalagi di pasar motor Indonesia lebih lazim menggunakan kapasitas mesin 150 cc ketimbang 125 cc.

Hal lain yang tidak kalah membuat penasaran adalah berapa bandrol yang diberikan oleh Bruder Motorsport terhadap AJP PR4 Supermoto? Kalau tebakan saya sih AJP PR4 dengan mesin 240 cc kemungkinan dibandrol pada rentang harga Rp 75-90 juta. Bandrol ini nggak jauh beda dengan harga Beta Alp 200, motor dual sport yang kayaknya pakai engine serupa yang sudah lebih dahulu dipasarkan oleh Bruder Motorsport. Ya mudah-mudahan aja sih tebakan ini salah dan harganya malah lebih murah lagi… Rp 50-60 juta masih sangat okelah untuk supermoto buatan Eropa yang dikenal memiliki kualitas tinggi. Xixixixi…


Advertisements