Kualitas Buruk Jadi Isu yang Menghantam Royal Enfield Himalayan



Royal Enfield Himalayan Accident

Motor adventure-tourer Royal Enfield Himalayan pertama kali dipamerkan pada Februari 2016 lalu, disusul dengan launching pada Maret 2016. Memang motor ini menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang menginginkan motor all rounder… Bisa digunakan sebagai kendaraan sehari-hari, enak buat touring, bahkan touring adventure sekalipun. Apalagi Royal Enfield Himalayan dibandrol dengan harga yang agresif, hanya 1,55 lakh di India, yang setara dengan Rp 30 jutaan saja.

Akan tetapi dalam waktu yang sama, Royal Enfield Himalayan juga mendapatkan kritikan terkait dengan permasalahan kualitas. Kualitas Royal Enfield Himalayan dianggap buruk, terutama setelah ada yang melaporkan motor itu mengalami kecelakaan yang menyebabkan kerusakan sangat parah. Itu belum termasuk permasalahan yang terjadi sebelum motor ini secara resmi diluncurkan. Memang seperti apa sih ceritanya?

Seperti dilansir RushLane, sebuah motor Royal Enfield Himalayan berwarna hitam mengalami kecelakaan di Chennai, India. Royal Enfield Himalayan diindikasikan mengalami tabrakan dengan Honda Dio dengan kecepatan sekitar 50 km/jam. Kedua motor rusak parah, sedangkan dua rider yang mengendarai motor-motor itu selamat. Salah satu hal menarik yang menjadi catatan kecelakaan ini adalah suspensi depan Royal Enfield Himalayan benar-benar rusak parah akibat kecelakaan ini. Bahkan hingga patah yang membuat roda depan terpisah dari bagian motor yang utama.

Melihat kondisi itu, memang menjadi hal yang tidak mengherankan lagi kalau ada yang meragukan kualitas maupun ketahanan dari Royal Enfield Himalayan. Meskipun di sisi lain kita juga nggak pernah tahu apa sebenarnya penyebab kecelakaan, berapa kecepatannya, tipe tabrakannya seperti apa, dan berbagai detail lainnya yang bisa menggambarkan mengenai kecelakaan tersebut. Memang sih kasus tabrakan sampai suspensi protol nggak cuma terjadi pada Royal Enfield Himalayan. Sebelumnya di Indonesia pun banyak kejadian serupa yang terjadi pada sejumlah motor, seperti Yamaha V-Ixion sampai moge sekelas Kawasaki ER-6n sekalipun!

Terlepas dari masalah suspensi protol, Royal Enfield Himalayan juga sempat mengalami permasalahan lainnya. Ketika rider bernama CS Santosh melakukan uji coba terharap Royal Enfield Himalayan, footpeg motor sebelah kanan patah ketika landing setelah jumping dari gundukan. Parahnya lagi, aksi itu divideokan sebagai bagian dari promosi awal Royal Enfield Himalayan yang di-upload di channel YouTube Royal Enfield. Ketika ramai dibicarakan di internet, Royal Enfield beralasan motor yang digunakan pada video itu merupakan motor uji coba, bukan motor yang siap diproduksi massal. Kemudian Royal Enfield juga langsung menghapus video itu dari channel-nya di YouTube.

Royal Enfield Himalayan Accident

Royal Enfield Himalayan Accident


Advertisements