• Home »
  • Article »
  • Rider Ini Ikut Balap Rally Dakar dengan Motor 125 cc… Unik atau Nekat??

Rider Ini Ikut Balap Rally Dakar dengan Motor 125 cc… Unik atau Nekat??


Sylvain-Espinasse-Husqvarna-TE-125-Rally-Dakar-2016-003

Unik atau nekat? Mungkin itu adalah gambaran yang dilakukan oleh rider asal Perancis, Sylvain Espinasse… Pasalnya, pada lomba balap Rally Dakar tahun ini dia memberikan hal yang berbeda. Saat rider-rider lain menggunakan motor berkapasitas 450 cc, dia lebih memilih menggunakan motor dengan mesin 125 cc 2-stroke, tepatnya Husqvarna TE 125, untuk membalap sejauh 9.500 km dari Buenos Aires di Argentina ke Rosario di Brazil…

Nah… Dikutip dari Enduro Illustrated, pria dengan usia 46 tahun ini sudah pernah mengikuti lomba balap Rally Dakar sebanyak dua kali dan lomba balap tahun 2016 ini merupakan ketiga kalinya dia ikut unjuk gigi di Rally Dakar… Lalu, apa alasan dia mengikuti balap dengan motor 125 cc 2-stroke ketimbang 450 cc 4-stroke? Dalam pernyataannya, Espinasse mengatakan kalau dia mengikuti lomba bukan untuk memenangkan balapan, melainkan hanya ingin memenuhi ambisi pribadi dengan berhasil mencapai garis finish…

Menurut Espinasse, motor 450 rally yang biasa digunakan oleh pembalap Rally Dakar terlalu kencang buat pembalap amatir seperti dirinya… Pasalnya, motor 450 cc bisa mencapai kecepatan 180 km/jam di medan off road… Begitu kencang!! “Saya sudah dua kali mengikuti balap Rally Dakar sebelum event pada tahun ini, dan saya memperhatikan kecepatan motor 450 rally di luar batas normal… Kecepatannya sangat mengesankan, termasuk bagi kami pembalap amatir. Kami bisa mencapai 150 km/jam sedangkan di tangan para pembalap factory bisa mencapai 180 km/jam,” kata dia.

Dia mengatakan, ikut lomba balap Rally Dakar hanya untuk bersenang-senang dan yang penting bisa mencapai garis finish… Itu sudah bisa menjadi cerita yang sangat menarik bagi Espinasse… Oleh karena itu, motor 125 cc 2-stroke dipilih untuk mengurangi risiko. Husqvarna TE 125 milik Espinasse sendiri bisa berlari hingga kecepatan rata-rata 120 km/jam (off road), sedangkan kecepatan maksimalnya bisa mencapai 140 km/jam (off road)… Termasuk kecepatan yang mengagumkan ya untuk motor sekelas 125 cc. Apalagi itu kecepatan di medan off road lho. Rata-rata motor off road menggunakan settingan gear belakang yang besar untuk mendapatkan torsi yang baik. “Saya mengikuti balap pada kondisi kecepatan yang normal dan berpeluang menikmati pengalaman yang unik. Saya pikir 125 cc merupakan alat yang sempurna untuk melakukan pekerjaan itu,” tambahnya…

Sylvain-Espinasse-Husqvarna-TE-125-Rally-Dakar-2016-002

Tentu saja berbagai ubahan perlu dilakukan pada Husqvarna TE 125 agar bisa mengikuti lomba balap Rally Dakar. Pertama, Espinasse memasang fairing dan windscreen pada Husqvarna TE 125 agar sama seperti motor-motor lain dengan kapasitas 450 cc yang ikut di lomba ini. Kemudian Husqvarna TE 125 dipasangi tangki bahan bakar dengan ukuran lebih besar, mencapai 28 liter. Namun, di sini dia masih mendapatkan sejumlah kendala… Titik pengisian bahan bakar lomba balap Rally Dakar itu biasanya setelah para rider menempuh jarak 250 km… Dengan kapasitas tangki 28 liter, Husqvarna TE 125 milik Espinasse dalam sebuah pengetesan dapat dengan mudah mencapai jarak 280 km. Sayangnya, track yang dilewati pada lomba balap Rally Dakar sangatlah kejam… Bahkan waktu Espinasse melakukan pengetesan di track berpasir (gurun) selama dua minggu, dia sering kali kehabisan bahan bakar sebelum menyentuh 250 km… Terus gimana solusinya? Espinasse tetap kesulitan dalam perlombaan… Dia kerap kehabisan bahan bakar sebelum mencapai titik finish. “Seringkali rekan-rekan pembalap memberikan saya beberapa liter bahan bakar agar bisa menyelesaikan stage. Beberapa kali saya mendapatkan bahan bakar dari penonton… Melihat ke belakang dari sekarang, itu merupakan keajaiban, saya tidak meninggalkan lomba,” tutur Espinasse. Benar-benar perjuangan yang nekat banget ya?

Sylvain-Espinasse-Husqvarna-TE-125-Rally-Dakar-2016-001


Advertisements