Tes Harian Benelli Zafferano 250 (5): Twin Disc Brake Bikin Hati Tenang

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-007

Motor-motor yang dipasarkan oleh Benelli di Indonesia memang nggak bisa dikatakan berharga murah… Rata-rata motor yang ditawarkan oleh Benelli memiliki harga yang lumayan premium. Tapi mungkin hal itu cukup sepadan dengan fitur-fitur yang ada pada motor Benelli, termasuk salah satunya pada skutik gambot dengan harga nyaris Rp 50 juta di Surabaya, Benelli Zafferano 250.

Yupss… Sama seperti saudaranya yang bergenre naked sport, Benelli TNT 250, ternyata Benelli Zafferano 250 sudah mengaplikasikan twin disc brake di roda depan. Tentu fitur ini tergolong langka dan mewah untuk motor dengan kapasitas 250 cc. Apalagi Benelli Zafferano 250 masuk ke dalam kategori skutik yang tenaganya nggak sebesar motor sport dengan kubikasi mesin yang sama… Sedangkan pada bagian roda belakang dipasang satu buah rem cakram… Terus apakah fitur twin disc brake yang terpasang di roda depan itu cukup berguna?

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-008

Seperti yang sudah saya tulis di artikel sebelumnya, Benelli Zafferano 250 memiliki tenaga yang cukup lumayan. Tenaganya sendiri mencapai 20,7 HP, sementara torsi maksimal yang bisa dikail oleh motor ini sebesar 20,83 Nm. Meskipun tarikan awalnya agak lemot, namun ketika sudah langsam Benelli Zafferano 250 bisa berlari cukup cepat. Bahkan dalam sebuah pengetesan saya tidak kesulitan mengajak si gembrot melaju pada kecepatan 120 km/jam… Itupun belum maksimal ya… Kecepatan masih bisa digenjot lagi walaupun nambahnya nggak banyak.

Bagi motor skutik, kecepatan 120-125 km/jam tergolong kencang mas bro… Untuk bisa menangani kecepatan sekencang itu tentu perlu sistem pengereman yang memadai. Nah, keputusan Benelli untuk memasangkan twin disc brake di roda depan pada Benelli Zafferano 250 menurut saya sudah sangat tepat. Pasalnya, dengan model twin disc brake, rem menjadi jauh lebih pakem dan motor bisa berdeselerasi dengan cepat ketika melaju dengan kecepatan tinggi… Apalagi bobot Benelli Zafferano 250 yang cukup berat, mencapai 155 kg, juga membutuhkan sistem pengereman yang lebih baik, dan twin disc brake menjadi solusi terbaik… Tingkat kepakeman twin disc brake Benelli Zafferano 250 memang nggak segalak milik Benelli TNT 250. Tapi paling nggak itu sudah lebih dari cukup untuk menghandle mesin Benelli Zafferano 250 yang tenaganya lebih jinak…

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-024

Bagaimana dengan rem belakang? Walaupun hanya dibekali dengan cakram tunggal, namun rem belakang juga nggak kalah pakem. Saya memang lebih banyak menggunakan rem depan ketika berkendara dengan motor, sehingga rem belakang nggak begitu terpakai. Kalaupun terpakai, kira-kira penggunaan rem belakang hanya 20-30 persen saja, sedangkan penggunaan rem depan jauh lebih dominan, mencapai 70-80 persen…

Selain berfungsi mengurangi kecepatan dengan efektif, twin disc brake di bagian roda depan ini juga membuat tampilan motor jauh lebih sangar. Coba deh perhatikan antara motor dengan single disc brake dibandingkan dengan motor twin disc brake… Pasti lebih keren yang twin disc brake kan? Sayangnya, dengan fitur yang lebih melimpah membuat Benelli Zafferano harus ditebus dengan harga yang nggak murah… Tapi cukup sepadan lah…

Benelli-Zafferano-250-Adventuriderz-019


Advertisements