• Home »
  • Article »
  • Tim VJIT Selesaikan Ekspedisi Indonesia Timur dengan Viar Cross X 200 GT

Tim VJIT Selesaikan Ekspedisi Indonesia Timur dengan Viar Cross X 200 GT


Tim VJIT Riding diantara perbukitan kars, Watu Sape Riung

Sesuai dengan rencana, Tim Viar Jelajah Indonesia Timur (VJIT) akhirnya menyelesaikan ekspedisi di Indonesia Timur pada 31 Mei 2016. Artinya, tim yang diisi oleh Jenni Jean, Uhi Herlia, Colin Williams, dan Deni Sugandi itu telah melakukan perjalanan selama satu bulan sejak 1 Mei 2016 dari Bali ke Atambua (perbatasan Indonesia – Timor Leste) dan kembali lagi ke Bali dengan total jarak tempuh sejauh 3.700 km. Memang apa saja yang dilakukan oleh Tim VJIT sepanjang perjalanan?

Seperti sudah diceritakan sebelumnya, pada minggu pertama Tim VJIT lebih banyak fokus melakukan jumpa komunitas sepanjang perjalanan. Kemudian di minggu kedua mereka menikmati keindahan alam dan budaya di Nusa Tenggara Timur. Minggu ketiga Tim VJIT riding menuju perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, dan terakhir pada minggu keempat mereka melakukan perjalanan kembali ke titik awal, Bali.

Sekedar flashback, Tim VJIT start dari Bali pada 1 Mei 2016 menuju Lombok Utara, Sumbawa Besar, Bima, Labuan Bajo, Ruteng, Ende, Maumere, hingga Larantuka. Dari ujung timur Flores ini tim kemudian menyeberang Adonara, Alor, dan turun di Kupang, untuk kemudian melakukan riding menuju Atambua yang menjadi perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste. Dari Atambua mereka kembali ke Kupang dan selanjutnya menuju Aimere, Bajawa, Ruteng, Labuan Bajo, Bima, Lombok, dan sampai di tujuan akhir dealer Viar Motor Cahaya Surya Bali Megah Abadi yang ada di Denpasar pada tanggal 30 Mei 2016.

Tim Leader VJIT Jenni Jean dalam rilis yang diterima Adventuriderz.com mengatakan kalau mereka juga berkunjung ke dealer-delaer Viar pada rute yang dilalui. “Tak hanya menyapa klub maupun komunitas, Tim Viar Jelajah Indonesia Timur juga menyambangi beberapa jaringan penjualan Viar yang dilalui, di antaranya Dealer Viar Denpasar – Bali, Mataram – Lombok, Bima – Nusa Tenggara Barat, Ruteng – Nusa Tenggara Timur, hingga di Pulau Alor, pulau paling timur dari penjelajahan VJIT,” kata dia.

Terus gimana dengan performa Viar Cross X 200 GT yang digunakan dalam ekspedisi VJIT? Apakah mengalami kendala? Ternyata motor nggak mengalami kendala sama sekali mas bro… Padahal jalur yang dilewati cukup menantang. Nggak melulu jalan aspal, tapi juga jalur off road sejauh 400 km dari Fatuba’a di Atambua hingga Kupang. Bahkan tim juga sempat bermain-main di jalur berlumpur dan tidak ada kendala sama sekali dengan motor. “Uji motor tidak cukup di jalanan aspal. Tim melintasi medan off road di Langgudu, Bima Selatan, bersama Wakil Bupati Bima yang menggunakan Viar Cross X 250 SE,” tutur Jenni.

Riding diantara perbukitan kars, Watu Sape Riung

Tim VJIT berkemah di Pantai Koka

Tim VJIT bersama Masyarakat Ruteng

Tim VJIT di bangunan kesultanan Bima, NTB

Tim VJIT di Bedugul

Tim VJIT di gerbang pendakian jalur Senaru NTB

Tim VJIT di lereng Rinjani

Tim VJIT di pantai Mali, Alor Utara, NTT

Tim VJIT di pulau Pandar, NTT

Tim VJIT di situs pohon tua Liana, Lombok Timur

Tim VJIT keluar dari kapal penyeberangan


Advertisements