Mesin V-Ixion Juga Dipasang Pada Beta RR Enduro 4T 125 LC

Beta-RR-Enduro-4T-125-LC-001

Kemarin kita sudah membahas mengenai dua motor trail asal Italia, Fantic Motor Caballero 125E dan 200E, yang menggunakan mesin Motori Minarelli M/C 125. Mesin Motori Minarelli M/C 125 merupakan basis mesin yang digunakan pada Yamaha V-Ixion (naked sport), Yamaha YZF-R15 (sport full fairing), Yamaha Xabre (naked sport), dan Yamaha Jupiter MX King (bebek sport) di Indonesia. Hanya saja Yamaha Indonesia sedikit menaikkan kapasitas mesin menjadi 150 cc pada keempat produknya. Selain itu, mesin yang sama juga terpasang pada Yamaha MT-125 (naked sport), Yamaha YZF-R125 (sport full fairing), Yamaha WR125R (dual sport/trail), dan Yamaha WR125X (supermoto/motard) di pasar Eropa. Kenapa bisa begitu? Karena perusahaan asal Italia Motori Minarelli itu merupakan bagian dari Yamaha Group. Menariknya, Motori Minarelli sebagai produsen mesin tidak hanya menyuplai mesin kepada Yamaha saja, melainkan juga menjualnya kepada brand-brand motor lain.

Khusus untuk motor trail, rupanya pengguna mesin Motori Minarelli M/C 125 bukan hanya Fantic Motor. Masih ada beberapa motor trail lain yang menggunakan mesin identik dengan Yamaha V-Ixion tersebut. Salah satu brand motor lainnya yang menggunakan mesin Motori Minarelli M/C 125 adalah Beta Motorcycle pada dua produknya, yaitu Beta RR Enduro 4T 125 LC dan Beta RR 125 Motard 4T LC. Yang satu motor dengan tipe enduro dan yang satunya lagi bertipe motard atau supermoto.

Beta-RR-125-Motard-4T-LC-003

Beta Motorcycle merupakan pabrikan motor off road asal Italia yang sudah cukup dikenal di segmen motor enduro dan trial. Sebagai brand motor off road yang cukup ternama, Beta rupanya ikut memberi kepercayaan terhadap mesin Motori Minarelli M/C 125. Baik pada Beta RR Enduro 4T 125 LC maupun Beta RR 125 Motard 4T LC, sepertinya Beta Motorcycle tidak melakukan ubahan pada mesin Motori Minarelli L/C 125. Mesin kedua motor itu masih tetap standar dengan kapasitas 124 cc, SOHC, 4-stroke, 4-valve, dan berpendingin radiator. Bagaimana dengan performanya?

Bisa dibilang mesin Motori Minarelli M/C 125 itu kecil-kecil cabe rawit. Mesinnya tergolong battle proven, bandel, awet, dan perawatannya mudah. Belum lagi performanya juga lumayan untuk mesin dengan kapasitas 125 cc karena sanggup mengeluarkan tenaga maksimal 11 kW atau setara dengan 14,74 HP. Ditmbah dengan konsumsi bahan bakarnya yang dikenal irit. Beta mengklaim mesin ini sudah lulus homologasi uji emisi dengan standar Euro 3 dan konsumsi bahan bakarnya hanya 27,78 km/liter.

Beta-RR-Enduro-4T-125-LC-005

Saat dipasangkan di Beta RR Enduro 125 4T LC dan Beta RR 125 Motard 4T LC, mesin Motori Minarelli M/C 125 terkesan padat, membuat kedua motor tampak ganteng. Apalagi kedua produk buatan Beta itu sudah dilengkapi dengan suspensi upside down berdiameter 41 mm dan swing arm aluminium sehingga tampak kekar. Untuk model enduro Beta memilih mencangkokkan ban dengan kombinasi ukuran velg 18-21 inch, sedangkan model motard menggunakan ban dengan velg 17-17 inch. Dijamin kedua motor ini amat sangat menggoda bagi kalangan pecinta motor trail dan supermoto!!

Nah, ternyata mesin Motori Minarelli M/C 125 yang identik dengan mesin Yamaha V-Ixion di Indonesia itu sudah banyak dipakai di berbagai motor enduro maupun motard. Sekarang kita menunggu-nunggu nih, kapan ya Yamaha Indonesia mengeluarkan motor trail, enduro, dual sport, motard, atau apapun itu namanya, menggunakan basis dari mesin Yamaha V-Ixion yang sudah ada? Dulu memang sempat tersiar kabar kalau Yamaha akan menggelontorkan motor trail dengan mesin 150 cc. Sayangnya sampai sekarang kabar itu berlalu begitu saja dan belum ada informasi lanjutan. Atau mungkin ada yang tertarik membangun motor trail menggunakan mesin Yamaha V-Ixion?

Beta-RR-Enduro-4T-125-LC-004

Beta-RR-Enduro-4T-125-LC-003

Beta-RR-Enduro-4T-125-LC-006

Beta-RR-Enduro-4T-125-LC-002

Beta-RR-125-Motard-4T-LC-001

Beta-RR-125-Motard-4T-LC-004

Beta-RR-125-Motard-4T-LC-002

Advertisements