• Home »
  • Article »
  • Sedikit Masukan Untuk Prototipe Motor Adventure-Tourer 250 cc Viar…

Sedikit Masukan Untuk Prototipe Motor Adventure-Tourer 250 cc Viar…



Viar-Zongshen-RX3-003

PT Triangle Motorindo, Agen Pemegang Merek (APM) Viar Motor Indonesia, telah memamerkan sosok prototipe motor adventure-tourer yang menggunakan mesin 250 cc satu silinder. Motor yang identik dengan Zongshen RX3 itu dipamerkan kepada publik di Jakarta Fair Kemayoran 2016. Meskipun sudah dipamerkan, Viar masih belum mengungkapkan kapan Zongshen RX3 dirilis ke pasaran. Kenapa? Karena di Jakarta Fair Viar masih ingin melihat animo publik terhadap motor ini. Jika memang bisa diterima oleh pasar, maka Zongshen RX3 berpeluang dipasarkan di Indonesia.

Saat ini Viar dikabarkan terus melakukan pengujian terhadap prototipe Zongshen RX3. Tentu saja pengujian perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat durabilitas motor ini. Apalagi Zongshen RX3 masuk ke dalam kategori motor adventure-tourer yang dalam penggunaanya bakal sering melakukan pekerjaan berat, tidak hanya untuk perjalanan jarak jauh, tapi juga masuk ke medan off road. Viar sendiri menargetkan pengujian dilakukan sampai motor menempuh jarak 90.000 km agar durabilitas Zongshen RX3 benar-benar terlihat. Sekarang pengujian baru mencapai 32.000 km dan belum ada permasalahan pada motor.

Ngomongin soal prototipe Zongshen RX3 yang sedang diuji coba oleh Viar, desain motor ini memang sudah masuk kategori keren dan ganteng. Wujudnya sudah benar-benar menampilkan sebagai sosok motor adventure-tourer. Mungkin bisa dibilang Zongshen RX3 sebagai BMW GS series dalam ukuran mini. Apalagi adanya pannier box di bagian belakang semakin menegaskan kalau Zongshen RX3 siap menjadi teman dalam berpetualang jarak jauh dengan ruang akomodasi yang sangat memadai.



Viar-Zongshen-RX3-002

Namun, saya akan sedikit memberikan masukan terhadap motor prototipe yang diuji oleh Viar. Memang apa masukannya? Dalam foto yang banyak tersebar di dunia maya, sosok motor prototipe Zongshen RX3 milik Viar menggunakan velg model casting wheel. Nah… Saran saya, kalau misalnya motor jadi dipasarkan di Indonesia, alangkah lebih baik menggunakan velg model spoke wheel alias velg jari-jari saja. Alasannya sih jelas, Zongshen RX3 merupakan motor adventure-tourer yang sesekali atau mungkin juga seringkali digunakan untuk menerjang medan off road, sehingga spoke wheel jauh lebih bersahabat dan awet untuk menerjang lintasan off road.

Tapi ada opsi lainnya juga… Tidak ada salahnya kalau Viar memasarkan Zongshen RX3 dalam dua versi. Satu model menggunakan casting wheel yang difokuskan bagi pengguna di jalan raya (on road), dan model satunya lagi menggunakan spoke wheel yang lebih berorientasi off road (versi adventure). Konsep ini kurang lebih mirip seperti pada produk BMW Motorrad, ada BMW R 1200 GS yang lebih berorientasi on road dan BMW R 1200 GS Adventure yang berorientasi off road. Coba deh lihat foto Zongshen RX3 dengan spoke wheel di bawah, lebih keren kan?

Viar-Zongshen-RX3-004

Advertisements