Engine 2-Stroke Sumbang 50 Persen Penjualan Motor Off Road KTM



ktm-2017-300-exc-enduro_1200

Brand motor asal Austria, KTM, memang sangat fokus dalam memasarkan motor trail, khususnya motor enduro dan motocross. Meskipun KTM juga memiliki motor dengan tipe street, namun motor trail sudah sangat mendarah daging dan menjadi tulang punggung utama penjualan perusahaan. Menariknya, motor trail KTM dengan mesin 2-stroke masih memiliki daya tarik yang sangat kuat. Hal itu terbukti dari tingginya penjualan motor bermesin 2-stroke. Bahkan kontribusi penjualan motor dengan mesin 2-stroke mencapai hampir 50 persen dari total penjualan KTM!!

Head of Research and Development KTM Philipp Habsburg mengatakan seperti dilansir oleh Enduro Illustrated bahwa motor bermesin 2-stroke menyumbang penjualan sekitar 30.000 unit setiap tahunnya. Angka itu setara hampir 50 persen dari kapasitas produksi motor off road yang dimiliki oleh KTM. “Mungkin lebih baik memiliki motor 2-stroke, khususnya kalau anda cukup sering terjatuh. Tapi kami tentu saja mengakui motor 4-stroke lebih mudah dikendarai karena mereka lebih smooth. Dari sudut pandang saya, di sana tidak ada yang benar atau salah. Kami menjual sekitar 30.000 unit motor 2-stroke per tahun, sehingga itu hampir setengah dari jumlah produksi kami,” tuturnya, sembari menambahkan bahwa dari data tersebut menunjukkan kalau konsumen sama-sama menyukai mesin 2-stroke dan 4-stroke dengan kombinasi 50:50.

Laris-manisnya motor off road 2-stroke KTM memang tidak mengherankan. Motor off road KTM dengan mesin 2-stroke dikenal memiliki bobot yang sangat ringan, tapi dengan tenaga mesin yang sangat besar. Hasilnya, power to weight ration (PWR) motor off road KTM tidak tertandingi. Dengan bobot yang ringan tentu saja rider tidak mudah lelah ketika harus melibas jalur off road yang ekstrem. Apalagi kalau sudah sering terjatuh, rider setidaknya masih mampu mengangkat motornya kembali hingga berdiri. Keunggulan lainnya, motor bermesin 2-stroke dikenal cukup sederhana. Setidaknya tidak lebih rumit daripada motor 4-stroke, sehingga perawatannya pun relatif lebih mudah. Faktor lain yang membuat motor off road 2-stroke laris-manis adalah banyaknya dewa-dewa off road (enduro) seperti Graham Jarvis, Taddy Blazusiak, Jonny Walker, Alfredo Gomez, dan lain-lain menggunakan motor 2-stroke!



Slogan 2-stroke never die sepertinya memang benar adanya. Apalagi dengan berbagai kelebihannya, peminat motor bermesin 2-stroke masih sangat banyak. Bukan tidak mungkin ke depan mesin 2-stroke dikembangkan dengan teknologi yang lebih advance. Misalnya dengan menggunakan sistem pembakaran injeksi. FYI saja, saat ini KTM memiliki tujuh lineup motor enduro bermesin 2-stroke, sedangkan motocross dengan mesin 2-stroke ada delapan. Lineup lengkap motor enduro dan motocross KTM dengan mesin 2-stroke bisa dilihat di bawah nih.

KTM Enduro Range

  1. KTM 125 XC-W
  2. KTM 150 XC-W
  3. KTM 250 EXC
  4. KTM 250 EXC Six Days
  5. KTM 300 EXC
  6. KTM 300 EXC Six Days
  7. KTM Freeride 250 R

KTM-125-XC-W_right-rear-top_1300

KTM Motocross Range

  1. KTM 50 SX
  2. KTM 50 SX Mini
  3. KTM 65 SX
  4. KTM 85 SX 17/14
  5. KTM 85 SX 19/16
  6. KTM 125 SX
  7. KTM 150 SX
  8. KTM 250 SX

KTM-250-SX-2016-001

Advertisements