KTM: Dengan EFI, Motor Enduro 2T Bisa Lebih Hemat Bahan Bakar



KTM-250-EXC-2017-001

Brand motor asal Austria, KTM, sudah memberikan konfirmasi bahwa perusahaan sedang dalam proses mengembangkan motor enduro 2-stroke (2T) dengan sistem pembakaran injeksi alias electronic fuel injection (EFI) (Baca: KTM Siapkan Motor Enduro 2-Stroke dengan Electronic Fuel Injection). Motor enduro 2-stroke yang bakal mendapatkan sistem pembakaran EFI adalah KTM 250 EXC dan KTM 300 EXC, dua produk yang selama ini menjadi andalan KTM di segmen enduro. Memang apa sih alasan KTM mengembangkan mtoor enduro 2-stroke dengan sistem pembakaran EFI?

Alasan utamanya tentu saja untuk menghadapi regulasi Euro 4 yang berlaku pada tahun 2017 dan Euro 5 pada tahun 2020 mendatang. KTM masih ingin motor enduro 2-stroke seperti KTM 250 EXC dan KTM 300 EXC lulus homologasi Euro 4 dan Euro 5 sehingga bisa menjadi motor yang diregistrasikan dan legal digunakan di jalan raya. Apalagi mesin 2-stroke memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap penjualan motor enduro KTM yang porsinya mencapai nyaris 50 persen. Tentu saja KTM tidak mau motor enduro andalannya hanya mendulang penjualan yang sedikit lantaran tidak lulus homologasi dan hanya bisa digunakan sebagai motor off road di lintasan tertutup saja.

Meskipun sistem pembakaran akan diubah dari model karburator menjadi injeksi, namun Off Road Product Manager KTM Joachim Sauer mengaku motor enduro 2-stroke yang menggunakan sistem EFI bakal memiliki karakteristik yang sama dengan motor enduro 2-stroke dengan sistem karburator. Motor masih akan tetap buas, memiliki power dan torsi yang begitu besar, serta memiliki power to weight ratio yang sulit ditandingi oleh motor enduro 4-stroke. Di sisi lain, motor enduro 2-stroke dengan sistem EFI bakal memiliki gas buang yang selalu bersih, jauh berbeda dengan motor enduro 2-stroke dengan karburator yang terkenal ngebul.



“Untuk memenuhi aturan Euro 4, dan khususnya aturan Euro 5 yang akan dimulai pada tahun 2020, kami tidak melihat peluang tanpa sistem pembakaran injeksi. Teknologi ini akan membawa perubahan besar dalam sejarah mesin 2-stroke. Motor 2-stroke dengan EFI sudah berjalan di departemen R&D kami dan akan mengejutkan banyak orang. Kami awalnya ragu, tetapi pengembangan motor berjalan sangat baik – mereka (motor 2-stroke dengan EFI) selalu bersih, mereka tidak diragukan, dan Anda tidak perlu khawatir mengenai jetting. Bahkan Anda tidak perlu mengaktifkan choke ketika mesin masih dingin di pagi hari. Motor akan menjadi lebih kompleks, tetapi dengan karakteristik kenyamanan riding yang lebih baik. Target kami adalah menyediakan motor dengan feeling berkendara sama seperti motor karbu,” kata Joachim, dikutip dari Enduro Illustrated.

KTM-2017-250-EXC_90_right_engine_1300

Lebih lanjut Joachim mengatakan bahwa motor enduro 2-stroke yang sedang dikembangkan oleh KTM itu nanti akan memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien. Bahkan dia menyebut KTM 250 EXC dan KTM 300 EXC dengan sistem pembakara EFI memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan dengan KTM 350 EXC-F (motor enduro 350 cc 4-stroke)! “Konsumsi bahan bakar pada motor 2-stroke akan turun secara drastis dengan EFI. Dibandingkan dengan KTM 350 EXC-F, konsumsi bahan bakarnya bakal jauh lebih rendah, ketika digunakan untuk trail riding. Ini akan memberikan keuntungan yang besar karena biaya operasional yang dikeluarkan berkurang,” kata dia.

Sepertinya mas bro nggak perlu khawatir motor enduro 2-stroke akan punah dimakan regulasi yang semakin ketat, karena KTM – tentu bersama dengan Husqvarna – sudah berkomitmen terus mengembangkan motor enduro 2-stroke yang lebih bersih untuk memenuhi regulasi Euro 4 dan Euro 5. Hanya saja dengan teknologi yang lebih canggih dan sistem lebih kompleks, harga motor enduro 2-stroke dengan sistem EFI dipastikan mengalami kenaikan. Bukan nggak mungkin harganya akan setara dengan motor enduro 4-stroke yang sudah lama menggunakan sistem pembakaran EFI. Kita tunggu saja gebrakan dari KTM ya!

ktm-2017-300-exc-enduro_1200

Advertisements