DR200S dan VanVan 200 Layak Dipertimbangkan Suzuki Indonesia

Suzuki-Way-of-Life-logo

Mas bro… Kiprah Suzuki di bisnis roda dua di Indonesia mau nggak mau bisa dibilang sedang terpuruk. Berbagai produk yang digelontorkan oleh Suzuki penjualannya kurang memuaskan. Di segmen skutik misalnya, Suzuki masih jauh dari harapan untuk mendekati Honda dan Yamaha. Motor andalan Suzuki yang baru diluncurkan, Satria 150 FI, penjualannya juga nggak begitu menggembirakan. Dulu saat Satria 150 masih menggunakan karburator, distribusinya bisa di atas 10.000 unit per bulan. Malah pernah tembus 20.000 unit per bulan. Sekarang untuk menembus distribusi 5.000 unit per bulan saja sulit bagi Satria 150 FI. Mungkin trennya sudah mulai berubah… Konsumen mulai beralih dari motor ayago ke sport atau maxi scooter. Belum lagi karena keberadaan Honda Sonic 150 yang membuat penjualan Satria 150 FI lebih seret.

Salah satu yang membuat saya heran, di tengah kondisi sulit seperti sekarang ini kenapa Suzuki nggak mencoba main di segmen blue ocean? Segmen seperti ini masih sedikit atau malah belum ada pemainnya tanpa perlu berhadapan dengan pabrikan besar macam Honda dan Yamaha. Strategi blue ocean sudah sukses diterapkan oleh Kawasaki, dan geng ijo sekarang mampu melampaui market share Suzuki di Indonesia. Padahal kalau dipikir motor-motor Kawasaki harganya lebih mahal dibandingkan dengan produk-produk yang digelontorkan Suzuki. Kebanyakan produk Kawasaki harganya sudah di atas Rp 30 juta. Cuma segelintir saja yang dibandrol di bawah Rp 30 juta. Tapi faktanya memang Kawasaki sekarang memiliki brand image yang kuat berkat strategi blue ocean…

Kalau memang Suzuki Indonesia mau memainkan strategi blue ocean, paling tidak ada dua produk yang layak dipertimbangkan. Pertama adalah motor trail Suzuki DR200S. Brand Jepang masih minim yang masuk ke segmen trail – baru Kawasaki. Jika DR200S bisa diproduksi lokal dan harganya kompetitif dengan KLX150, saya sangat yakin motor ini bakal sukses. Meskipun nantinya Honda mengeluarkan motor trail 150 cc, dari segi kapasitas mesin DR200S memiliki keunggulan… Apalagi di pasar Amerika Serikat sana DR200S tergolong sebagai motor trail yang sangat bandel, reliable, dan irit bahan bakar!

Suzuki_DR200S_1

Suzuki_DR200S_7

Produk kedua yang juga tak kalah menarik untuk dipertimbangkan adalah Suzuki VanVan 200…  Desain VanVan 200 ini nggak pasaran. Desainnya ala motor retro, tapi ukurannya mungil. Secara desain sih menarik banget, nyentrik… Jelas belum ada pabrikan lain yang bermain di segmen seperti VanVan 200. Kawasaki memang punya KSR110 dan Z125 Pro yang juga motor mungil. Tapi secara desain keduanya beda total dengan VanVan 200. Soal mesin nggak tau apakah ada commonality dengan DR200S, yang jelas sama-sama 200 cc. Toh kalau dibuat common parts dengan DR200S juga bukan hal yang sulit bagi pabrikan besar macam Suzuki…

Suzuki-VanVan-200-010

Suzuki-VanVan-200-001

Nah… Sekarang ya tergantung Suzuki nih, mau menerapkan strategi blue ocean untuk menghindari persaingan dengan Honda dan Yamaha atau tetap seperti sekarang masuk ke dalam market red ocean yang sudah sangat padat pemainnya… Tapi sepertinya Suzuki masih demen ikut terjun ke dalam market red ocean. Apalagi kabarnya Suzuki sedang mengembangkan motor sport full fairing dan naked sport 150 cc menggunakan basis mesin Satria 150 FI. Kalau sudah begitu, motor sport full fairing harus berjibaku dengan Honda CBR150R dan Yamaha YZF-R15, sedangkan motor naked sport mesti bertarung melawan Honda CB150R, Yamaha V-Ixion, dan Yamaha Xabre… Tentunya butuh effort lebih besar untuk menaklukkan para pesaing yang sudah punya market bagus tersebut…

Advertisements