Strategi Jitu Bajaj: Manfaatkan Popularitas KTM di Indonesia!



KTM Duke 200 2

Rumor mengenai kembalinya Bajaj ke pasar Indonesia sudah semakin jelas mas bro… Saat ini kabar itu bukan hanya sekedar rumor saja, tapi sudah pasti dan hanya tinggal menunggu pengumuman resmi. Menariknya, kembalinya Bajaj ke Indonesia kali ini bakal membuat heboh pasar roda dua di tanah air berkat strategi yang cukup jitu. Bahkan kembalinya Bajaj ke Indonesia berpotensi membuat gerah pabrikan Jepang. Memang apa penyebabnya?

Kalau berkaca pada sejarah, Bajaj pernah beroperasi di Indonesia dan menggelontorkan produk-produk motor sport yang cukup value. Sayangnya itu tidak begitu lama mas bro… Bajaj hengkang lantaran tidak kuat dengan persaingan bisnis di Indonesia, terutama dalam melawaran brand Jepang. Dealer, komunitas, dan konsumen Bajaj ditinggalkan begitu saja. Sejak saat itu brand image Bajaj runtuh. Namun tidak perlu menunggu lama, Bajaj kembali ke Indonesia. Sayangnya mereka juga nggak benar-benar kembali karena hanya nitip salah satu produknya, yaitu Pulsar 200 NS, ke Kawasaki. Strategi “titipan barang” tersebut nyatanya tidak sukses. Penjualan Pulsar 200 NS di tangan Kawasaki melempem meskipun dari spesifikasi dan harga jauh lebih unggul dibandingkan dengan motor sport 150 cc brand Jepang.

Nah… Bajaj sepertinya masih saja penasaran dengan market roda dua di Indonesia. Bajaj akan segera kembali ke tanah air, kali ini dengan menggandeng KTM. Kenapa KTM? Itu bisa dilakukan karena Bajaj memiliki sekitar 47-48 persen saham di KTM. Artinya, sebagai pemegang saham yang tidak sedikit (nyaris separo), Bajaj memiliki wewenang untuk mengatur operasional KTM, termasuk di Indonesia. Lalu seperti apa strategi Bajaj yang melakukan kolaborasi dengan KTM di Indonesia? Secara umum sih Bajaj ingin menyajikan produk dengan merek kelas global dari KTM tapi dengan harga terjangkau khas Bajaj. Untuk lebih jelasnya bisa lihat poin-poin berikut ini:



  • Dalam kolaborasi KTM – Bajaj di Indonesia, Bajaj hanya akan bertindak di belakang layar.
  • Duet KTM – Bajaj hanya fokus mengembangkan/memasarkan produk KTM.
  • Produk dengan merek Bajaj tetap tidak dipasarkan di Indonesia.
  • Untuk sementara waktu, kolaborasi terbatas pada street bike KTM Duke 200/250/390 dan KTM RC 200/250/390 karena melihat potensi yang besar pada pasar motor sport di Indonesia, khususnya 250 cc ke bawah.
  • Bajaj memilih mengembangkan KTM di Indonesia lantaran brand image yang sudah kuat, sedangkan brand image Bajaj sendiri lumayan hancur.
  • KTM – Bajaj akan membangun pabrik perakitan motor di Indonesia.
  • Proses pembangunan pabrik perakitan di Indonesia membutuhkan waktu sekitar 3 tahun.
  • Pabrik di Indonesia berfungsi merakit motor yang didatangkan secara terurai (CKD) dari India.
  • Adanya pabrik perakitan membuat harga KTM Duke/RC series yang selama ini tergolong mahal menjadi turun sangat signifikan.
  • KTM Duke 200 versi CKD akan dijual dengan harga Rp 31 juta (sebelumnya Rp 52 juta), KTM RC 200 CKD Rp 35 juta (sebelumnya Rp 58 juta).
  • KTM Duke 250 versi CKD akan dijual dengan harga Rp 44 juta (sebelumnya Rp 68 juta), KTM RC 250 CKD Rp 48 juta (sebelumnya Rp 74 juta).
  • Selama menunggu proses pembangunan pabrik sampai selesai, KTM – Bajaj memberikan subsidi terhadap harga produk, sehingga produk CBU yang ada sekarang dibandrol dengan harga sama dengan produk CKD nanti.

KTM-RC-390-003

Advertisements