• Home »
  • Article »
  • Dulu Mahal, Kenapa Harga KTM Duke dan RC Series Sekarang Bisa Murah?

Dulu Mahal, Kenapa Harga KTM Duke dan RC Series Sekarang Bisa Murah?

KTM Duke 200 2

Sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia, KTM Duke dan RC 200/250 memang memiliki harga yang fantastis, yaitu di Rp 52-58 jutaan untuk Duke/RC 200 dan Rp 70 jutaan untuk Duke/RC 250. Padahal saat itu nggak sedikit yang berharap Duke/RC 200 dibandrol di angka Rp 30 jutaan, mengingat motor ini diproduksi di India dan di sana keduanya hanya dibandrol Rp 20 jutaan. Harapan itu baru terwujud setelah sekian tahun. KTM Indonesia akhirnya menurunkan harga Duke 200 menjadi 33 juta, RC 200 Rp 37 juta, Duke 250 Rp 44 juta, dan RC 250 Rp 48 juta. Faktor apakah yang membuat Duke dan RC dulu berharga mahal dan kini berharga murah?

Dalam konferensi pers kemarin, Senin (15/8/2016), Presiden Direktur PT Penta Jaya Laju Motor (distributor joint venture KTM-Bajaj di Indonesia) Pak Kristianto Goenadi mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang bisa membuat harga Duke dan RC mengalami penurunan adalah direct supply. Maksudnya begini… Lineup Duke/RC under 400 cc memang diproduksi oleh Bajaj di India karena Bajaj memang memiliki 48 persen saham di KTM. Namun faktanya, KTM Indonesia tidak mendapatkan unit secara langsung dari India. Itu terjadi karena ada policy dari KTM yang mewajibkan Duke/RC 200, 250, dan 390 dikirim dulu ke Austria untuk dilakukan packaging dan lain-lain, barulah unit itu dikirim ke Indonesia. Rantai distribusi yang begitu panjang membuat Duke/RC sulit dibandrol dengan harga kompetitif. Apalagi antara Indonesia tidak memiliki perjanjian impor dengan Austria (negara asal KTM), sehingga tidak ada potongan bea masuk impor untuk barang-barang yang dikirimkan oleh KTM ke Indonesia.

KTM-Indonesia-RC-250-GIIAS-2016-Kristianto-Goenadi-002

Tapi kini semuanya sudah berubah mas bro… Dengan strategi baru, KTM bersedia mengubah policy-nya agar harga Duke/RC series di Indonesia menjadi murah dan laris-manis. Unit yang diproduksi di India nggak perlu lagi dikirimkan ke Austria, melainkan bisa langsung dikirim ke Indonesia. Inilah yang dimaksud dengan direct supply dan bisa menurunkan harga produk hingga 25 persen. Lebih menarik lagi karena India dan Indonesia memiliki perjanjian dagang yang membuat bea impor lebih ringan.

Faktor kedua adalah rencana KTM Indonesia yang akan membangun pabrik perakitan motor di Indonesia. Nantinya produk dari India dikirimkan secara terurai (CKD) baru dirakit secara lokal di Indonesia. Lokasi pembangunan pabrik memang belum dipastikan, antara Jawa Tengah atau Jawa Timur. Tapi kemungkinan lebih condong di Surabaya. Dengan adanya direct supply dan produksi secara CKD, maka Duke/RC series harganya bisa ditekan hingga 40 persen seperti harga yang sudah disebutkan di atas. “Imbas impact on the road kira-kira sampai 40 persen yang bisa dirasakan oleh konsumen. Kita berharap dengan perubahan struktur cost bisa langsung dirasakan konsumen, dealer juga akan merasakan, dan membuat komunitas bikers KTM di Indonesia akan semakin berkembang,” tutur Pak Kris.

Memang betul, pabrik perakitan baru akan beroperasi paling cepat dua tahun mendatang. Tapi asyiknya KTM Indonesia sudah membandrol Duke/RC CBU (impor utuh dari India) dengan harga CKD. Ya boleh dibilang KTM Indonesia puasa terlebih dahulu dan nggak perlu mengoreksi harga ketika pabrik di Indonesia sudah resmi beroperasi. Meskipun sekarang Duke/RC series berharga murah, Pak Kris menjamin tidak ada penurunan kualitas. Kualitasnya masih sama dengan Duke/RC terdahulu. “Dengan perubahan struktur cost tidak ada perubahan dari sisi spesifikasi, jadi tidak ada down specs. Semua spesifikasi tetap, baik dari sisi CKD maupun CBU spesifikasinya sama,” katanya lebih lanjut.

KTM-Indonesia-Duke-250-GIIAS-2016-005

Advertisements