• Home »
  • Article »
  • 65 Persen Penjualan Kawasaki di Indonesia Disumbang Oleh Motor Trail

65 Persen Penjualan Kawasaki di Indonesia Disumbang Oleh Motor Trail

Kawasaki KLX150 BF

Pasca dihentikannya produksi Ninja 150, praktis tulang punggung penjualan Kawasaki Motor Indonesia (KMI) berasal dari segmen motor trail entry level. Apa lagi kalau bukan dari lineup KLX150 series dan D-Tracker series. Nggak tangung-tanggung nih mas bro, KLX150 series bisa menyumbang sekitar 65 persen dari total penjualan Kawasaki di Indonesia. Hal itu paling nggak menunjukkan kalau pilihan KMI untuk bermain di segmen niche market sudah sangat tepat. KMI berusaha menghindari pertempuran dengan Honda dan Yamaha karena hanya akan buang-buang tenaga dan uang. KMI lebih menikmati bermain seorang diri di market yang sempit.

FYI… Saat ini KMI berhasil mendulang penjualan sebanyak 5.000 unit KLX150 per bulan, menjadikan KMI raja di segmen motor trail entry level. Memang sih ada pabrikan lokal yang juga getol ikut tempur di segmen motor trail entry level. Tapi nyatanya penjualan KLX150 series tetap nggak terbendung. Lebih dahsyat lagi, KLX150 dijual dengan bandrol harga yang tidak murah sama sekali. Harganya kini berada di rentang Rp 30-35 jutaan (tergantung tipe). Mestinya sih angka-angka penjualan dan bandrol harga KLX150 ini bisa membuat brand Jepang lain tergerak untuk masuk ke segmen yang sama.

“Kalau volume maker itu off road (trail) karena ada di angka sekitar 5.000-an unit (per bulan), 65 persen off road, Ninja (250) sekitar 25 persen, sisanya big bike dan classic,” ungkap Deputy Head Sales and Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia Michael Chandra Tanadhi yang dilansir oleh detikOto.

Kawasaki-KLX150-Off-Road-014

Advertisements