Oli Mesin Berpotensi Bocor, Yamaha WR250R Kena Recall

Yamaha-WR250R-MY-2017-009

Kabar yang kurang mengenakkan berhembus bagi pemilik motor dual sport Yamaha WR250R. Pasalnya, motor dual sport dengan mesin 250 cc satu silinder itu mengalami cacat produksi, membuat Yamaha Amerika Serikat menarik kembali (recall) WR250R untuk dilakukan perbaikan. Itu kan berlaku bagi WR250R yang dipasarkan di Amerika Serikat, bagaimana dengan yang dijual di Indonesia???

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), diperkirakan ada 2.550 unit WR250R yang perlu ditarik kembali. Motor yang ditarik kembali adalah unit yang diproduksi dalam rentang waktu 1 Agustus 2013 hingga 1 Juni 2016. Alasan recall adalah karena adanya kesalahan dalam proses perakitan, di mana clutch push lever seal pada WR250R mengalami keretakan. Kalau dibiarkan, oli keluar dari dalam mesin, sehingga berpotensi membanjiri ban belakang yang berujung pada hilangnya kontrol serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Nah, sejak Februari 2015 lalu Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah resmi menjual WR250R. Sayangnya, YIMM belum mendapatkan kabar dari prinsipal di Jepang apakah WR250R yang dijual di Indonesia terkena dampak recall atau tidak. Bukan rahasia lagi kalau WR250R yang dipasarkan di Indonesia itu didatangkan secara utuh (completely built up/CBU) dari Jepang. Jadi ada potensi WR250R di Indonesia juga terkena dampak recall. Buat mas bro yang sudah terlanjur beli WR250R, nggak ada salahnya menanyakan langsung kepada pihak Yamaha terkait dengan recall ini.

“Di Indonesia kami belum ada instruksi tersebut (recall). Kami juga belum menerima info nomor rangka dan mesinnya atau suspect lot number. Kami juga sedang menunggu perintah,” ungkap General Manager Service & Motorsport YIMM Pak Abidin, dikutip dari Kompas Otomotif.

Last… Recall bukanlah hal yang mengerikan… Justru recall itu menjadi bentuk tanggung jawab produsen terhadap motor yang sudah dijual. Dalam proses produksi terkadang memang ada kesalahan yang nggak bisa dihindari atau luput dari pengecekan quality control. Kalau ada cacat dalam batch tertentu sebenarnya wajar-wajar saja. Yang terpenting adalah bagaimana tanggung jawab pabrikan dalam menangani permasalahan tersebut. Toh, yang namanya cacat produksi yang berimbas recall bisa dikatakan pernah dialami oleh semua pabrikan besar di dunia. Monggo yang punya WR250R, bisa meluncur membawa motornya ke Yamaha untuk dilakukan pengecekan!

Advertisements