Januari-September 2016, Kawasaki KLX250S Terjual 1.424 Unit



Kawasaki-KLX250S-Final-Edition-002

Kawasaki KLX250S merupakan salah satu motor dual sport yang dijual di Tanah Air. Populasi motor ini di jalanan memang nggak begitu banyak. Kenapa? Hal itu terjadi karena harga motor dual KLX250S tergolong mahal. Harganya mencapai lebih dari Rp 65 juta on the road Jakarta (November 2016). Selain itu, pembeli KLX250S biasanya merupakan rider yang gemar dual sport adventure. Artinya, adventure yang dilakukan merupakan mixed antara perjalanan on road dan off road. Penggila off road tulen jelas kurang melirik KLX250S lantaran tenaganya terlalu lembut dan bobotnya berat!

Meskipun marketnya nggak besar, tapi rupanya Kawasaki Motor Indonesia (KMI) cukup telaten menjual KLX250S. Karena ketelatenannya, motor yang didatangkan secara impor utuh (completely built up/CBU) dari Thailand itu mengalami tren kenaikan penjualan. Di tahun-tahun sebelumnya, KLX250S rata-rata hanya terjual 50 unit per bulan atau 600 unit per tahun. Nah, dalam sembilan bulan pertama tahun ini (Januari-September 2016), Otomotifnet.com menyebut kalau KLX250S sudah terjual sebanyak 1.424 unit atau kalau dirata-rata tembus 158 unit per bulan. Artinya, penjualan KLX250S per bulan sudah naik tiga kali lipat dibandingkan dengan sebelumnya. Tapi, masih belum diketahui secara pasti nih mas bro, apakah penjualan 1.424 unit sepanjang Januari-September 2016 yang diungkapkan oleh Otomotifnet.com itu hanya untuk KLX250S saja atau digabung dengan kembarannya yang beda genre, D-Tracker X. Misal angka 1.424 unit selama sembilan bulan itu hanya untuk KLX250S saja berarti benar-benar mantap…

Kawasaki KLX250S



Akan tetapi, bagusnya penjualan KLX250S sepanjang tahun 2016 bakal mendapatkan persaingan sengit dari Honda. Yups, nggak salah lagi, dalam waktu yang tidak terlalu lama Astra Honda Motor (AHM) akan meluncurkan motor dual sport Honda CRF250L. Bahkan AHM sudah mengantongi TPT impor, dengan rencana mengimpor CRF250L sebanyak 2.500 unit dari Thailand. Kalau angka 2.500 unit itu merupakan proyeksi penjualan selama satu tahun, maka rata-rata AHM menargetkan bisa menjual 200-an unit CRF250L per bulan. Benar-benar niat banget menggulingkan dominasi KLX250S di segmen dual sport 250 cc!!

Lho kok lawan KLX250S di segmen motor dual sport seperempat liter cuma CRF250L mas? Bukannya sudah ada Yamaha WR250R yang rilis lebih dahulu oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)? Benar, mas bro nggak salah… WR250R sudah dijual resmi di Indonesia sejak Februari 2015. Di pasar global ketiga motor itu juga saling sikut memperebutkan market motor dual sport 250 cc. Sayangnya, di Indonesia harga WR250R terlalu tinggi. Pada awal launching WR250R dijual dengan harga Rp 93 juta on the road Jakarta. Tapi kemudian naik menjadi Rp 103 juta hanya dalam hitungan bulan. Harga itu tentu amat jauh di atas KLX250S yang masih manteng di angka Rp 60 jutaan. Yamaha nggak bisa membandrol murah WR250R karena motor ini memiliki spesifikasi dan performa lebih unggul serta bobot lebih ringan dibandingkang dengan KLX250S dan CRF250L. Apalagi WR250R diimpor utuh dari Jepang yang notabene memiliki cost lebih besar daripada impor dari Thailand, terutama menyangkut bea impor dan perpajakan. So, lawan yang benar-benar sepadan untuk KLX250S adalah CRF250L. Tinggal kita lihat nanti apakah KLX250S masih bisa menjadi raja saat CRF250L diluncurkan…

KLX250-CRF250L-WR250R-001

Advertisements