Ini 7 Anjuran Kawasaki Sebelum Membawa KLX150 ke Medan Off Road

Pada dasarnya Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menciptakan motor KLX150 sebagai motor dual sport yang notabene legal dipakai di jalan raya (street legal). Lantaran didaulat sebagai motor dual sport atau dual purpose, makanya KLX150 cukup fleksibel dipakai di berbagai kondisi medan. Mau dipakai di aspal nggak masalah, diajak terjun ke medan off road pun ayo-ayo aja, meskipun sebatas pada kondisi medan off road yang ringan. Kalau motor yang dirancang khusus untuk off road ada sendiri, namanya New KLX (versi Indonesia) atau KLX140G (versi US). Tapi nggak sedikit lho pembeli KLX150 yang mengonversinya sebagai motor enduro/off road. Tentu saja sejumlah modifikasi perlu dilakukan agar KLX150 lebih tangguh dan bertenaga di lintasan off road.

Nah… Rupanya Kawasaki nggak menutup mata mengenai banyaknya konsumen KLX150 yang menggunakan motor ini di medan off road yang berat sekalipun. Oleh karena itu, dalam buku panduan pemilik yang diberikan, Kawasaki meminta konsumen KLX150 untuk memperhatikan 7 hal penting sebelum membawa motor ini ke lintasan off road. Pastinya panduan yang diberikan Kawasaki ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada konsumen yang menggunakan KLX150 untuk off road. Apa saja 7 anjuran yang diberikan oleh Kawasaki kepada konsumen sebelum membawa KLX150 ber-off road ria?

  1. Cek sistem pengereman – Sebelum dipakai bermain off road, wajib hukumnya bagi pengguna KLX150 untuk mengecek sistem pengereman, apakah mereka berfungsi dengan baik atau tidak. Walaupun umumnya ketika bermain off road tidak menggunakan kecepatan tinggi, tapi tetap saja fungsi rem harus dalam kondisi prima. Apalagi dalam kondisi ekstrem seperti bermain off road, nggak boleh main-main!
  2. Cek sistem kemudi/stang – Pastikan stang tidak kendor dan merekat erat di dudukan stang/raiser. Cek juga apakah stang bisa bergerak dengan bebas atau tidak. Jangan sampai ada komponen seperti kabel-kabel yang menghambat pergerakan stang.
  3. Cek kondisi ban – Di medan off road, ban merupakan salah satu komponen yang mendapatkan siksaan paling besar. Pastikan kembangan ban masih bagus dan cek tekanan angin di dalam ban. Upayakan tekanan angin dalam ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor maupun pabrikan ban.
  4. Cek sistem rantai – Pertama yang perlu dicermati adalah melihat ketegangan rantai. Kalau terlalu kendor ya perlu dikencangkan, tapi kalau terlalu kencang pun nggak baik. Tingkat ketegangan rantai yang nggak pas justru bisa merusak sprocket atau gear, bahkan dalam kondisi terburuk bisa membuat rantai terlepas dari gear karena mendapatkan siksaan ekstra di medan off road. Cek juga bagian tensioner rantai apakah masih bisa berfungsi dengan baik atau tidak. Kemudian jika rantai terlalu kering dilumasi dengan oli atau pelumas khusus rantai.
  5. Cek isi tangki bahan bakar – Berada di medan off road yang berat membuat tingkat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dibandingkan dengan kondisi normal di jalan aspal. Pastikan tangki bahan bakar terisi penuh biar nggak kehabisan bahan bakar di hutan.
  6. Cek oli mesin – Ini yang nggak kalah penting, yaitu memastikan oli mesin berada pada kondisi/jumlah yang ideal. Untuk mengeceknya gampang, tinggal liat ketinggian oli melalui indikator atau garis yang berada di dipstick. Jika ketinggian oli tidak berada di dalam rentang operasi di dipstick, tinggal ditambah sampai berada pada kondisi ideal. Jangan sampai oli mesin kurang, karena bisa menyebabkan kanvas kopling gampang gosong. Lebih parah lagi jeroan mesin bisa jebol.
  7. Pengecekan lain-lain – Beberapa bagian lain yang perlu dicek adalah sistem elektrik seperti electric starter dan lampu-lampu, kemudian cek juga tingkat kekencangan mur dan baut, serta berbagai komponen yang terkait dengan keselamatan berada dalam kondisi yang baik.

Itu tadi 7 anjuran dari Kawasaki yang perlu dilakukan oleh pengguna sebelum KLX150 dibawa ke lintasan off road dengan sedikit tambahan opini dari Adventuriderz.com. Meskipun demikian, langkah-langkah itu juga belaku untuk motor-motor trail merek lainnya kok bro, nggak mengikat buat KLX150 saja. So, apakah bro sudah melakukan pengecekan tersebut sebelum bermain di lintasan off road? Kalau belum, yuk mulai dari sekarang nggak ada salahnya mengikuti anjuran itu. Semuanya demi safety kok bro!