7 + 2 Tips Tata Cara Mencuci Motor Trail Yang Tepat…. Yuk Disimak!!

Bukan rahasia lagi kalau motor trail merupakan motor yang gampang kotor. Apalagi jika sering dipakai bermain off road. Mau nggak mau sebagai pengguna kita mesti memberikan effort lebih dalam perawatan motor trail, termasuk untuk mencucinya. Soalnya salah penanganan yang mungkin dianggap sepele tapi akibatnya bisa berabe. Makanya nggak heran hanya untuk pencucian motor saja, Kawasaki memberikan aturan/anjuran yang tertuang di dalam owner manual book motor trail KLX150. Di sana pun dijabarkan dengan detail apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan ketika membersihkan motor. Meskipun motor bro bukan Kawasaki, tapi rasanya cara ini applicable kok untuk semua jenis motor dari berbagai brand. Nggak melulu buat motor trail Kawasaki doang. Sekarang kita simak yuk, seperti apa tips cara mencuci motor trail yang benar menurut rekomendasi dari Kawasaki. Khusus pengguna KLX150, D-Tracker, KLX250S, D-Tracker X, dan KX series wajib baca nih!

7 tips tata cara mencuci motor trail yang tepat menurut rekomendasi Kawasaki:

  1. Mencuci motor trail yang baik itu menggunakan air dingin yang berasal dari selang untuk menghilangkan berbagai kotoran yang menempel pada motor. Semprotan air bertekanan tinggi memang cepat dan mudah membersihkan kotoran yang melekat pada motor, tapi juga nggak bagus karena tekanan air yang terlalu tinggi bisa menekan seal dan komponen elektrik yang tentu saja berpotensi merusak motor. Sebaiknya pakai semprotan dengan tekanan air sedang-sedang saja.
  2. Campurkan deterjen yang bersifat netral, sebaiknya yang dirancang khusus untuk motor, dengan air ke dalam ember. Gunakan kain lembut atau sepon untuk mencuci motor. Jika diperlukan, gunakan degreaser untuk menghilangkan bekas oli atau grease yang menempel pada motor.
  3. Setelah selesai menyabuni motor, bilas motor dengan air bersih untuk membersihkan sisa-sisa deterjen yang menempel di motor. Yups, walaupun berfungsi membantu membersikan motor, tapi faktanya sisa-sisa deterjen yang menempel bisa merusak bagian motor jika tidak dibersihkan dengan tuntas.
  4. Gunakan kain yang lembut untuk mengeringkan motor. Gampangnya sih pakai kanebo ya… Sembari mengeringkan, nggak ada salahnya kalau sekalian memeriksa apakah ada butiran debu atau goresan di body motor. Selain itu, jangan biarkan air mengering dengan sendirinya terkena udara karena bisa menyebabkan kerusakaan pada permukaan motor yang dilapisi cat.
  5. Hidupkan mesin motor dan biarkan dalam kondisi idle selama beberapa menit. Suhu panas dari mesin dapat membantu mengeringkan banyak area yang sulit dijangkau oleh tangan, terutama di bagian mesin itu sendiri.
  6. Kendarai motor dalam kecepatan rendah, kemudian coba lakukan pengereman beberapa kali. Ini untuk membantu bagian rem agar cepat kering dan kembali pada kondisi operasional yang normal.
  7. Lumasi rantai untuk mencegah karat.

Selain 7 hal yang sudah disebutkan tadi, Kawasaki rupanya juga memberikan 2 catatan tambahan terkait dengan pencucian motor trail:

  1. Setelah dipakai di area yang bergaram atau dekat dengan laut, motor trail wajib hukumnya untuk segera dicuci menggunakan air dingin. Ingat ya, pakai air dingin. Menggunakan air hangat untuk mencuci motor justru akan mempercepat reaksi kimia dari kandungan garam tersebut. Kemudian jika motor sudah mengering, semprotkan cairan anti korosi pada seluruh metal dan lapisan chrome pada motor agar terhindar dari korosi.
  2. Kondensasi sangat mungkin terjadi di dalam headlamp setelah berkendara dalam kondisi hujan, setelah mencuci, atau dalam kondisi udara lembab. Nggak perlu khawatir bro… Yang perlu dilakukan hanya menyalakan mesin motor, lalu hidupkan headlamp (lampu utama), maka secara bertahap embun yang terjebak di dalam lensa headlamp akan menghilang.