Tiga Pembalap Sherco TVS Siap Panaskan Persaingan di Dakar 2017



Dalam waktu 2 minggu ke depan, blog ini bakal banyak membahas mengenai ajang balap tahunan yang digeber penuh selama 2 minggu, yaitu Rally Dakar 2017. Dakar 2017 sendiri rencananya dimulai pada 2 Januari 2017 dengan menempuh jalur off road sepanjang 9.000 km. Start Dakar 2017 dimulai dari dari Asuncion (Paraguay), rest day paruh kompetisi di La Paz (Bolivia), dan finish di Buenos Aires (Argentina). So, jangan bosen dengan update-update berita tentang Dakar 2017 di Adventuriderz.com ya!

Kembali ke Dakar… Rencananya pada tahun 2017 ini di kelas motorcycles diikuti oleh 5 tim factory, yaitu Red Bull KTM Factory Racing, Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing, Monster Energy Honda Team, Yamalube Yamaha Official Rally Team, dan tentu saja Sherco TVS Factory Rally Team. Tim yang disebut terakhir bakal mengandalkan tiga orang rider untuk bersaing sengit dengan KTM, Husky, Honda, dan Yamaha. Mereka antara lain Joan Pedrero, Adrien Metge, dan Aravind KP. Ketiga pembalap itu didampingi oleh enam orang asisten yang terdiri dari tiga mekanik, satu manajer logistik, satu manajer mesin (engine), dan satu manajer tim.



Akun resmi Sherco Racing di Facebook menyebut bahwa para rider sudah sangat siap menghadapi start Dakar 2017 di Asuncion karena mereka sudah berlatih sangat keras agar bisa kompetitif dalam menghadapi lawan, meskipun tidak bisa dipungkiri track yang dilalui oleh para rider nanti amat sangat berat. Kenapa? Sebab para rider mayoritas akan membalap di area dengan ketinggian 3.000-4.000 meter di atas permukaan laut. Nggak cuma mesin motor yang diuji habis-habisan di sini, tapi juga fisik para rider!! Performa motor jelas turun signifikan di ketinggian seperti itu dibandingkan dengan dataran yang normal, sementara fisik rider bakal lebih cepat lelah lantaran oksigen yang menipis.

“Kami akan meninggalkan Paraguay, melewati Bolivia, dan finish di Argentina. Kompetisi Dakar berlangsung di dataran yang sangat tinggi, kami membalap selama seminggu di ketinggian 3.000-4.000 meter di atas permukaan laut. Rest day (hari istirahat tengah kompetisi) bertempat di La Paz (Bolivia) dengan ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut. Ini tentu kondisi yang buruk bagi siapapun. Kami telah mengembangkan strategi kami di Dakar, yaitu dengan hati-hati memperlakukan orang-orang (di tim) dan juga peralatan. Pada ketinggian seperti ini, salah satu orang harus sangat waspada,” ujar Sherco Racing.

“Kami telah bekerja keras dalam mengembangkan motor, mereka sudah selesai dan siap digunakan, kami juga memberikan perhatian yang sangat baik pada mereka (motor). Para rider, yang sudah berlatih dengan sangat keras, akan siap melakukan start,” kata Sherco Racing lebih lanjut.

Nah… Kabarnya seluruh motor dan berbagai perlengkapan yang bakal digunakan oleh Sherco TVS Factory Rally Team sudah dikirimkan dari Le Havre (Perancis) menuju Buenos Aires (Argentina) sejak November 2016 lalu. Seluruh tim akan bertemu di Buenos Aires (Argentina) untuk mengambil motor dan berbagai perlengkapan di pelabuhan. Mereka selanjutkan menuju titik start di Asuncion (Paraguay). Terus gimana potensi Sherco TVS Factory Rally Team? Sherco bukan pabrikan ecek-ecek di segmen motor off road. Mereka punya motor off road yang jempolan dan nggak kalah kelas kalau dibandingkan dengan KTM atau Husky. Tim ini tentu berupaya membuat motor Sherco 450 SEF-R Rally yang dibangun dari basis motor enduro Sherco 450 SEF-R bisa sekompetitif mungkin. Tapi ya nggak bisa dipungkiri Sherco bukan favorit juara. Setidaknya rider mereka Joan Pedrero diprediksi bisa merangsek ke 10 besar. Kita lihat 2 Januari 2017 nanti!

Advertisements