Toni Bou Dirumorkan Bakal Terjun di Kompetisi Hard Enduro 2017

Rider Honda Racing Corporation (HRC) yang bermain di kompetisi trial, Toni Bou, dirumorkan bakal terjun di kompetisi Hard Enduro 2017 nanti. Kabar ini dihembuskan oleh sejumlah media enduro, salah satunya adalah media berbahas Spanyol, EnduroPro. Diberitakan bahwa Toni Bou ingin mengembangkan karirnya ke kompetisi lain setelah merengkuh gelar juara trial indoor sebanyak 20 kali berturut-turut. Sementara itu, bagi Honda yang baru saja meluncurkan motor enduro baru CRF450RX ingin membuktikan kalau produknya nggak kalah kelas dibandingkan dengan motor-motor enduro dari brand Eropa yang begitu dominan.

Rencananya Toni Bou akan mengikuti beberapa seri World Hard Enduro Series (WHES) asalkan jadwalnya tidak bentrok dengan kompetisi trial dunia yang dia ikuti. Untuk dapat mengikuti kompetisi Hard Enduro 2017, HRC sudah mempersiapkan motor enduro Honda CRF450RX yang bobotnya lebih ringan dibandingkan dengan versi produksi massal dan mengadopsi sistem kopling hidrolik. Jika kabar ini benar, maka CRF450RX bisa diibaratkan sebagai oase di tengah gurun pasir. Kenapa? Karena kompetisi Hard Enduro yang semakin populer sejak 5 tahun terakhir sangat dikuasai oleh motor-motor enduro dengan mesin 250/300 cc 2-stroke. Sangat jarang peserta yang menggunakan mesin 4-stroke, apalagi mendapatkan gelar juara menggunakan motor enduro 4-stroke. Bahkan nggak sedikit yang bilang cuma mimpi bisa mendapatkan gelar juara hard enduro seperti Red Bull Romaniacs atau Erzberg Rodeo dengan mengandalkan motor enduro 4-stroke.

“Saya sudah 10 tahun berturut-turut memenangkan semuanya (di trial), ini waktunya membuat target baru dan membuat lompatan ke kompetisi lainnya, sehingga saya memiliki insentif tambahan yang akan dikombinasikan dengan komitmen saya di trial. Impresif dan akan menjadi tonggak sejarah karena aku tidak pernah hadir (di Hard Enduro) sampai sekarang. Aku perlu melatih fisik dan kecepatanku sedikit lagi, tapi aku pikir aku bisa mendapatkan beberapa podium musim ini (2017),” ungkap Toni Bou, dikutip dari EnduroPro.

Bagi Toni Bou, sebenarnya sudah bukan menjadi nunggang motor motocross ataupun enduro. Malah dalam beberapa bulan terakhir sebelum dia mengambil keputusan ikut tempur di kompetisi hard enduro 2017, Toni Bou melakukan latihan secara intensif menggunakan motor enduro dengan Pol Tarrés. Sudah bukan hal yang aneh juga seorang rider yang bergelut dengan kompetisi trial berpindah ke kompetisi Hard Enduro. Graham Jarvis, Jonny Walker, dan sejumlah rider top Hard Enduro kebanyakan memulai karir dari trail. Menariknya, sebagian besar rider Hard Enduro yang sukses itu berasal dari trail, bukan dari motocross maupun kompetisi dirt bike lainnya.

Toni Bou sih cukup percaya diri bisa bersaing dengan rider-rider unggulan Hard Enduro seperti Graham Jarvis, Jonny Walker, Alfredo Gomez, Wade Young, Mario Roman, hingga Billy Bolt yang baru saja bergabung menjadi rekan satu tim Graham Jarvis di Husqvarna. Tapi juga ada yang masih menyangsikan Toni Bou bisa mendapatkan prestasi di Hard Enduro menggunakan CRF450RX. Salah satu pihak yang menyangsikan itu adalah Martin Freinademetz dari X-Venture. Bahkan kata Martin, jangankan mendapatkan podium, untuk mencapai titik finish saja Toni Bou bakal kesulitan.

“Ini berita yang sangat luar biasa dan itu akan mengacak-acak semuanya. Kami fans besar Toni, tapi aku ragu dia bisa finish di Red Bull Romaniacs Gold Class dengan motor 450 cc 4-stroke,” ungkap Martin Freinademetz yang dikutip dari akun resmi Red Bull Romaniacs di Facebook.

Sebenarnya nggak ada yang meragukan kemampuan Toni Bou dalam melibas track ekstrem maupun hill-hill super tinggi karena itu sudah kerap dia tunjukkan dengan menggunakan motor trial Honda Montesa Cota 300. Tapi pernyataan Martin nggak salah juga. Soalnya track yang dilewati oleh para rider di Red Bull Romaniacs sangatlah mengerikan, membuat cuma motor-motor enduro 250/300 cc 2-stroke dengan bobot ringan dan tenaga powerful yang mampu bertahan di kompetisi ini hingga garis finish. Sekarang tinggal menunggu pembuktian dari Toni Bou saja, apakah bisa membawa CRF450RX ke podium Hard Enduro atau tidak.

Advertisements