Wow… Zongshen Ikut Terjunkan Lima Motor dalam Balap Dakar 2017!

Balap off road yang sebagian besar melintasi gurun pasir, Dakar 2017, rupanya nggak cuma diramaikan oleh pabrikan-pabrikan motor asal Eropa dan Jepang. Nggak disangka-sangka, brand motor asal China, Zongshen, juga ikut terjun di Dakar 2017. Tidak diketahui secara pasti kelas apa yang diikuti oleh Zongshen. Namun satu hal yang pasti, Zongshen menerjunkan lima unit motor Cyclone (merek Zongshen di Amerika Serikat) lengkap dengan lima orang rider. Dua rider berasa dari Perancis yang sudah cukup berpengalaman di ajang balap rally, sementara tiga rider lainnya merupakan pemula dari China. Boleh dibilang dua rider asal Perancis bakal menjadi role model bagi tiga rider pemula asal China.

Keikutsertaan Zongshen di ajang balap Dakar 2017 diketahui dari pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh penyelenggara Dakar. Rencananya motor bermerek Cyclone yang diproduksi oleh Zongshen bakal ditunggangi oleh Jen Richie, Zhang Min, dan Zhao Hongyi. Mereka memang pemula, tapi paling tidak sudah pernah mengikuti ajang balap rally yang besar seperti Taklimakan dan Grand China Rally. Mereka bertiga mendapatkan privilege karena dipandu oleh dua rider senior, Willy Jobard dan Thierry Bethys. Willy Jobard ini jugalah yang memiliki ide agar pabrikan asal China ikut serta dalam ajang balap rally raid. Akhirnya dia mencapai kesepakatan dengan Zongshen yang merupakan salah satu pimpinan dalam industri motor. Mungkin banyak yang nggak tahu kalau Zongshen mampu menjual lebih dari 2 juta motor dan 5 juta mesin setiap tahunnya.

Dalam perjalanannya, Willy Jobard dan Zongshen bekerja sama membangun motor dengan nama Cyclone. Seorang warna negara Perancis yang tinggal di Spanyol, Thierry Bethys, yang juga menjadi tiga kali pemenang Touquet Enduro dan pernah mendapatkan posisi kedelapan Dakar 2007, diajak bergabung untuk melakukan pengetesan motor hasil kreasi Willy Jobard dan Zongshen. Sampai sekarang belum diketahui basis motor apa yang digunakan untuk terjun di ajang Dakar 2017. Hanya disebutkan bahwa basis pengembangannya dari motor enduro yang diberi tangki bahan bakar 30 liter. Kalau prediksi Adventuriderz.com basis yang digunakan Zongshen untuk Dakar 2017 sama dengan motor enduro Gazgas 450 cc atau Cleveland Hooligun 450X.

Dari testimoni Thierry Bethys menyebut bahwa motor Cyclone yang sudah dia tes dan akan digunakan pada ajang balap Dakar 2017 memiliki ukuran yang ringkas, mudah dalam bermanuver, ringan, dan kuat. Dia sendiri nggak memiliki target tinggi di ajang balap off road paling ganas itu. Bisa finish tanpa masalah saja sudah jadi capaian yang bagus tanpa perlu memikirkan urutan atau klasemen yang diraih. Maklum, Thierry Bethys sudah empat tahun absen dari Dakar, dan motor yang dia pakai bukan motor yang benar-benar superior. So, target asal finish saja sudah sangat masuk akal.

Advertisements