Stefan Svitko: Uang Bukan Motivasiku Mengikuti Balap Dakar 2017

Salah satu rider unggulan yang berpeluang memenangkan Dakar 2017 adalah Stefan Svitko yang bernaung di dalam tim independen Slovnaft Rally Team. Bukan hal yang aneh kalau Svitko masuk ke dalam daftar top contenders. Kenapa? Karena pada Dakar 2016 lalu Svitko secara mengejutkan menyelesaikan balap dengan finish di posisi kedua klasemen akhir atau persis di bawah sang juara, Toby Price. Tentu saja penampilan Svitko bisa dibilang sangat impresif, soalnya dia hanya bernaung di tim privater, bukan tim besar yang didukung langsung oleh pabrikan. Terus, apakah Svitko masih berambisi meraih gelar juara Dakar 2017?

Sebagai rider dari tim privater Slovnaft Rally Team, sama seperti pada tahun lalu Svitko masih tetap akan mengandalkan motor KTM 450 Rally Replica. Diapun mengakui kalau masih sangat berambisi mendapatkan gelar juara Dakar 2017. Namun, yang dia kejar hanyalah gelar juara semata. Dia tidak begitu berambisi mendapatkan banyak uang ketika meraih gelar juara Dakar. So, uang bukanlah motivasi utama bagi Svitko dalam meraih gelar juara. Dia cuma pengen juara saja! Berikut ungkapan Svitko mengenai Dakar 2017 yang akan berlangsung dalam beberapa jam ke depan:

Bagiku, mendapatkan uang bukanlah motivasiku (dalam meraih gelar juara Dakar). Aku tidak melakukannya untuk mendapatkan uang. Motivasiku hanya ingin menang. Sudah jelas aku harus hidup dari sesuatu, karena aku punya keluarga. Aku tahu bahwa suatu hari nanti aku akan mengakhiri karir di balap motor, tapi aku melakukannya dari hati (bukan karena uang).

Yups… Begitulah Svitko… Sebagai runner up tahun lalu jelas pria asal Slovakia itu ingin meraih prestasi yang lebih baik, yaitu menang di Dakar 2017. Sepertinya dia juga sudah terlalu kaya, sehingga uang bukan tujuan utama. Bahkan Slovnaft Rally Team tempat Svitko bernaung itu juga miliknya sendiri. Kisah Svitko mirip-mirip dengan rider MotoGP/WSBK Karel Abraham yang membalap bukan untuk mendapatkan uang, tapi hanya untuk menuntaskan ambisi pribadinya saja. Kita lihat nanti apakah Svitko bisa nyodok di papan atas seperti tahun lalu atau tidak.

Advertisements