• Home »
  • Article »
  • Dakar 2017: Hasil X-Ray Kaki Toby Price, Tulang Paha Patah Jadi Empat!

Dakar 2017: Hasil X-Ray Kaki Toby Price, Tulang Paha Patah Jadi Empat!

Rider Red Bull KTM Factory Racing yang sekaligus sang juara Dakar 2016, Toby Price, mengalami crash di stage 4 Dakar 2017 (Baca: Dakar 2017: Toby Price Crash, Matthias Walkner Juarai Stage 4). Padahal dalam race sejauh 512 km dari San Salvador de Jujuy menuju Tupiza dengan special stage sejauh 416 km itu Price sedang memimpin jalannya race. Apeesss… Hanya beberapa puluh kilometer menjelang finish, Price justru mengalami kecelakaan parah yang membuat tulang paha kirinya patah. Dia kemudian dievakuasi oleh tim medis menggunakan helikopter dan dirawat secara intensif di rumah sakit. Lalu, bagaimana kondisi Price saat ini?

Sang juara Dakar 2016 yang sudah pasti tidak bisa mempertahankan gelar juaranya ini sudah memberikan kabar mengenai kondisinya lewat fans page Toby Price Racing di Facebook. Dari hasil sinar X-ray (rontgen) yang dia unggah di Facebook, terdapat fakta yang amat sangat mengejutkan. Di sana pun Price berujar kalau tulang pahanya patah menjadi empat bagian. Sepertinya crash yang dialami oleh Price benar-benar parah… Dengan kondisi ini, Price dipastikan nggak bisa nunggang motor sampai waktu yang tidak bisa dipastikan. Yang jelas butuh waktu yang cukup panjang sampai dia benar-benar sembuh dan kuat menggeber motor kembali.

“Ini adalah buntut dari kecalakaanku di Rally Dakar, menghancurkan tulang pahaku menjadi empat bagian! Sekali lagi aku harus menempuh jalan panjang tapi aku akan kembali dalam waktu yang singkat. Aku tidak bisa mengucapkan terima kasih kepada masing-masing dan setiap orang dari Anda yang memberikan ucapan kata-kata baik dan dukungan, (terima kasih karena) itu akan mempercepat pemulihanku,” ungkap Price.

Di tahun 2016 lalu rider Red Bull KTM Factory Racing Antoine Meo juga mengalami crash hebat yang membuat tulang tangannya patah. Butuh waktu yang sangat panjang bagi Meo untuk melakukan recovery. Delapan bulan pasca crash, Meo sudah mulai bisa nunggang motor, tapi hanya sebatas motor enduro. Itupun dalam waktu yang cukup terbatas. Dia hanya mampu nunggang motor enduro paling lama tiga jam dalam sehari. Setelah itu Meo butuh waktu istirahat selama dua hari baru bisa kembali mencoba motor enduro. Dengan motor rally yang bobotnya jelas lebih berat, tangan Meo belum cukup kuat. Makanya nggak heran kalau Meo absen di Dakar 2017 meskipun kejadian crash sudah setahun berlalu. Artinya, waktu satu tahun belum cukup bagi rider melakukan recovery jika terkena dampak cidera yang parah seperti Meo dan mungkin juga Price. Anyway, semoga lekas pulih Price!!


Advertisements