• Home »
  • Review »
  • Impresi Pertama Ketemu Kawasaki New KLX, Benar-Benar Siap Off Road!

Impresi Pertama Ketemu Kawasaki New KLX, Benar-Benar Siap Off Road!


Sekitar pertengahan tahun 2016 lalu Kawasaki Motor Indonesia (KMI) meluncurkan motor trail baru yang diberi nama New KLX (tanpa 150). Pada dasarnya New KLX merupakan motor yang sama dengan KLX140G di pasaran Amerika Serikat maupun negara-negara lain. Hanya saja di Indonesia diberi nama New KLX. Boleh dibilang ada banyak banget perbedaan antara New KLX dengan KLX150. Perbedaan utamanya adalah KLX150 motor trail dual sport street legal yang bisa digunakan di jalan raya karena dilengkapi dengan lampu-lampu, kaca spion, klakson, panel speedometer, serta memiliki kelengkapan surat-surat seperti STNK, TNKP, dan BPKB. Di sisi lain, New KLX cenderung sebagai motor full off road yang khusus dipakai di lintasan off road dan terlarang dipakai di jalan raya.

Setelah setengah tahun diluncurkan, baru beberapa hari yang lalu Adventuriderz.com melihat secara langsung wujud New KLX yang dipajang di showroom Kawasaki Surapita Unitrans Surabaya. Kok lama amat mas? Maklum… New KLX itu motor off road murni. Nggak semua dealer mau nyetok New KLX. KLX150 yang notabene motor dual sport street legal saja sudah segmented. Apalagi New KLX yang konsumennya cuma para penghobi off road, tambah segmented lagi. Hal itu diperparah dengan terbatasnya unit New KLX yang didistribusikan oleh KMI, tidak jor-joran seperti KLX150, karena masih didatangkan secara utuh (CBU) dari Thailand.

Karena nggak ada unit test ride-nya maka Adventuriderz.com nggak bisa nyicipin gimana rasanya nunggang New KLX. Apakah benar-benar layak menyandang predikat motor off road atau justru tetap letoy seperti KLX150. Tapi dari hasil pandangan mata setidaknya bisa bikin artikel impression review. Secara umum penampilan New KLX memang terlihat lebih galak, lebih sangar, dan lebih macho. IMHO, bodywork yang dipasang pada New KLX cenderung lebih meruncing, memberikan kesan angker. Selain itu, New KLX juga tampil minimalis, tanpa lampu depan, tanpa lampu belakang, tanpa lampu sign, tanpa klakson, tanpa kaca spion, tanpa plate holder, tanpa panel speedometer, dan tanpa kick starter. Benar-benar clean bro… Maklum saja, ini motor off road. Fitur-fitur yang nggak begitu diperlukan ya dibuang untuk mengurangi bobot.

Beralih ke bagian frame… Bentuk frame New KLX sekilas mirip KLX150. Tapi kalau diperhatikan lebih teliti ada sedikit perbedaan. Kemudian swing arm New KLX terbuat dari bahan aluminium yang bobotnya tentu jauh lebih enteng dan lebih rigid dibandingkan dengan swing arm besi milik KLX150. Menariknya, suspensi depan New KLX justru nggak pakai model upside down seperti KLX150 BF, melainkan menggunakan suspensi teleskopik yang identik dengan milik KLX150L (model lawas). Apakah ini jadi nilai minus? Rasanya sih nggak… Menurut Adventuriderz.com suspensi teleskopik KLX150L justru lebih nyaman dibandingkan dengan suspensi upside down KLX150 BF saat dipakai di medan off road. Parahnya lagi suspensi upside down KLX150 BF terkenal sering “jeduk” saat dipakai melibas lintasan off road. So, teleskopik nggak selalu inferior, dan pemilihan suspensi teleskopik pada New KLX sudah sangat tepat. Sedang di suspensi belakang menggunakan mono shock yang sudah dilengkapi dengan piggyback reservoir dan bersifat fully adjustable. Kabar baiknya adalah New KLX sudah menggunakan ban off road murni dan footpegs lebar bergerigi. Sangat siap diajak bermain tanah tanpa perlu ganti ban maupun footpegs. Apalagi bobot total motor ini sangat ringan, hanya 99 kg. Jaminan nggak bikin capek!

Terus bagaimana dengan sektor mesin? Kalau dilihat sih nggak ada perbedaan yang cukup mencolok kalau dibandingkan dengan KLX150. Hanya saja New KLX menggunakan karburator skep Keihin PB 20 yang dihubungkan dengan gas spontan bawaan pabrik, biar tarikan lebih instan. Lalu di bagian exhaust menggunakan knalpot standar Euro 2 yang sama persis dengan milik KLX150S (model lawas). Soalnya knalpot KLX150 model terbaru sudah standar Euro 3 dengan catalytic converter berukuran besar, bikin tenaga nggak keluar. Sebagai motor off road tulen, New KLX nggak begitu mempedulikan emisi gas buang, yang penting tarikan galak. Toh nggak dipakai di jalan raya kan? Sedikit perbedaan lain ada di bagian mekanisme tuas transmisinya bro…

Kalau mesin New KLX masih mirip dengan KLX150, apa nggak sama letoy-nya mas? Untuk tahu letoy atau nggak sebenarnya kudu dicoba dulu. Tapi kalau dilihat secara detail, New KLX menggunakan gear ratio yang besar. Gear belakang berukuran 57T, sedangkan gear depan 13T, sehingga didapatkan final gear 57/13=4,384. KLX150 BF sendiri memiliki final gear 52/14=3,714. Selisihnya besar banget… Dari sini bisa diraba kalau New KLX memiliki karakter sangat torque, meskipun diyakini top speed-nya juga rendah. Ya kloplah dengan karakter motor off road. Nggak butuh top speed tinggi, yang penting tendangan torsinya galak.

Secara penampilan, frame, hingga bobot, New KLX amat sangat siap diajak blusukan ke medan off road. Enteng, memiliki riding quality yang baik, dan minim getaran khas Kawasaki. Apalagi built quality motor CBU dari Thailand ini memang cukup rapi dan bagus. Seat height New KLX nggak tinggi-tinggi amat, lumayan cocok buat kebanyakan tinggi badan orang Indonesia. Asyiknya ground clearance-nya malah tinggi banget, dijamin nggak nyangkut saat melibas lubang yang dalam maupun melewati gundukan tinggi. Hanya saja untuk performa mesin memang masih perlu pembuktian. Apakah benar-benar layak untuk bermain off road atau tidak. Bicara mengenai harga, New KLX bisa dibilang paling mahal di antara semua varian KLX150. Di Jakarta, New KLX dibandrol dengan harga Rp 35,9 juta off the road, sedangkan di Surabaya kemarin kalau nggak salah harganya mencapai Rp 36,7 juta off the road. Dengan harga yang setinggi itu, sudah semestinya New KLX memberikan performa mesin yang bagus. Sayang sampai sekarang Adventuriderz.com belum test ride unit ini. Semoga di lain waktu ada kesempatan test ride!


Advertisements